If They Are Get Married Series #1

Untitled-1

“Me and my marriage obsession”

Special Gift For Hanyeon Birthday-Best Gift- 

Di sebuah rumah dengan bentuk minimalis bercat putih dan sebuah pohon maple dengan daun yang tengah menguning itu tampak seorang pria dan seorang anak laki-laki terlihat sibuk di sebuah dapur.Hari masih menunjukkan pukul 4 pagi,tapi ke dua orang laki-laki yang ada di rumah itu tampak sibuk menghias sebuah cake ulang tahun.

Cake coklat berlapis selai strawberry tanpa krim dan perlu di ingat mereka tidak membuatnya sendiri karena tidak mungkin ke dua laki-laki itu mengacaukan dapur tanpa harus ketahuan satu-satu nya yeoja yang ada di dalam rumah itu.Ini kejutan,jadi pria bernama Kibum itu membeli kue nya di toko Tous Les Jours milik Eunhyuk saat ia pulang syuting.Pria itu bersyukur karena Hanyeon sudah tidur saat ia kembali ke rumah,jadi ia bisa dengan mudah menyembunyika cake coklat itu di dalam kulkas dan langsung mengganggu putra nya yang sudah tertidur pulas demi mengatakan rencananya.  

Maka jadi lah subuh itu dengan masih mengenakan piyama tidur ke dua laki-laki itu terlihat asik.Sang ayah Kibum sibuk memotong beberapa buah segar dan Yeong Shik sang anak sibuk menata buah-buah yang sudah di potong itu di atas cake.

“Appa,apa buahnya tidak terlalu sedikit?”

Kibum menoleh dan tersenyum,menggeleng pelan “Tidak honey,kalau terlalu banyak ini kita taruh dimana?” Ucap Kibum seraya menunjuk sebuah plat coklat tipis bertuliskan ” ‎​생일축하합니다엄마 “(*) dengan tulisan berwarna putih.

Yeong Shik mengangguk seraya tersenyum lebar,terlihat sangat senang saat sang ayah menaruh tulisan di sisi depan potongan buah yang terdiri dari jeruk,strawberry dan kiwi itu.

Setelah yakin semua sudah beres,pria yang lebih tua melirik jam yang menggantung di atas kulkas sudah menunjukkan pukul 5 pagi.

“Yeong Shik-ah,ayo kita bangunkan eomma” ucap Kibum seraya membawa cake ulang tahun itu ke kamar.

Kibum baru saja akan membuka pintu namun mengurungkannya saat mendengar Yeong Shik tiba-tiba berseru.

“Chankaman”

Heran,Kibum menoleh.Belum sempat Kibum membuka mulut anak laki-laki itu sudah berlari ke arah kamar membuat membuat Kibum menautkan alis bingung seraya menatap punggung Yeong Shik yang menghilang di balik pintu.

Tidak sampai 3 menit,anak laki-laki bersurai hitam itu menyodorkan beberapa lilin warna-warni dengan bentuk yang tidak lazim.Kenapa? Karena lilinnya berbentuk seperti—petir di mata Kibum.

Yeong Shik meminta ayahnya menunduk dengan isyarat tangan.

“Waeyo?” Tanya Kibum heran menundukkan tubuhnya hingga sejajar dengan tinggi putranya.
Anak laki-laki manis itu tidak menjawab dan langsung menancapkan lilin yang di bawa nya ke atas cake.

“Bagaimana mungkin cake ulang tahun tanpa lilin” ucapnya mendongak,menyeringai menatap sang ayah yang akhirnya hanya bisa tertawa seraya mengacak lembut surai hitam putranya.

Setelah lilin di nyalakan ke dua laki-laki itu membuka pintu dalam hitungan ke tiga “Hana…dul…set…” Ucap mereka bersama-sama dan masuk ke dalam kamar.

Di dalam sana satu-satu yeoja yang ada di rumah itu masih terlelap di bawah selimutnya yang hangat.

Yeong Shik menyeringai memperlihatkan senyum evil pada ayahnya.Dan setelah ayahnya mengangguk anak laki-laki itu langsung melompat ke tempat tidur membangunkan sang eomma.

“Eomma,ireonaaa…” Yeong Shik mengguncang tubuh Hanyeon beberapa kali dengan suaranya yang cempreng.

Yeoja yang berada di balik selimut itu mengerang dan membuka matanya perlahan.Dengan mata yang masih terpejam yeoja bernama Hanyeon itu terlihat seperti meraba sesuatu di bawah bantal—mencari ponsel dan melihat jam yang tertera disana.Matanya yang masih setengah terpejam setengah membuka itu mengerang saat melihat jam masih menunjukkan pukul 5 pagi.

Mengerang seraya mengucek ke dua matanya Hanyeon bangun “Yeong Shik-ah,ini masih pukul 5 pa—”

Ucapan Hanyeon terlihenti matanya terbuka sempurna saat mendapati disana tepat di ujung tempar tidur,suaminya Kim Kibum tengah berdiri dengan cake di tangannya dan Yeong Shik yang langsung memeluk lehernya erat membisikkan kata “Saengil Chukhae eomma” bisiknya tepat di telinga Hanyeon.

Hanyeon masih belum bisa bereaksi melihat apa yang baru saja terjadi.Mulutnya masih terbuka lebar saat Kibum mendekati tempat tidur dan mengucapkan kata yang sama seperti yang di ucapkan putranya.

“Saengil Chukhae cagi-ya” ucap Kibum seraya mengecup lembut ke dua pipi Hanyeon.

“Nah….sekarang tiup lilinnya”

Hanyeon mengangguk dan bersiap meniup lilin—halilintar—aneh itu,namun lagi-lagi Yeong Shik menyela.

“Ah…Chankaman” ucap Yeong Shik membuat Hanyeon menoleh menatapnya bingung.

“Waeyo?”

“Make a wish dulu dong eomma”

Hanyeon menoleh menatap sang suami yang hanya mengangguk,memintanya melakukan yang di minta Yeong Shik.

“Hmm…arraseo” ucap Hanyeon seraya menutup mata beberap detik dan kemudian meniup dengan semangat lilin-lilin yang terdapat pada cake.

Yeong Shik menepuk tangan gembira kembali memeluk sang eomma.

Pagi itu pagi yang special bagi Hanyeon karena ternyata suami nya ia kira lupa akan ulang tahunnya memberinya sebuah kejutan manis yang tidak akan pernah ia lupakan.

-oo-

Hanyeon menatap penampilannya sore itu.Tersenyum menatap bayangannya yang sore itu mengenakan dress hitam bermanik di sisi pinggul dan beberapa bagian dressnya.
Malam ini mereka akan mengadakan pesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahunnya di sebuah restoran keluarga yang tanpa di duga sudah di pesan suaminya seminggu yang lalu.

Tadi pagi setelah acara kejutan yang di berikan oleh suami dan putranya.Hanyeon yang baru saja akan memasuki kamar mandi di tarik Kibum hingga menempel pada tubuhnya.

“Aku sudah memesan sebuah restoran untuk malam ini,dan aku juga tidak ada syuting hari ini.Aku akan menjaga Yeong Shik hari ini.Jadi kau bisa langsung ke kantor tanpa harus menitipkannya pada ayah dan ibu ku” bisiknya yang sukses membuat Hanyeon membulatkan matanya kaget.

Hanyeon akan membuka mulut,namun Kibum sudah memutar tubuhnya,mendorongnya agar masuk ke kamar mandi.

Hanyeon masih tersenyum sendiri mengingat kejadian tadi pagi,saat manik matanya menangkap sosok Kibum yang berjalan ke arahnya melalui cermin.Kibum melingkarkan lengannya pada pinggul rampingnya “Bagaimana perasaanmu hari ini?” Tanya Kibum seraya menaruh dagu nya di atas pundak Hanyeon.

Hanyeon memutar tubuh,melingkarkan lengannya pada leher sang suami,matanya mengerjap beberapa kali sebelum berjinjit dan berbisik “Noumu Haengbokhae” ucapnya pelan seraya menurunkan kepala dan lengannya dari leher sang suami.

Kibum memiringkan kepalanya ke kiri dengan tangannya yang masih betah berada di pinggul sang istri “Kalau begitu mari kita berangkat” ucapnya seraya tertawa.

Hanyeon mengangguk,mengambil tas tangannya dan berjalan mengikuti Kibum dari belakang.

-oo-

Saengil chukhamnida
Saengil Chukhamnida 
Saranghaneun Hanyeon 
Saengil Chukhamnida 

Nyanyian ulang tahun terdengar menggema di salah satu ruang VVIP di salah satu restoran keluarga di daerah Cheongdamdong.

Hanyeon hanya bisa mengerjap,rahangnya jatuh saat ia baru saja membuka pintu ruangan langsung disambut dengan nyanyian ulang tahun dari orang-orang yang berada di dalam sana.

Di hadapannya berdiri Hyonie dan Riyeon yang tengah memegang sebuah cake ulang tahun yang besar dengan banyak krim dan sebuah tulisan “Happy Birthday Hanyeon” dengan hurup besar.Lilin yang menunjukkan angka umurnya saat ini langsung di tiupnya dan memeluk ke dua sahabatnya dengan erat.

“Yaa!! Lepaskan,apa kau mau cake ini jatuh dan tidak bisa dimakan,huh” ucap Hyonie yang sontak membuat Hanyeon melepaskan pelukannya dan terkekeh pelan.

Di dalam ruangan itu ada Yesung dan ke dua kembarnya,Jaejoong dan Young Jae yang mengenakan pakaian dengan warna sama.

Hanyeon menoleh menatap Kibum,mengecup pipi kanan suaminya “Gomawo” bisiknya pelan seraya tersenyum dan duduk di tengah-tengah sofa.

Acara malam itu terlihat meriah.Hanyeon tampak bahagia merayakannya bersama para sahabat dan keluarga kecilnya.

Dalam hati Hanyeon bersyukur tahun ini ia kembali bisa merayakan ulang tahunnya,tentu saja untuk semua ini ia harus banyak berterima kasih pada suaminya Kim Kibum karena pria itu ternyata sudah merencanakan ini sejak satu minggu yang lalu.

Kue sudah di potong,Hanyeon mendapatkan banyak kado dari ke dua sahabatnya,bahkan si kembar Eunji dan Eunmi juga memberikan kado,dan Young Jae tentu saja.Tidak hanya sahabatnya dan anak-anak mereka yang memberikan kado,tapi Yesung oppa dan Jaejoong juga memberikannya kado.

Dari semua kado yang di terima,kado terbaiknya kali ini adalah kejutan manis di pagi hari yang di berikan suami dan putranya.Kado yang akan selalu ia ingat sepanjang hidupnya.

END

(*)Selamat ulang tahun eomma

Happy Birthday buat sahabatku @yantie_ni3z WUATB ^^ hope u like this story
Mian karena ff ini sama sekali nggak aku kasih tahu sebelumnya.
You know?  Aku baru saja nemu ide ini hari sabtu kemaren  … hέhέhέhέ … and yeah this surprise ㅋㅋㅋㅋㅋ

SAENGIL CHUKHAMNIDAAA URI CHINGU-YA °\(^^)/° °\(^^)/° 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s