Special Gif For Baekhyun Birthday

happy_birthday_baekhyun__by_peach_milk_tea-d64d4d1

Mei 2014

Baekhyun menggeliat pelan,sinar matahari yang masuk melalui celah jendela di kamar—kamarnya bersama Chanyeol lebih tepatnya.
Namja manis itu kembali menggelung tubuhnya dengan selimut tebal yang di gunakannya sejak semalam.

Baekhyun mengernyit saat merasakan sebuah beban di ujung tempat tidurnya,Bakhyun bahkan belum sempat membuka mata saat sebuah suara berat mengusik paginya dengan suaranya yang berisik.

“BYUN BAEKHYUN!!IREONA!!YAA!!” Suara berat yang memang suara milik dari teman sekamarnya—siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol itu sangat mengganggu pagi Baekhyun yang damai.

Mendengus kesal Baekhyun mau tidak mau bangun,menatap Chanyeol dengan tatapan pembunuhnya.

“Bisakah kau tidak berteriak pagi-pagi?” Ucap Baekhyun kesal.

Chanyeol hanya menyeringai dan…

BRUKK…

Namja bertubuh tinggi itu langsung menubrukkan tubuhnya memeluk erat roommatenya “Saengil Chukhae” ucapnya riang seraya menggerak-gerakkan tubuh kecil Baekhyun dalam pelukannya.

“YAA!! Lepaskan!! Aish…apa kau mau membunuhku?” Ucap Baekhyun mencoba mendorong tubuh besar Chanyeol yang mendekapnya sangat sangat sangat erat,membuatnya hampir kehilangan nafas karena terjepit.

“Oh..mian” Maaf Chanyeol seraya melepaskan lengannya dari tubuh Baekhyun,tersenyum tanpa dosa.Namja tinggi itu hanya mendapat tatapan tajam dari Baekhyun.

Chanyeol baru akan membuka mulut,namun terhenti saat kamar mereka di serbu oleh semua member EXO.

“Byun Baekhyun!! Saengil Chukhae” teriak semuanya berderap masuk dan memeluk Baekhyun satu persatu,menyisakan Chanyeol yang terlihat tersingkirkan.

Baekhyun tersenyum,paginya terasa sempurna,di hari ulang tahunnya dia selalu di temani para member EXO.Member yang selalu ada bersamanya di saat duka maupun duka.Tanpa sadar Baekhyun menitikkan air mata,menyekanya dengan lengan baju secepat yang ia bisa sebelum yang lain menyadarinya.

“Apa yang kau inginkan di hari specialmu ini?” Tanya Suho.

Baekhyun menatap satu persatu sahabatnya ,mulai dari Sehun,Kai,Kyungsoo,Suho,dan tentu saja sahabatnya Chanyeol.

“Eum…aku hanya ingin kita selalu bersama apapun yang terjadi” ucap Baekhyun seraya tersenyum,sehingga membuatnya kembali mendapatkan grup hug dari semua member.

“Bagaimana kalau kita merayakannya nanti malam?” Usul Kai yang langsung mendapat anggukan setuju dari member yang lain.

“Tapi dimana?” Tanya Sehun.

Hening untuk beberapa saat…

“Di dorm saja” suara berat Chanyeol membuat semua member menatapnya.

Chanyeol yang di tatap hanya tersenyum lebar.Berjalan ke arah Baekhyun “Tidak apa-apa kan kita merayakannya di dorm saja?kita bisa membuat cake,memesan beberapa makanan,ah…ku rasa cake tidak perlu karena aku yakin kau akan mendapatkan banyak cake nanti dari para fans mu” ucap Chanyeol panjang lebar.

Baekhyun hanya menatap Chanyeol dan tersenyum,mengangguk setuju “Baiklah” ucapnya riang.

“Aku merindukan EXO-M” ucap Baekhyun tiba-tiba “Seandainya mereka ada disini seperti tahun kemarin” lanjutnya.

Suho menepuk pundak Baekhyun “Mereka pasti mengucapkan selamat padamu” ucap Suho seraya tersenyum yang langsung mendapatkan sebuah anggukan dari Baekhyun.

“Oke…setelah kita menyelesaikan jadwal kita akan merayakan ulang tahun Baekhyun di dorm” ucap Suho seraya bertepuk tangan “Dan sekarang sebaiknya kalian bersiap-siap,karena manager hyung sudah menunggu” lanjutnya seraya membawa keluar semua member keluar kamar BaekYeol.

Setelah semua member pergi.

“Kau sudah mendapat ucapan selamat ulang tahun dari keluargamu?” Tanya Chanyeol yang sukses membuat Baekhyun tersentak.

Terburu-buru namja manis yang sekarang mengubah warna rambutnya menjadi hitam itu kembali ke tempat tidur,mengambil ponsel yang ia taruh disana.

Mata sipitnya menyusuri tiap pesan yang masuk,semua dari keluarga,teman sekolahnya,tapi tidak ada satu pun dari pesan itu berasal dari yeoja yang selama ini dekat dengannya.Yeoja yang sudah membuatnya jatuh hati dan patah hati di saat bersamaan.

Melihat Baekhyun menghela nafas panjang,Chanyeol mendekati Baekhyun mengintip ponsel Baekhyun yang masih menyala,sekilas namja tinggi itu dapat melihat isi pesan di ponsel Baekhyun.Tanpa rasa bersalah Chanyeol merebut ponsel Baekhyun.

“Semuanya mengucapkan selamat ulang tahun,kenapa kau malah menghela nafas seperti itu?” Tanya Chanyeol masih sibuk menaik turunkan isi pesan di ponsel Baekhyun.

Baekhyun hanya menatapnya malas dan berjalan ke kamar mandi,membuat Chanyeol mengerutkan alis.

Saat sosok Baekhyun menghilang di kamar mandi,Chanyeol mengerjap seperti menyadari sesuatu dan ia hanya bisa menghela nafas,kasihan pada sahabatnya itu.

-백현-

Sementara itu di tempat lain di waktu dan jam yang sama.

Seorang yeoja dengan rambut panjang sepunggung tengah duduk di meja makan,terlihat menguap dan sesekali merebahkan kepalanya di atas meja makan.Dengan kepala yang masih menempel di meja,yeoja itu membuka ponsel dan melihat beberapa berita selebriti di jejaring sosialnya.Semalam ia terlalu capek dan baru sempat membuka kembali ponselnya.

Mata bulatnya tiba-tiba melebar saat melihat ponsel,kepalanya yang sejak 25 menit lalu masih menempel di meja kini terangkat sempurna.

“Omona,aku lupa” pekiknya langsung berdiri dan berlari menuju kamar.

“Bagaimana aku bisa lupa?” Rutuknya seraya mengambil jaket coklat yang tergantung manis di belakang pintu kamarnya.Melihat kalender meja yang ada di meja nakas yang menunjukkan 6 may 2014 ,yeoja itu kembali merutuki dirinya sendiri.

Setelah mengenakan jaketnya,yeoja yang tidak lain adalah Hyonie itu terlihat menekan beberapa angka di ponselnya,menaruhnya di telinga seraya menunggu telponnya di angkat,Hyonie menyetop taksi yang lewat.

 

-백현-

 

“Apakah Hyonie noona tidak mengucapkan selamat ulang tahun padamu?” Tanya Chanyeol saat melihat Baekhyun keluar kamar mandi.

Mendengar nama Hyonie,Baekhyun kembali menghela nafas dan mengangguk pelan.

Chanyeol menepuk bahu sahabatnya itu “Mungkin dia lupa.Oh..Ayolah Baekhyun-ah,aku yakin dia akan mengucapkan selamat ulang tahun padamu.Kau ingat tahun kemarin,meskipun sangat terlambat tapi dia tetap mengucapkan selamat ulang tahun padamu”

Baekhyun mengerjap,hanya menatap sahabatnya itu lama terlihat berfikir.

“Kau benar,aku yakin dia akan mengucapkannya” ucap Baekhyun seraya tersenyum.

Chanyeol mengangguk pasti “Tunggu saja,oke” ucapnya seraya berpaling dan berjalan menuju kamar mandi.

Baekhyun hanya diam untuk beberapa saat,ia ingat tahun kemarin dimana Hyonie menunggunya di lobi dengan penampilan yang sangat kacau.

Flasback

Baekhyun dan member EXO baru saja merayakan ulang tahunnya bersama para fans di gedung SM.
Namja manis bersurai coklat itu baru saja menghempaskan tubuhnya ke sofa coklat yang ada di ruangan latihan vocal itu.Ia hanya ingin memejamkan mata sejenak,melepas sedikit lelah sebelum memulai sesi latihan vocal bersama yang lain.

Namun baru 15 menit Baekhyun memejamkan mata,namanya di panggil sang manager yang memberitahunya bahwa ada seseorang yang ingin menemuinya di lobi SM.

“Siapa?” Tanya Kyungsoo saat melihat Baekhyun membuka pintu ruangan.

Baekhyun hanya menaikkan bahunya bingung “Aku keluar sebentar” ucapnya sebelum menghilang di balik pintu.

Tidak butuh waktu lama,5 menit kemudian Baekhyun tiba di lobi gedung SM.Namja manis itu mengedarkan pandangannya ke seluruh lobi dan manik hitamnya menangkap sosok yeoja yang sangat di kenalnya berdiri di sudut lobi,berdiri membelakanginya.

Baekhyun tersenyum dan berjalan dimana yeoja itu berada.

“Noona” sapanya sehingga membuat yeoja dengan blouse pink itu menoleh ke arah suara.

Deg!!

Hati Baekhyun—terasa sakit melihat yeoja di hadapannya ini.Meskipun tersenyum Baekhyun sangat yakin bahwa yeoja ini pasti sangat sedih.Lihat saja mata nya yang sedikit bengkak dan hidungnya memerah.Baekhyun tahu pasti yeoja ini pasti habis menangis.Rasanya ingin sekali ia memeluknya namun ia tidak bisa melakukannya.

Baekhyun hanya berdiri di tempatnya memasang wajah tersenyum pada yeoja di hadapannya ini.

Baekhyun belum bergerak dari tempatnya saat ia merasakan sebuah pelukan hangat di tubuhnya dan sebuah bisikan di telinganya.

“Saengil Chukhae,Baekhyun-ah”

Yeoja itu melepaskan pelukannya,mengerjap saat mendapati Baekhyun hanya diam saja dari tadi.

“Waeyo?apa kau marah karena aku telat mengucapkannya?” Tanya yeoja itu.

Baekhyun mengerjap sekali dua kali sebelum akhirnya tersenyum “Tentu saja tidak noona,aku tahu noona sedang sedih saat ini” ucap Baekhyun yang sukses membuat yeoja di hadapannya itu tertunduk.

“Shit” Baekhyun mengutuk dirinya yang tidak bisa menjaga omongan.

“Mian” ucap Baekhyun pelan.

Yeoja itu mengangkat kepala dan menggeleng seraya tersenyum “Gwenchana”
“Jadi….mana hadiahku?” Tanya Baekhyun seraya menengadahkan lengannya pada yeoja itu.

Yeoja itu mendecakkan lidah “Tidak ada jawabnya santai”

Baekhyun mempoutkan bibirnya kesal.

“Jadi…apa noona bertemu Yesung hyung?” Tanya Baekhyun lagi.Bukannya sengaja membuat yeoja di hadapannya ini sedih lagi,tapi ia hanya penasaran.

Yeoja itu mendengus seraya tertawa “Aku sama sekali tidak melihatnya.Membiarkanku berlama-lama menunggu di bawah sinar matahari bersama para fansnya—nihil,ia sama sekali tidak kelihatan”

Baekhyun merasa sakit melihat yeoja yang sudah di sukainya sejak setahun yang lalu itu kembali menitikkan airmatanya.Tanpa berfikir panjang Baekhyun mendekap yeoja itu ke dalam pelukannya,mencoba memberikan kenyamanan.

Setelah di rasa yeoja itu sudah tenang Baekhyun melepaskan pelukannya “Sebaiknya noona segera pulang”

Yeoja itu mengerjap,menatap Baekhyun bingung namun akhirnya mengangguk.

Yeoja itu hendak membuka mulut namun mengurungkannya karena Baekhyun membalik tubuhnya dan mendorongnya keluar hingga pintu lobi.

“Annyeong noona,jalja” ucapnya tersenyum seraya mengusap pelan kepala yeoja yang lebih tua darinya itu dan berpaling meninggalkannya.

“Yaa!! Byun Baekhyun” teriak yeoja itu membuat langkah Baekhyun yang baru beberapa langkah itu terhenti.

“Ah..waeyo?” Ucap Baekhyun sedikit kesal.

Yeoja itu mendengus marah dan berjalan mendekatinya seraya merogoh tas tangannya.

“Saengil Chukhae” ucapnya seraya menyerahkan sebuah kotak berwarna abu-abu tepat di dada Baekhyun.Dan sebelum Beakhyun bersuara yeoja itu sudah membalik tubuhnya pergi.

Flashback end

Baekhyun menatap gelang silver yang saat ini melingkar di pergelangan tangannya.Tersenyum “Kau memang penuh kejutan noona”

 

-백현-

Hyonie tiba di sebuah supermarket.Mata bulatnya menyusuri jejeran coklat dan beberapa bahan pembuat kue.Ia akan membuat cake ulang tahun hari ini.Menghiraukan Hanyeon yang dari tadi bersungut-sungut di sampingnya.

“Kenapa tiba-tiba sekali? Apa kau tahu aku punya banyak pekerjaan di kantor?” Ucap Hanyeon.

Dan Hyonie hanya tersenyum tanpa dosa pada sahabatnya itu “Oh…menurutmu apa yang harus kita buat? Coklat atau stawrberry?”

Hanyeon hanya memutar bola matanya malas “Terserah” ucapnya kesal.

“Oh…Ayolah Hanyeon-ah,jangan memasang tampang seperti itu,aku akan mentarktirmu minum bubble tea”

Hanyeon menghiraukan sahabatnya itu berjalan menuju meja kasir “Apa kau sudah selesai? Aku ada meeting jam satu siang ini” ucap Hanyeon tanpa menoleh.Kaget saat mendapati Hyonie tidak berada di belakangnya.Yeoja berperawakan sedang dengan blouse putih dan blazer biru langit itu mengedarkan pandangan ke seluruh supermarket.
Hanyeon mendecakkan lidah saat melihat Hyonie—sahabatnya itu berdiri di depan tempat buah-buahan.

“Hanyeon-ah,apa sebaiknya aku membuat strawberry cake untuk Baekhyun? Sepertinya dia sangat suka strawberry” ucap Hyonie tanpa menoleh.

Hanyeon melebarkan mata kaget,darimana Hyonie tahu kalau yang berdiri di sebelahnya adalah dia?

Hyonie menoleh,menatapnya dengan tatapan ‘kenapa-wajahmu-bingung-seperti-itu’ “Jadi…bagaimana menurutmu?apa sebaiknya aku membuat strawberry cake saja?” Tanyanya menghiraukan Hanyeon yang mengerjap bingung “Ah…bukan aku yang buat sih,kau lebih tepatnya” lanjut Hyonie terkekeh kecil.

Hanyeon baru akan membuka mulut,namun mengurungkannya saat melihat Hyonie sudah pergi—lagi,menghilang di balik rak-rak yang berada di supermarket.

Memutar bola matanya malas,Hanyeon memutuskan untuk menunggu sahabatnya itu di dekat meja kasir.

 

-백현-

 

“Baekhyun-ah” tegur Suho membuat Baekhyun yang sedang sibuk dengan ponselnya menoleh.

“Apa yang kau lakukan?apakah kau tidak ingin melihat hadiah-hadiah dan cake yang di berikan para fans mu di lobi?” Tanya Suho.

Baekhyun hanya mengangkat bahu malas,sudah biasa setiap tahun ia selalu mendapatkan banyak hadiah dari para fansnya,ia akan berterima kasih melalui homepage EXO,memberikan harapan ulang tahun.Hanya seperti setiap tahun.

“Entahlah hyung,aku lebih tertarik dengan acara kita nanti malam” ucap Baekhyun kembali sibuk melihat ponselnya.

Suho tersenyum dan menepuk pundaknya pelan “Kami sudah menyiapkan hadiah untukmu” ucap Suho.

“Jinja?” Ucap Baekhyun penuh harap “Ah…kenapa aku merasakan perasaan yang tidak enak? Apa kalian akan mengerjaiku seperti yang kita lakukan pada Chanyeol kemarin?” Lanjutnya menatap Hyung yang paling di hormatinya itu dengan tatapan curiga.

Suho hanya tertawa aneh menanggapi ucapan Baekhyun “anio,kau terlalu berprasangka Byun Baekhyun”

Baekhyun hanya memicingkan matanya melihat Suho yang tampak salah tingkah.

“Ah…aku keluar dulu” ucap Suho akhirnya meninggalkan Baekhyun sendirian di dalam ruang latihan vocal.

Baekhyun hanya tertawa melihat hyungnya itu “Apa benar mereka akan mengerjaiku?” Pikirnya,namun kemudian ia menggelengkan kepalanya mencoba mengenyahkan pikiran-pikiran aneh yang mulai meracuni otaknya.

To : Hyonie noona 
Noona,kau ada dimana sekarang?”

Tidak berapa lama sebuah pesan balasan masuk.

From : Hyonie noona 
Aku sedang sibuk,maaf bisakah kau tidak mengganggu ku sekarang,ne🙂
 

Baekhyun mempoutkan bibirnya kesal,merebahkan tubuhnya pada sofa “Apa dia benar-benar tidak mengucapkan selamat ulang tahun padaku” erangnya kesal.

To : Hyonie noona 
Baiklah~bogosipho 
~~ kau melupakan sesuatu yang penting hari ini  apa kau benar-benar melupakanku sekarang? 

Setelah mengirim pesan itu,Baekhyun tersenyum berharap Hyonie segera membalasnya,namun setelah 15 menit lebih yeoja itu sama sekali tidak membalas isi pesannya.

“Apa dia benar-benar sibuk?apa yang membuatnya sibuk?bukankah dia menganggur sekarang?” Pikir Baekhyun,menghela nafas dan akhirnya memutuskan untuk keluar ruang latihan,mungkin dengan melihat hadiah dari fans bisa membuatnya lebih baik.

 

-백현-

Hyonie terus menunggu Hanyeon,mendesaknya agar segera keluar kantor.Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore dan ia sama sekali belum membuat apapun.

Disaat tengah menunggu ponsel Hyonie bergetar,dengan cepat yeoja itu merogoh saku jaketnya dan mendapati nama Baekhyun di layar ponselnya.

From: Baekhyun  
Noona,kau ada dimana sekarang?”

Dengan cepat Hyonie membalas isi pesan itu.

To: Baekhyun  
Aku sedang sibuk,maaf bisakah kau tidak mengganggu ku,ne 🙂
 

Hyonie menoleh sekilas saat pintu depan kantor terbuka,ia pikir itu Hanyeon namun ternyata hanya salah satu karyawan.
Ponselnya kembali bergetar.

From : Baekhyun 
Baiklah~bogosipho 
~~ kau melupakan sesuatu yang penting hari ini  apa kau benar-benar melupakanku? 

Hyonie hanya tertawa melihat isi pesan itu,memutuskan untuk tidak membalasnya lagi.

Setelah menunggu hampir 1 jam,akhirnya Hanyeon keluar kantor.Tanpa menunggu Hyonie langsung menyeret Hanyeon ke area parkiran.

“Phaliwa,kau tahu sudah jam berapa sekarang?” Ucap Hyonie menghiraukan Hanyeon yang mendelik dan menggelengkan kepalanya.

“Kenapa kau tidak membuatnya sendiri?bukankah kau juga bisa membuat cake?” Ucap Hanyeon seraya memutar kunci dan mulai mengemudikan mobil renault hitam miliknya.

“Aku malas membuatnya sendirian.Aku tidak hanya membuat cake,aku juga akan membuat sup rumput laut” jawab Hyonie enteng.

Hanyeon menoleh sekilas dan menaikkan alisnya bingung “Seriously Hyonie-ya? hanya karena kau malas jadi kau harus menyeretku kesana kemari?dan…bukankah sup rumput laut itu dimakan di pagi hari saat yang berulang tahun baru bangun tidur,atau paling tidak makannya siang hari,mana ada makan sup rumput laut malam-malam?”

Hyonie hanya terkekeh pelan “Mian,” ucapnya menjulurkan lidah dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal “Dan…Ya!! Apa salahnya makan sup rumput laut saat malam hari” lanjutnya seraya mendecakkan lidah.

Hanyeon akhirnya hanya bisa menghela nafas dan menganggukkan kepala “Baiklah” ucapnya.

“Gomawo Hanyeon-ah,you’re the best” ucap Hyonie riang.

“Tapi…” Ucap Hanyeon gantung,tiba-tiba saja menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
Yeoja itu berpaling menatap Hyonie secara langsung.

“Kheunde,kenapa harus repot-repot membuat cake,bukankah tiap tahun Baekhyun selalu dapat cake ulang tahun dari para penggemarnya.Aku yakin cake buatanmu pasti kalah” ucap Hanyeon.

Hyonie mendelik kesal “Mworago?ya!! Apa salahnya aku memberikannya cake?”

“Ania,bukan itu maksudku,hanya saja…apa kau yakin?” Tanya Hanyeon.

Hyonie terdiam beberapa saat,menundukkan kepalanya,dalam hati Hanyeon berdo’a sahabatnya ini melupakan rencananya membuat cake coklat—strawberry (apapun itu) namun semua sia-sia saat Hyonie akhirnya mengangguk pasti mengatakan kalau ia akan tetap membuat cake itu.

Menghela nafas,Hanyeon kembali melajukan mobilnya “Baiklah,tapi aku hanya menemanimu membuat cake,dan— jangan minta aku untuk mengantarmu,arraseo”

“Yaa!!kenapa kau tidak mau mengantarku?”

“Aku capek” jawab Hanyeon cepat.

“Kau harus ikut,apa pun yang terjadi” ucap Hyonie tidak mau kalah.

“Sirho” tolak Hanyeon.

“Pleaseee….” Hyonie mengerjapkan matanya,melakukan aegyo yang menurut Hanyeon aneh.

“Jawabannya tetap tidak”

Hanyeon dapat mendengar sahabatnya itu menghela nafas berat “Ku rasa karena kau tidak mau bertemu Luhan,tapi…Luhan saja sedang di Cina sekarang” gumam Hyonie yang meskipun pelan masih dapat di dengar jelas oleh Hanyeon.

Hanyeon menoleh sekilas dan akhirnya mengangguk pasrah “Arraseo,arraseo”

“Yey!! Gomawo Hanyeon-ah”

“Ck!!kau selalu bisa memaksaku Hyonie-ya” ucap Hanyeon mendecakkan lidah,melajukan mobil di jalanan yang mulai ramai.

 

-백현-

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam,Baekhyun dan member EXO yang lain saat ini sudah berada di dorm.
Mereka menata meja ruang yang biasa mereka gunakan untuk nonton tv dan bermain dengan hiasan-hiasan khas ulang tahun.Di atas meja yang berada tepat di depan tv tersusun beberapa makanan dan minuman.

“Mana cake nya?” Tanya Sehun

“Nanti juga datang sendiri” jawab Chanyeol yang langsung mendapatkan tatapan penuh tanya dari Sehun.

“Kau yakin? Bagaimana cake bisa tiba dengan sendirinya ke sini?”

Chanyeol terkekeh pelan,menepuk pundak magnae EXO-K itu “Aku punya kejutan kali ini,apa kau percaya?” Ucap Chanyeol seraya menyeringai.

Sehun menaikkan alisnya bingung,memutuskan untuk diam saja,terlalu malas untuk bertanya (karena biasanya acara kejutan Chanyeol selalu berakhir dengan aneh) ia yakin itu dan ia tidak mau ikut campur—lebih tepatnya tidak ingin di salahkan apalagi di marahi oleh Baekhyun.

“Yaa!!kenapa wajahmu seperti itu?” Tanya Chanyeol saat melihat wajahnya magnae nya itu hanya terlihat datar seperti biasa.

Sehun menatapnya dengan ekpresi yang datar “Anio” jawabnya singkat “Baekhyun hyung…ayo kemari semuanya sudah siap” lanjutnya seraya berpaling dari Chanyeol dan meneriaki Baekhyun.

Sehun kembali akan meneriaki Baekhyun yang sejak tadi berada di dapur bersama Kyungsoo,namun mengurungkannya saat mendengar bunyi bel pintu dorm.Magnae EXO-K itu menoleh dan melihat Chanyeol sudah berlari ke arah pintu.Samar-samar Sehun mendengar ‘selamat datang noona’ ‘ayo masuk’ ‘mereka semua di dalam’.

Penasaran Sehun berjalan ke ruang depan,mendapati Chanyeol tengah bicara dengan dua orang yeoja.Salah satu nya membawa cake di tangannya.

“Hyung,mereka siapa?” Tanya Sehun penasaran karena baru kali ini ia melihat dua orang yeoja yang masih berdiri di depan pintu itu.

“Eoh,Sehun-ah,perkenalkan ini Hyonie dan…” Chanyeol menghentikan kalimatnya melihat seorang yeoja yang berada tepat di samping Hyonie.

“Hanyeon” jawab Hanyeon cepat.

Sehun tersenyum dan mengulurkan tangan menjabat ke dua tangan yeoja itu “Senang bertemu dengan kalian” ucapnya,yang di jawab kata yang sama oleh ke dua yoeja itu.

“Oh..bukankah sekarang saatnya kita merayakannya?” Ucap Chanyeol “Aku akan memanggil Baekhyun, dan Sehun tolong bawa ke dua noona itu ke dalam,arraseo” lanjutnya seraya berjalan ke dapur dan sebelum benar-benar menghilang di dapur pemuda tinggi itu mengedipkan matanya dan mengucapkan kata “Aku yakin Baekhyun akan sangat senang”

 

-백현-

 

“Yaa!!neo eodiya?”

Seorang yeoja dengan dress hijau lumut yang berdiri tepat di depan sebuah rumah ber cat hijau itu tampak kesal dengan ponsel yang menempel di telinga kanannya.Wajah cantiknya tampak merengut kesal.

“Chankaman,aku akan segera tiba” jawab seseorang di ujung sana.

“Apa kau mau ku tinggalkan,eoh.5 menit saja kau tidak muncul aku akan pulang Hyonie-ya”ancamnya.

“Arraseo,arraseo,Hanyeon-ah” ucap yeoja yang tidak lain Hyonie itu dan menutup ponselnya.

Yeoja bernama Hanyeon itu mendengus kesal,melihat kembali jam yang tertera di ponselnya “Kemana dia?kenapa malam-malam begini malah keluar.Lihatlah sekarang sudah jam berapa?Aish…”

Seraya menunggu Hanyeon memutuskan duduk di kursi yang berada di teras depan rumah sahabatnya itu.Waktu sudah menunjukkan pukul 9:45 malam.Yeoja itu tampak mengantuk dan menutup ke dua matanya pelan.Namun baru beberapa manit ia menutup mata,yeoja itu di kagetkan oleh sebuah suara terengah-engah.Membuka mata Hanyeon mendapati Hyonie yang tengah mengatur nafasnya,menunduk dengan menumpukan kedua lengannya pada ke dua lututnya,bahunya terlihat naik turun.

“Mianhe,Hanyeon-ah” ucap sebuah suara yang putus-putus.

Hanyeon menaikkan alisnya bingung “Kau darimana saja?”

“Itu…” Hyonie terlihat mengurut dadanya mencoba bernafas normal dan tersenyum “Ini” lanjutnya seraya memperlihatkan sebuah tas tangan kecil.

Hanyeon merebut tas tangan itu,melihat isinya dan mengeluarkan sebuah benda persegi dengan balutan kado berwarna biru muda “Kau membeli kado?”

Hyonie mengangguk seraya berjalan masuk ke dalam rumah “Kaja,kita sudah hampir terlambat,acara mereka mulai jam 10” ucapnya seraya memberikan Hanyeon sebuah tas berukuran sedang pada Hanyeon.

Hanyeon hanya mengangguk dan mengikuti Hyonie.Heran kenapa sahabatnya ini mau repot-repot membuat cake,sup rumput laut dan bahkan sebuah hadiah.Ia tidak yakin apa ini Hyonie?sahabatnya? Yeoja yang merupakan kekasih Yesung ini sama sekali berbeda.

Hanyeon tersentak dari lamunannya saat merasakan Hyonie menepuk pundaknya pelan “Waeyo?” Tanyanya seraya mengerjap.

Hanyeon menggelengkan kepala “Anio” jawabnya singkat seraya tersenyum dan mulai berjalan menuju dimana mobilnya terpakir.

“Jadi,kali ini kau akan memberikan kejutan pada Baekhyun?” Tanya Hanyeon setelah mereka berdua melaju di jalanan lengang kota Seoul.

Hyonie mengangguk “Ne,aku sudah menelpon Chanyeol tadi”

“Chanyeol?darimana kau mendapatkan nomor namja tinggi itu?”

Hyonie hanya terkekeh pelan “Aku mencurinya dari ponsel Baekhyun satu bulan yang lalu”

“Mwo?yaa!!michineum” ucap Hanyeon yang tidak bisa menahan tawanya,tidak habis pikir bahwa sahabatnya bisa mempunyai ide aneh itu (oh..jangan lupakan Hyonie memang evil kadang-kadang) yang membuatnya heran kenapa Yesung masih sanggup bertahan bersama sahabatnya yang terkadang freak ini.

Hyonie masih terkekeh “Lagi pula aku hanya ingin menebus pesta kejutan yang ingin ku berikan padanya tahun lalu,tapi aku tidak bisa melaksanakannya karena kau tahu—sesuatu seperti wajib militer—Yesung—berjemur di terik matahari hampir seharian — yang membuatku hanya bisa menemuinya dengan penampilan yang kacau” ucap Hyonie seraya menghela nafas.

Hanyeon menoleh dan tersenyum “Hmm…Sekarang aku tahu kenapa kau melakukan semua ini dan tidak lupa menyeretku juga” ucap Hanyeon.

“Haha…mian Hanyeon-ah,hanya kau yang bisa ku andalkan saat ini”

“Siapa yang lebih gila?kau atau aku?setidaknya aku tidak senekat dirimu yang— ” Hyonie terkekeh pelan saat melihat ekspresi Hanyeon yang langsung salah tingkah.

“Arraseo,arraseo,ck!!” ucap Hanyeon menghentikan ucapan Hyonie sebelum sahabatnya itu melanjutkan ucapannya, mendengus kesal(Ugh! Ia hanya tidak ingin Hyonie mengungkit kejadian satu bulan yang lalu).

 

-백현-

 

Saengil Chukhamnida 
Saengul Chukhamnida
 
Saranghaneun Byun Baekhyun
 
Saengil Chukhamnida

Suara nyanyian terdengar di dalam dorm yang berisi 6 anggota EXO-K dan dua orang yeoja itu menggema.

Chanyeol melepaskan tangannya dari mata Baekhyun yang dari tadi di tutupnya dengan tangannya yang besar.

TADAAA!!!

Baekhyun mengerjap saat mendapati seseorang tengah berdiri tepat di hadapannya memegang cake di tangannya dengan lilin yang menyala.

“Yaa!!kenapa hanya diam?cepat tiup lilinnya” perintah yeoja itu yang langsung di sanggupi Baekhyun dan meniup lilin-lilin itu dengan sekali tiup.

“Hyonie noona” sapanya pada yeoja yang malam itu mengenakan t-shirt putih bermotif teddy bear.

“Kenapa kau…” Baekhyun terus tersenyum memandang yeoja yang sangat di rindukannya itu.

“Naega wae?apa kau tidak suka aku ada disini?” Tanya Hyonie sedikit memasang wajah kecewa.

Baekhyun menggeleng keras “Anio,bukan seperti—Hanyeon noona kau juga ada disini?” Tanya Baekhyun sedikit kaget saat menyadari seseorang yang dari tadi hanya diam seraya tersenyum.

“Eum..Aku juga ada” ucapnya pelan “Dan…Saengil Chukhae Baekhyun-ah” lanjutnya seraya mengulurkan tangan pada Baekhyun.

“Gomawo” balas Baekhyun.

Dalam sekejap suasan dorm menjadi ramai.Chanyeol dengan lantangnya meminta Baekhyun memotong kue nya.Dan Baekhyun dengan senang hati melakukannya.

“Woahh..starwberry cake” ucap Kai girang seraya menepuk ke dua tangannya “Kyungsoo hyung aku minta di buatkan ini saat ulang tahunku nanti” lanjutnya tersenyum pada Kyungsoo yang hanya mengangguk.

Baekhyun memotong strawberry itu,menaruhnya ke dalam piring kecil,melihat ke sekelilingnya dimana semua mata berharap dapat potongan pertama.
Dengan sedikit menyeringai Baekhyun berjalan mengitari mereka (sifat jahilnya mulai muncul) saat ia hendak memberikan kue pada Kai,namun kemudian menariknya kembali,terkekeh saat melihat Kai memajukan bibirnya kesal.

“Kalau memang tidak ingin memberikannya padaku,jangan membuatku berharap hyung” ucap Kai seraya merengut melihat Baekhyun yang hanya tertawa melihatnya.

Setelah puas berkeliling Baekhyun akhirnya memberikan potongan kue pertama itu pada Hyonie—yang baru saja kembali dari dapur membawa mangkuk kosong.Yeoja itu bahkan hanya diam saat Baekhyun memberikannya kue.

“Untuk noona ku yang paling cantik dan suka memberiku kejutan” ucap Baekhyun seraya menyeringai lebar memperlihatkan deretan giginya yang putih.

Hyonie tersenyum “Gomawo Baekhyun-ah” ucapnya seraya mencubit gemas pipi Baekhyun yang terlihat berisi itu.

Hyonie menatap heran melihat member EXO yang lain terlihat berwajah masam dan tampak kesal,apalagi saat melihat Kai.

“Oke,maafkan aku jika Baekhyun akhirnya memberikan cake itu padaku,kalau mau marah,marah saja padanya ” ucap Hyonie seraya tertawa.

“Kami memang tidak marah pada noona” ucap Suho.

“Hanya saja anak itu—” Suho mendecakkan lidah.

“Jadi apa yang noona bawa kali ini selain cake?” Tanya Chanyeol yang entah sejak kapan berada di samping Hyonie.

Hyonie mendongak “Eoh,ini hanya sup rumput laut” jawab Hyonie seraya membuka tutup sebuah tumblr dan mengeluarkan isinya.

Yeoja itu menoleh,mendapati Baekhyun tengah bicara bersama Hanyeon.

“Baekhyun-ah,kemari” Hyonie memanggil Baekhyun dengan tangannya menyuruh namja yang malam itu mengenakan t-shirt abu-abu agar mendekat.

Hyonie mendudukkan Baekhyun di sofa “Cobalah,mian seharusnya ini tidak dimakan saat malam-malam begini” ucapnya seraya menyerahkan semangkuk sup rumput laut di hadapan Baekhyun.

Baekhyun tentu saja menerimanya dengan senang hati,menyesap sup itu”Woah…ini sangat enak” ucapnya “Ugh! Rasanya aku mau mati karena terlalu bahagia malam ini” lanjutnya seraya menaruh lengannya di dada,terlihat sangat mendramatisir.

PUKK!! 

“Berlebihan” ucap Sehun mencibir.Dan Baekhyun hanya terkekeh mendengarnya.

“Apa hanya untuk Baekhyun?” Tanya Chanyeol dengan saliva yang hampir menetes dari mulutnya.

“Tentu saja,aku membuat banyak” jawab Hyonie tertawa.

“Kyungsoo-ya,bisakah aku minta beberapa mangkuk lagi?” Tanya Hyonie pada Kyungsoo yang langsung mengangguk dan berjalan menuju dapur.

 

-백현-

Malam itu suasana dorm begitu ramai,tidak hanya member EXO saja tapi juga para manager mereka pun ikut merayakan ulang tahun Baekhyun.
Mereka bernyanyi,makan cake dan memainkan beberapa permainan.

“Aku penasaran darimana noona tahu letak dorm kami?dan tiba saat kami akan memulai acara?” Tanya Baekhyun menatap Hyonie penuh tanya.

“Itu benar,kau tahu hyung,saat kau ke dapur bersama Kyungsoo hyung tadi,aku sempat menanyakan ‘mana cake nya’ pada Chanyeol hyung.Apa kau tahu apa yang di ucapkan Chanyeol hyung? Ia mengatakan ‘Cake nya akan datang dengan sendirinya’ dan tidak lama ‘BUMM’ Hyonie noona datang dengan cake di tangannya” ucap Sehun,membuat semua mata tertuju padanya,terutama Baekhyun yang menatapnya curiga.

Chanyeol tersedak ludahnya sendiri,dengan gugup namja tinggi itu menggaruk belakang lehernya “Sebenarnya…”

Flashback

Pukul 9:30 PM

Chanyeol baru saja turun dari van yang membawanya bersama member yang lain tiba di area parkiran gedung dorm mereka.Namja bersuari merah itu baru akan memanggil Baekhyun,namun mengurungkannya saat mendengar ponselnya berdering.

Chanyeol yang saat itu berjalan paling belakang,mengambil ponsel yang ia taruh di saku celana.Alisnya berkerut samar saat melihat nomor asing yang masuk.Meski ragu namja tinggi itu menggeser ponselnya dengan jari,menaruh benda persegi berwarna hitam itu di telinga.

“Yeoboseyo” sapanya.

“Chanyeol?” Tanya sebuah suara di ujung sana.

Chanyeol menaikkan alisnya bingung,ini bukan suara ibu ataupun kakak perempuannya,bukan juga suara manager noona dari EXO-M.

“N….Ne,nuguseyo?” Tanyanya

Sebuah suara lega terdengar di ujung sana “Aku,Hyonie.Kita bertemu di acara Gayo Daejun 2 tahun yang lalu,kau ingat?”

Chanyeol tersenyum lebar “Tentu saja noona” ucapnya.Meski hanya sekali bertemu tapi Chanyeol merasa begitu mengenal yeoja yang menghubunginya ini,kenapa?jawabannya mudah karena Baekhyun sangat menyukai yeoja ini,yeoja yang Chanyeol tahu sudah mempunyai kekasih itu,sudah membuat roomate nya itu jatuh hati padanya.

“Apa aku bisa minta sesuatu padamu?” Tanya Hyonie.

Tanpa berpikir dua kali,Chanyeol langsung menyanggupinya “Tentu saja,apapun” ucapnya seraya sesekali melirik Baekhyun yang tanpa di sadarinya sudah berdiri di sampingnya saat mereka memasuki lift.

flashback End

“Jadi begitulah” jawab Chanyeol seraya menaikkan bahu,memasukkan potongan cake strawberry ke mulutnya.

Semua yang ada di ruangan itu hanya mengangguk mengerti.

“Tapi…kalau soal strawberry cake yang sangat di sukai Baekhyun,aku yakin tidak mengatakan itu pada noona” lanjut Chanyeol lagi.

Dan saat ini semua mata tertuju pada Hyonie yang kini hanya menyeringai,terlihat menyikut yeoja yang tepat duduk di sebelahnya,namun yeoja bernama Hanyeon itu mengacuhkannya.

“Aku…hanya menebaknya,hehe…” Ucapnya terlihat salah tingkah yang membuatnya mendapatkan tatapan curiga dari Baekhyun “Oh…Ayolah kenapa kita jadi membahas ini?Bagaimana kalau kita main lagi?” Lanjut Hyonie mencoba mengalihkan perhatian yang untungnya langsung disambut antusias oleh member-member EXO yang lain.

Saat yang lain sibuk menentukan permainan apa yang akan di lakukan,Baekhyun diam-diam menarik Hyonie menjauh dari keramaian dorm yang sungguh sangat kacau saat ini.

-백현-

 

Udara malam musim semi terasa sejuk saat menghempas kulit wajah Hyonie.Yeoja itu tersenyum,merentangkan tangan dan menghirup udara sebanyak-banyaknya.
Saat ini ia dan Baekhyun berada di atas atap dorm dan saat ini mereka hanya berdua disana.

“Noona” sapa Baekhyun,membuat yeoja yang kini memotong rambutnya itu menoleh,tersenyum menatap namja yang lebih muda darinya itu.

“Ne” jawab Hyonie singkat,mata bulatnya menatap kerlap kerlip lampu dari bangunan yang ada di Seoul.

“Apa kau hanya mengenakan ini kesini?” Tanya Baekhyun melihat Hyonie dari ujung kepala hingga kaki.

“eoh?” Hyonie mengerjap,melihat penampilannya yang malam itu hanya mengenakan t-shirt putih bermotif teddy bear dan celana jeans biru malam.

“Apa ada yang salah dengan pakaianku?” Tanyanya bingung.

Baekhyun menghela nafas dan memutar bola matanya “Oh…Ayolah Hyonie noona ku yang cantik,ini ulang tahun ku,seharusnya noona—mengenakan pakaian yang tidak biasakan?—maksudku mengenakan dress—you know—like Hanyeon noona maybe”

Hyonie hanya menaikkan alis bingung “Apa tidak boleh ke pesta ulang tahun mengenakan t-shirt dan celana jeans?” Tanyanya setengah bergumam.

Baekhyun kembali menghela nafas,menggelengkan kepalanya (rasanya ingin sekali ia meneriaki yeoja yang lebih tua darinya itu)heran kenapa Hyonie begitu lemot.Baekhyun baru akan membuka mulut namun mengurungkannya saat melihat Hyonie tertawa.

“Oh…Ayolah Baekhyun-ah,ini bukan ulang tahun besar-besaran,ku pikir dengan berpakaian seperti ini sudah cukup dan…poin utamanya aku tidak mempunyai dress” ucap Hyonie terdengar tertawa aneh (yang pada kenyataannya ia lupa mengganti baju saat mencari hadiah).

Dan Baekhyun hanya memutar bola matanya sebelum akhirnya tertawa(heran kenapa dia tidak pinjam saja pada Hanyeon noona).

Lama mereka berdua duduk dan diam,menatap langit malam yang bertabur bintang malam itu.Hanya diam dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.Hyonie bahkan tidak sadar Baekhyun diam-diam meliriknya melalui sudut matanya dan tersenyum.

“Omona,aku melupakan sesuatu” pekik Hyonie tiba-tiba dan Baekhyun menatapnya dengan tatapan ‘apa’ padanya.

Sebelum Baekhyun sempat membuka mulut dan bertanya,yeoja itu sudah berdiri dan berlari,menghilang di balik pintu yang menuju ke atap.

“Kemana dia?” Tanya Baekhyun entah pada siapa.

5 menit kemudian Hyonie tiba di atas atap dimana Baekhyun berada.

Setelah mengatur nafasnya,Hyonie berjalan mendekati Baekhyun “Saengil Chukhae Byun Baekhyun,wish u all the best” ucap Hyonie seraya tersenyum dan menyerahkan sebuah tas tangan kecil berwarna coklat.

Alis Baekhyun berkerut samar saat menerimanya “Boleh ku buka sekarang?” Tanyanya dan mendapatkan anggukan kepala sebagai jawabannya.

Baekhyun membuka tas tangan itu,mengambil isinya dan mendapati sebuah kotak kecil dengan kertas kado berwarna biru.Penasaran Baekhyun menyobek kertas tersebut kembali mendapati sebuah box kecil persegi berwarna bening dengan benda berkilau di dalamnya.
Namja bersurai hitam itu tersenyum saat mendapati sebuah kalung dengan liontin berbentuk not balok di dalamnya.

“Gomawo noona-ya” ucapnya pelan seraya menatap kalung yang kini menggantung di tangannya.

“Kau suka?”

Baekhyun mengangguk “Eum..Aku sangat menyukainya” ucapnya dengan wajah yang bersemu karena bahagia.

“Aigoo~kenapa kau sangat imut” ucap Hyonie seraya mencubit kedua pipi Baekhyun yang mulai berisi,menatap Baekhyun gemas “Kenapa kau sangat manis” lanjutnya tanpa melepaskan tangannya dari ke dua pipi Baekhyun.

Baekhyun mengerang “Ah..apo,lepaskan” erangnya seraya melepaskan tangan Hyonie dari kedua sisi pipinya.Merengut seraya mengelus ke dua pipi nya yang terasa memanas.

Sedangkan Hyonie hanya terkekeh melihatnya seraya memberikan tanda peace dengan jarinya “Mian” ucapnya.

Baekhyun hanya mendengus kesal dan dengan tiba-tiba menarik lengan Hyonie kencang,membuat yeoja yang lebih tua itu tersentak kaget.

“Yaa!!apa yang kau lakukan” pekik Hyonie saat menyadari kini ia berada di pelukan Baekhyun.

Baekhyun tidak melepaskan Hyonie bahkan semakin memperat pelukannya “Biarkan seperti ini untuk beberap menit,ku mohon” ucap Baekhyun pelan.

Meski bingung,Hyonie akhirnya diam.Tersenyum saat merasakan kehangatan tubuh Baekhyun.Ia bahkan bisa merasakan aroma manis dari tubuh Baekhyun.

“Aku…menyukaimu noona” ucap Baekhyun pelan nyaris tidak terdengar dan melepaskan pelukannya.

Namun Hyonie dapat mendengarnya dengan jelas.Yeoja itu membeku seketika dan…

CUP!!

Sebuah ciuman mendarat di pipinya.

“Gomawo atas semuanya,atas surprise party,strawberry cake,sup rumput laut dan tentu saja kalung ini” ucap Baekhyun mengacungkan kalung yang berada di genggaman tangannya,menggoyangkannya tepat di depan wajah Hyonie.

Hyonie tersentak dari lamunannya saat kilauan kalung berliontin not balok itu menganggu matanya. Ia hanya mengangguk dan tersenyum lembut.

“Ini sudah malam dan sepertinya—aku harus pergi” ucap Hyonie sedikit gugup (Ya Tuhan,kenapa ia jadi bersemu seperti ini?).

Baekhyun mengangguk dan meraih lengan Hyonie “Kaja,kasihan Hanyeon noona” ucap Baekhyun dan mulai berjalan ke arah pintu.

Dalam diam Hyonie mengikuti Baekhyun,diam-diam merutuki dirinya sendiri kenapa jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya “Apa yang di ucapkan Baekhyun tadi benar?” Gumamnya dalam hati.

 

.

.

.

.

 

“Jadi apa kau mengatakannya?” Tanya Chanyeol saat melihat kepergian mobil Hanyeon yang membawa Hyonie.

Baekhyun menoleh pada sahabatnya itu dan mengangguk.

Chanyeol melebarkan matanya kaget “Jinja?”

Baekhyun menghela nafas dan mengangkat ke dua bahunya “Aku juga tidak sadar mengatakannya,meskipun hanya sebuah bisikan,namun aku yakin Hyonie noona mendengarnya”

“Lalu?”

“Ku rasa…noona akan menganggap itu angin lalu” ucap Baekhyun santai seraya memalingkan tubuh dan berjalan memasuki lift “Kau tahu,dia orang yang dengan mudahnya lupa akan sesuatu,apalagi aku mengucapkannya sangat pelan,terkesan hanya sebagai angin lalu.Tapi…meskipun begitu aku senang karena akhirnya aku bisa mengatakannya” lanjut Baekhyun dan Chanyeol hanya mengangguk.

“Baekhyun-ah,apakah Hyonie noona mendapatkan nomor ku darimu?” Tanya Chanyeol.

Baekhyun mengerjap mendapatkan pertanyaan Chanyeol barusan.Namja yang lebih pendek itu hanya diam dan menggeleng tidak pasti “Aku tidak pernah memberikan nomor kalian pada orang lain.Atau…aku secara tidak sengaja memberikannya?” ucap Baekhyun pelan,menaikkan alisnya bingung saat menatap Chanyeol,namun kemudian ia mengangkat ke dua bahunya acuh “Ku rasa…aku memang memberikannya”lanjut Baekhyun tersenyum aneh (karena ia juga tidak yakin apakah ia pernah memberikan nomor Chanyeol pada Hyonie).

 

.

.

.

 

Hyonie menatap kebelakang mobil untuk melihat Baekhyun,hingga mobil Hanyeon yang membawanya benar-benar keluar dari area parkir dan sosok Baekhyun sudah tidak terlihat lagi.Yeoja itu mendesah pelan.

“Waeyo?” Tanya Hanyeon tanpa menoleh.

Hyonie hanya terdengar bergumam tidak jelas menanggapi pertanyaan Hanyeon.

“Apa yang membuatmu mendesah seperti itu?bukankah kau sudah memberikan pesta kejutan,dan kurasa kau berhasil,tapi…kenapa wajahmu seperti itu?” Tanya Hanyeon menoleh sekilas sebelum kembali memperhatikan jalanan.

“Hanyeon-ah,tadi—” Hyonie menghentikan kalimatnya “Ah…ani,sepertinya aku hanya salah dengar” lanjutnya seraya menggelengkan kepala—tampak ragu.

Hanyeon menaikkan alis bingung “Kau mendengar apa?”

“Euumm…Sesuatu seperti—pengakuan—something like—Aku menyukaimu noona” ucap Hyonie ragu.

CKIITT!!!

Hanyeon menginjak rem dengan tiba-tiba,membuat sahabatnya yang duduk di kursi penumpang terpental ke depan dasbor—dahinya bahkan menyentuh dasbor cukup keras dengan bunyi’JDUK’

“Mworago?” Tanya Hanyeon menghiraukan Hyonie yang mengaduh seraya mengelus dahinya.

“Yaa!! Neo juglae?” Teriak Hyonie,menatap kesal sahabatnya itu.

“Yaa!! Park Sung Hyo!! Kau baru saja bicara apa tadi,eoh?” Tanya Hanyeon, kini yeoja itu bahkan mencengkram erat ke dua bahu Hyonie.

Hyonie hanya mendesis kesal “Ck!! Aku bilang kalau tadi aku mendengar kata ‘Aku menyukaimu noona'”

“Dari siapa?”

Hyonie mendelik kesal “Dari Baekhyun” jawabnya ketus.

Hanyeon mengerjap dan melepaskan cengkraman tangannya pada bahu sahabatnya itu “Oh” hanya itu yang keluar dari mulutnya.

“Neo waeirae?” Tanya Hyonie menatap aneh sahabatnya yang saat ini tengah tersenyum sendiri.

Hanyeon menoleh sekilas sebelum melajukan kembali mobilnya “Anio” jawabnya singkat.

“Hyonie-ya,bagaimana seandainya kata yang kau dengar tadi benar adanya?” Lanjut Hanyeon.

Hyonie menaikkan alis bingung mendengar pertanyaan Hanyeon “Haha…Itu tidak mungkin,mungkin Baekhyun memang menyukaiku tapi ku rasa—sebagai noona—mungkin?” Jawab Hyonie seraya tertawa canggung dan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

“Well…who know,right?” Ucap Hanyeon seraya menaikkan bahu.

Hyonie hanya menatap Hanyeon lama sebelum akhirnya menyenderkan punggungnya pada jok mobil.Ia terlihat menerawang,menatap jalanan kota Seoul yang mulai sepi.

 

 

.

.

.

 

“Jangan pernah katakan hal itu Baekhyun-ah,aku tidak ingin menyakiti dan membuatmu sedih.Ku harap kau bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik dariku.Dan dengan ulang tahunmu yang ke-23 ku harap kau bisa lebih dewasa,jangan bergantung dan berharap lebih padaku karena aku tidak bisa memberikan apa yang kau harapkan dariku” —Hyonie,6May2014— 

 

 

 

.

.

.

 

“Kau datang tiba-tiba bagai sebuah cahaya yang menerangi gelap.Bagai matahari yang menyinari bumi di kala hari mulai terang.Kau masuk dalam relung hati ku tanpa bisa ku cegah.Salahkah jika aku mengharapkan sesuatu yang lebih meski aku tahu kau tidak mungkin ku miliki?” —Byun Baekhyun, 6May2014— 

 

.

.

.

 

Baekhyun tersenyum menatap fotonya bersama Hyonie di sebuah taman hiburan.Tangan kanannya memegang kalung dengan liontin not balok.

“Chanyeol-ah” panggil Baekhyun “Bisa kau pasangkan ini untukku”

 

.

.

.

 

“To love someone is nothing, to be loved by someone is something, but to be loved by the one you love is everything” 

 

 

END

AN : kenapa endingnya jadi kaya gini yak? ㅇ_ㅇ entahlah? Mungkin karena saya lelah #digampar

Akhir kata saya cuma mau ngucapin
Happy 23th Birthday to my lovely Byun Baekhyun °\(^▿^)/° WUATB
With love from your pretty noona  (っ ̄³ ̄)っ ~♡♥♥

 

credit photo from Devianart

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s