[Yesung Birthday] Flashback (part two)

peu_20130910_42.jpg

Quotes :
Yesung to Hyonie “Gadis mandiri,pemarah,sedikit childish,dan sangat mencintai keluarga”

Yesung dan Hyonie sukses jatuh ke lantai dengan posisi Hyonie berada tepat di atas Yesung.

Mereka berdua hanya diam saat kedua mata bertemu.Yesung terlihat tegang dan detak jantungnya mulai tidak beraturan.Dengan jarak wajah yang beberapa senti itu—meski sekilas,Yesung dapat melihat rona merah di pipi Hyonie.

Lama mereka berdua hanya diam,tanpa ada satu orangpun yang berinsiatif untuk bergeser lebih dulu.

“Ehemm…” Ucap seseorang berdehem.

Sontak Yesung dan Hyonie menoleh.Buru-buru berdiri saat melihat seorang yeoja dengan blouse coklat dan skirt selutut yang berdiri tidak jauh di antara mereka.Tersenyum penuh arti pada Yesung dan Hyonie.

“Eoh…Hanyeon-ah,kapan kau tiba?” Tanya Hyonie langsung berdiri,terlihat akward saat berjalan mendekat ke arah Hanyeon.

Hanyeon tidak menjawab,hanya melirik sekilas Yesung “Annyeong oppa,urimariya”sapanya singkat.

Yesung hanya mengangguk dan buru-buru berjalan menuju ruang ganti.Menyesali kecerobahannya.Ia terus berjalan hingga memasuki ruang ganti.Harus rela saat mendapati Jeje dan Riyeon yang tengah duduk menunggunya “Kenapa lama sekali?kemana saja?” Tanya mereka serempak.

Yesung hanya nyengir lebar.Ia baru akan membuka mulut namun menghentikannya saat menyadari ditangannya masih ada ponsel Hyonie.

Yesung tersenyum melihat benda persegi berwarna hitam itu “Aku hanya bicara pada Hyonie” ucapnya singkat.

Yesung langsung mengganti pakaian dan melakukan pemotretan.

“Aku akan mengembalikannya nanti saat selesai melakukan pemotretan” ucapnya dalam hati.

Namun saat hari sudah menjelang sore dan pekerjaannya selesai,Yesung tidak menemukan Hyonie disana.Yeoja itu sudah pergi 2 jam yang lalu.

Yesung menghembuskan nafas menatap langit yang sudah berubah jingga.Matahari sudah mulai kembali ke peraduan saat Yesung keluar butik ‘Angel without Wing’

-예성-

Yesung menatap kosong jalanan di hadapannya.Sesekali terdengar menghembuskan nafas berat.

“Waeyo?” Tanya Eunhyuk yang entah sejak kapan sudah berada di hadapannya.
Yesung menoleh sekilas”Bagaimana caranya aku menemukan pemilik ponsel ini?” Tanyanya langsung seraya memperlihat ponsel di sejak tadi ia taruh di meja.

“Ponsel siapa?”

“Aku tidak sengaja mengambilnya,dan saat akan mengembalikannya,sang pemilik benda ini sudah pergi”

Eunhyuk tersenyum “Hyung,kenapa kau jadi bodoh?”

Yesung mendelik kesal mendengar Eunhyuk menyebutnya ‘Bodoh’

Eunhyuk mengambil ponsel yang sejak tadi tergeletak di meja itu “Apa ponsel ini mati?” Tanyanya saat menyadari benda itu tidak mau menyala saat ia hendak menyalakannya.

Yesung mengerutkan alis,menyambar begitu saja ponsel di tangan Eunhyuk “Kau benar” ucapnya langsung berdiri mengambil charger di meja ruang tamu dorm.

Yesung menekan tombol on.Kaget saat ponsel itu tiba-tiba berdering.Ada nama Hanyeon dilayarnya.Ragu,Yesung menekan tombol jawab.

“Yoboseyo?” Sapanya singkat.

“…..”

“Yoboseyo?”

“….”

“Hanyeon-ssi,apa itu kau?” tanya Yesung ragu “Ini…aku Yesung” lanjutnya.

“Ye…Sung-ssi?” Ucap sebuah suara di ujung sana.

“Ne”

“Ah…syukurlah,ku pikir aku memang menghilangkan ponsel ku”

“Chankaman?Hyonie-ssi?”

“Ne,ini aku Hyonie,apa ponselku ada bersamamu?ohh…mungkin kau bingung,aku menggunakan ponsel Hanyeon untuk menghubungi nomorku”

“Mianhe,aku lupa mengembalikan ponselmu kemarin,dan saat aku mencarimu kau sudah tidak ada di butik”

Hanya terdengar suara Oh…panjang di ujung sana.
Yesung tersenyum dan mengangguk pelan sebelum akhirnya menekan tombol rejec.

“Nuguya?” Tanya Eunhyuk.

“Orang yang punya ini” ucap Yesung seraya memperlihatkan ponsel yang sedang ia charge.

“Syukurlah” ucap Eunhyuk.

Yesung memandang ponsel itu.Penasaran,ia pun membuka menu pada ponsel.Bersyukur,karena ponsel itu tidak menggunakan pasword.Tiba-tiba sebuah ide muncul di kepalanya.

Dengan satu gerakan cepat,ia merogoh saku celana jeans.Menekan nomor ponselnya pada ponsel Hyonie.Tersenyum saat nomor Hyonie masuk ke dalam ponselnya.

-예성-

Yesung menyesap americano latte di hadapannya.Sudah hampir—20 menit ia berada di restoran itu,tapi ‘Kemana yeoja itu?’

Bosan Yesung mencoba membuka ponsel hitam persegi yang sejak tadi berada di meja “Oh…ige mwo?” Ucapnya saat tanpa sengaja membuka galeri ponsel.
Tawanya hampir pecah saat melihat—ada beberapa fotonya di ponsel itu.

Yesung terus tersenyum sendiri,asyik dengan ponsel di tangannya,hingga tidak menyadari seseorang berdiri tepat di hadapannya,menatapnya kesal.

“Yaa!apa yang kau lakukan?” Ucap seseorang langsung merebut ponsel dari tangan Yesung.

Yesung hanya mengerjap melihat yeoja dengan coat biru yang tengah berdiri di hadapannya,menatapnya dengan tatapan ‘apa-apaan-orang-ini’

“Eoh…Hyonie-ssi,mianhe” ucap Yesung singkat.

Hyonie mendecakkan lidah,duduk begitu saja di hadapan Yesung “Bukankah melihat isi ponsel orang lain itu tidak sopan” ucapnya ketus seraya menaruh ponselnya ke dalam tas tangan.

Yesung hanya tersenyum canggung,menggaruk tengkuknya yang tidak gatal “Aku…hanya bosan,lagipula itu bukan sepenuhnya salahku,kenapa ponselmu tidak kau beri pasword?”

Hyonie menghembuskan nafas.Dari wajahnya Yesung dapat melihat wajahnya yang terlihat lelah.

“Apa kau melihat…” Ucap Hyonie,namun kemudian menggelengkan kepala ,menggumamkan kata-kata yang tidak jelas “Gwenchana,ini juga kesalahanku.Aku yang memintamu datang kemari,tapi sangat terlambat.Harusnya aku yang meminta maaf,karena—aku membuang waktumu yang berharga.Ku pikir karena kau seorang Super Star,kau tidak mungkin…”

“Datang cepat” potong Yesung.

Hyonie mengangguk mengiyakan.

“Tapi buktinya kau lihat sendiri kan?”

Hyonie melirik Yesung sekilas dan mengangguk lagi.

Jadilah sore itu Hyonie dan Yesung bicara.Sesekali mereka tertawa.

Pertemuan singkat yang kesekian kalinya itu membuat Yesung tidak berhenti tersenyum.Sejak Hyonie masuk dan bicara padanya,ia merasa bahagia.Ada sebuah perasaan hangat saat Yesung melihat senyumnya.

Yesung terpaksa hanya bisa menghembuskan nafas berat saat Hyonie menolak untuk di beri tumpangan untuk pulang.

“Hyonie-ssi” panggil Yesung membuat Hyonie yang sudah membalik tubuh akan pergi menghentikan langkah.

“Wae?” Tanyanya menaikkan alis bingung.

Yesung tersenyum sekilas,mengambil ponsel dan terlihat menghubungi seseorang.Tersenyum saat Hyonie terlihat kaget saat ponselnya berdering di dalam tas tangannya.

“Itu nomorku” ucapnya singkat,langsung pergi begitu saja saat melihat Hyonie hanya melongo memandang ponsel di tangannya.

-예성-

3 bulan setelah pertemuan terakhirnya di restoran akhir musim dingin lalu,kini Yesung sudah berteman dengan Hyonie.

Sesekali di antara waktu syutingnya,Yesung sering menelpon atau kalaupun sangat sibuk sekalipun Yesung masih menyempatkan mengirimi Hyonie pesan singkat.Atau sekedar menanyakan kabar yeoja itu.

3 bulan cukup membuat Yesung tahu siapa Hyonie.Seorang yeoja yang di tinggal ibunya pada saat adiknya yang bernama Youngie masih duduk di sekolah dasar.Kepergian ibunya membuatnya harus mengurus ayah dan adiknya.Membantu sang ayah bekerja untuk menyekolahkan Youngie.
Senang bisa mengenalnya yang ternyata fans berat Yesung.Bahkan setiap bertemu Yesung harus rela diminta menyanyikan sebuah lagu untuknya,dan Yesung tidak keberatan melakukannya.Meski sesekali bertemu diacara fansign,Yesung selalu menuliskan nama Hyonie tanpa diminta.

Seorang yeoja yang mandiri di usia 20thn.Berpendirian keras dan keras kepala.Seorang yeoja yang kadang sangat humoris dan sedikit—jahil.

-예성-

Udara musim semi mulai berhembus,Yesung tersenyum memandang pohon bunga sakura yang mulai mengembang.Sedikit demi sedikit kuncup bunga berwarna putih itu mulai mekar.

Saat ini Yesung berada di Yeuido.Ia berdiri tepat dibawah salah satu pohon sakura.Terlihat menunggu seseorang disana.

Seraya menunggu Yesung menikmati bunga sakura yang mulai bermekaran di sepanjang Yunjungo Avenue.Tersenyum melihat beberapa turis asing yang terpesona dengan bunga sakura yang indah.

Hari ini,awal musim semi,Yesung memutuskan untuk menyatakan perasaannya pada Hyonie.Kenapa ia memilih Yeuido adalah karena disini sering diadakan festival musim semi.Jalan-jalan yang menjadi sudut favorit saat Sakura mekar pun dipasang lampu penerangan sejak pukul 6.30 sore. Alhasil, tidak hanya bisa menikmati Sakura saat siang hari namun juga saat hari sudah mulai gelap.

Bahkan malam di musim semi ini menjadi sangat semarak karena lampu tersebut memberikan nuasa romantis bagi siapapun yang sedang bersantai menikmati kehidupan malam kota Seoul. Dan cara paling baik untuk berwisata saat Yeouido Spring Flower Festival adalah dengan menghabiskan waktu dari sore hingga malam di Yeouido.

Yesung melirik sekilas jam yang melingkar di pergelangan tangannya.Sudah lewat 5 menit sejak waktu yang di janjikan.Yesung menghembuskan nafas seraya memperbaiki letak topi yang ia kenakan.

-예성-

Yesung terkekeh pelan melihat Hyonie yang saat ini tepat berada di hadapannya.Pipinya yang memerah karena berlari membuatnya semakin lucu.

“Apa ada yang lucu Yesung-ssi?” Tanya Hyonie di sela-sela nafasnya yang tersengal-sengal.

“Aniyeo” Jawab Yesung menaikkan kedua bahunya “Kau berlari darimana?” Lanjutnya.

“Eoh…dari stasiun bus,karena sudah terlambat,aku segera berlari,ku pikir kau akan pergi,makanya aku segera berlari” ucapnya seraya memperbaiki letak jaket grey yang ia kenakan.

“Sebenarnya apa yang membuatmu memintaku datang kemari?kau tidak takut kalau orang-orang melihatmu?” Tanya Hyonie.

“Ada hal yang ingin ku katakan” jawab Yesung santai.

“Mwonde?”

“Bimil”

Hyonie mendelik saat mendengar ‘Bimil’ “Lalu untuk apa kita kemari?”

“Kita jalan-jalan saja dulu menikmati suasan festival” ucap Yesung seraya menggenggam tangan Hyonie.
Meski Hyonie sempat menarik tangannya,namun Yesung menggenggamnya erat.Membiarkan yeoja itu pasrah di genggam tangannya.

Mereka berjalan di sepanjang jalan.Menikmati suasana festival musim semi.Bunga sakura yang bermekaran dan berguguran membuat suasana disana semakin indah.

Yesung melirik sekilas Hyonie disampingnya.Tersenyum melihat ekpresi yeoja itu.Matanya berbinar melihat pohon-pohon sakura yang semakin cantik dengan kerlap-kerlip lampu.

“Kau tahu?sejak datang ke korea,musim semi adalah musim favoritku” ucap Hyonie menoleh tersenyum hangat pada Yesung.

Senyum singkat yang sempat—membuat sesuatu menelusup kembali ke dalam hati Yesung.Sesuatu—yang hangat.Senyum singkat yang membuat jantungnya serasa berhenti.Yesung hanya tersenyum menanggapi ucapan Hyonie.Tanpa sadar terus memperat genggaman tangannya.

-예성-

Yesung menghembuskan nafas,terus melihat bunga-bunga sakura yang terlihat indah dimalam hari dengan lampu-lampu.

Malam sudah semakin larut,orang-orang yang sudah mulai banyak berdatangan ke festival mulai berkurang.Yesung melirik sekilas Hyonie yang tengah asyik memakan kimbab.Tersenyum saat melihat ada remah-remah kimbab yang menempel di ujung bibir yeoja itu.

“Ck!lihatlah kenapa kau makan seperti anak kecil” ucapnya tanpa sadar menyapu pinggir bibir Hyonie.Tiba-tiba terdiam saat melihat bibir pink itu.

Entah—setan apa yang merasukinya saat tanpa sadar Yesung semakin mendekatkan wajahnya.Tepat saat bibirnya akan menyentuh bibir Hyonie…

“Mwoya?apa yang kau lakukan?” Ucap Hyonie langsung mendorong tubuh Yesung menjauh.Ia terlihat langsung berdiri “Aku—mencari minuman dulu” ucapnya tanpa menoleh dan langsung berlari meninggalkan Yesung yang hanya tersenyum kikuk.

“YAA!apa yang baru saja ku lakukakan?aku—ingin menciumnya?Oh…Tuhan,sepertinya aku sudah gila” erangnya kesal.

-예성-

Yesung terus mengamati beberapa pasang kekasih yang terlihat asyik dengan dunia mereka.Saling bergandengan tangan dan—berciuman.Yesung menggeleng pelan saat ia mengingat kejadian memalukan tadi,untung saja Hyonie tidak menampar wajahnya saat itu juga.

“Hyonie?chankaman?kemana yeoja itu?” Pikir Yesung tiba-tiba panik “Ia tidak pulang begitu saja kan?”

Yesung berdiri,matanya menyapu seluruh isi Yeouido park,dan—tidak menemukan yeoja dengan jaket grey dan celana jeans selutut.

Yesung memutuskan untuk mencari Hyonie,ia berkeliling taman,meneriaki naman gadis itu beberapa kali,namun sama sekali nihil.

Yesung menghembuskan nafasnya berat.Dadanya terlihat naik turun karena capek.Ia memutuskan duduk disalah satu kursi taman,terlihat menundukkan kepala “Seharusnya aku tidak melakukan itu” rutuknya kesal.

Yesung masih menundukkan kepala saat ia merasakan sebuah tepukan pelan di pundaknya.

“Yesung-ssi,apa yang kau lakukan disini?” Tanya seseorang.

Yesung mengangkat kepala dan tersenyum lega saat melihat sosok yang saat ini tengah bediri dihadapannya,menatapnya penuh tanya.

“Syukurlah…kupikir kau…” Yesung langsung memeluk Hyonie.Wajahnya yang kusut tadi sudah berganti dengan wajah kelegaan.

“Ya!apa yang kau lakukan?apa kau ingin membunuhku,eoh?” Pekik Hyonie berusaha melepaskan pelukan yang sepertinya berlebihan.

“Eoh…mianhe” ucap Yesung seraya melepas pelukannya.

Hyonie terdengar mendecakkan lidah dan menggeleng pelan melihatnya “Apa yang kau lakukan disini?” Tanyanya

“Itu…ku pikir kau…” Yesung tidak melanjutkan kata-katanya “Ku pikir….”

“Aku pulang begitu?” Ucap Hyonie langsung,membuat Yesung tanpa sadar mengangguk.

Hyonie hanya tertawa melihat tingkah Yesung “Oh..Ayolah Yesung-ssi,kau terlalu berlebihan,bukankah tadi aku bilang kalau akan mencari minum?dan saat aku tiba disana kau sudah tidak ada” ucapnya terkekeh pelan “Sebaiknya kita kembali ke tempat kita tadi” lanjutnya langsung membalik tubuh hendak pergi,namun Yesung menahan lengannya,sehingga membuat yeoja itu kembali menghadapnya.

Yesung menelan ludahnya sekali,ia harus mengatakannya sekarang,tekadnya.Maka setelah memandang Hyonie begitu—intens,Yesung membasahi bibirnya dan kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulutnya.

“Hyonie-ssi,aku…menyukaimu”ucap Yesung pelan masih menatap ke dua mata hitam Hyonie.Berharap yeoja itu tidak menolaknya.

Mereka berdua masih diam,Yesung masih mengenggam erat ke dua tangan Hyonie,dan Hyonie yang hanya diam membeku tanpa reaksi apapun.

Setelah keheningan yang cukup lama itu,entahlah mungkin—Yesung gila mengatakan itu pada yeoja seperti Hyonie.Hal yang tidak mungkin menurut Hyonie sehingga membuatnya langsung tertawa.

“Ya!keumanhe Yesung-ssi,neo michieoseo,eoh?” Ucapnya di sela tawanya.

Yesung mendesah pelan “Aku serius”

Hyonie menoleh sekilas,menyapu matanya yang mulai berair karena tertawa “Nado,noumu,noumu johae,haha…”

“YA!aku serius” ucap Yesung lebih keras “Apa kau juga menyukaiku?” Lanjutnya.

“Eoh..Nado” ucap Hyonie masih bercanda “Kau tahu kan aku adalah fansmu?”

Yesung mendengus kesal.Dengan satu sentakan ia menarik lengan Hyonie,membuat yeoja itu berada sangat dekat dengannya.Detik berikutnya ia dapat merasakan manisnya bibir Hyonie yang menyentuh bibirnya.

Ciuman singkat yang harus Yesung akui membuat jantungnya hampir melompat dari rongganya.Dengan menempelkan dahinya pada dahi Hyonie “Park Sung Hyo-ssi,saranghanta” ucapnya pelan.

Setelah sekian menit Yesung membuka mata.Yeoja di hadapannya hanya tersenyum.Semburat merah terlihat dari kedua pipi chubby nya.Ia hanya tersenyum seraya menundukkan kepalanya.

-Flashback End-

Yesung masih menatap PetShop di seberang jalan,saking asyiknya hingga tidak menyadari ada seseorang yang sudah duduk tepat di sampingnya.Terlihat ikut mengamati apa yang dilihat Yesung di luar kafe.

“Apa yang kau lihat disana?” Tanya sebuah suara yeoja.

“Aku sedang melihat PetShop” jawab Yesung tanpa menoleh.

“PetShop?apa kau ingin membeli anjing lagi?”

“Ani” jawab Yesung singkat,namun detik berikutnya ia memutar kepala ke arah suara.Mengerjap saat menyadari Hyonie sudah duduk tepat di sampingnya.

“Chagi-ya,sejak kapan kau…?” Tanya Yesung memasang tampang heran.

“Sejak…eumm…setengah jam yang lalu”

“Mwo?jinja?”

Hyonie mengangguk “Apa kau tahu?kau terlihat aneh tadi,tersenyum sendiri?sebenarnya apa yang sedang kau lihat?” Ucap Hyonie menggelengkan kepalanya pelan.

“Ah…itu…hanya mengenang masa lalu” ucap Yesung menaikkan kedua bahunya acuh.

Hyonie menaikkan alis bingung “Mengenang masa lalu?apa yang sedang kau kenang,eoh?”

“Bimil” ucap Yesung.

Hyonie mendecakkan lidah sekilas “Ah..chankaman,rasanya aku pernah mendengar kata ‘Bimil’?tapi dimana?”

“Mungkin itu aku yang tanpa sengaja mengucapkannya” jawab Yesung.

Hyonie menggeleng keras “Ania,tapi…” Hyonie mendesah pelan “Entahlah mungkin hanya ingatan sekilas ku saja” lanjutnya.

“Apa kau yakin akan membeli anjing lagi?” Tanya Hyonie setelah ingat kembali saat melihat Yesung menatap PetShop di seberang kafe tadi.

“Untuk sementara tidak,kau tahu kan,aku sedang Wamil”

Hyonie hanya mengangguk “Ku pikir kau akan memberikan Melo seorang kekasih” ucap Hyonie acuh.

Hyonie langsung membrengut,membuat Hyonie yang melihatnya bertanya “Waeyo?tidak rela dongsaeng perempuannya bersama laki-laki”

“Sudahlah,percuma berdebat denganmu” ucap Yesung mengalah seraya menyesap ice cappucino yang hampir habis dihadapannya.

“Mwo?oppa?kau ingin Melo memanggilmu oppa?” Cibir Hyonie.

“Ck!Keumanhe Park Sung Hyo-ssi”

Hyonie hanya terkekeh pelan,ia tahu kalau Yesung sudah menyebut nama aslinya,pasti Yesung tengah kesal terhadapnya.

Setelah melihat tampang Yesung yang sudah mulai kesal,Hyonie berencana akan menggoda Yesung.Hyonie baru akan membuka mulut,namun menutupnya kembali.Ia memutuskan untuk tidak menggoda Yesung lagi.Meskipun ia sangat ingin saat ini,namun ia harus menahannya.

“Chagi-ya” panggil Hyonie manja.

Yesung menoleh kearahnya dengan tatapan’ada-apa-kenapa-mau-menggodaku-lagi’

“Oh..Ayolah,bukankah kita ke sini merayakan ulang tahunmu?dan TADAAA!!” Hyonie mengambil bungkusan di bawah meja.Membuka sebuah kotak berwarna putih polos.

“Saengil Chukhamnida Kim Jong Woon-ssi” ucapnya langsung memeluk erat leher Yesung.

Yesung hanya tertawa “YA!apa ini?” Ucapnya saat melihat cake yang bertuliskan nama dan juga umurnya saat ini “Bukankah aku sudah 30th?ini apa?” Tanyanya menunjuk sebuah angka 29.

Hyonie hanya terkekeh pelan “Aku sengaja menaruh umur romawi mu daripada umur koreamu” ucapnya santai seraya menghidupkan lilin.

“Yeorobun” serunya pada seisi kafe,sehingga ia dan Yesung jadi pusat perhatian.

“Bisakan kalian menyanyikan lagu ulang tahun untuk kekasihku ini?” Ucapnya menunjuk Yesung yang terlihat salah tingkah.

“YA!apa yang kau lakukakn?” Bisik Yesung “Apa kau tidak takut para fans mengetahui aku disini?” Lanjutnya.

Hyonie tidak menghiraukan Yesung.Yeoja itu berdiri dan meminta semua yang ada di dalam kafe mulai menyanyikan lagu ulang tahun.

“Ingat,namanya Kim Jong Woon,tentara no 146”

Pengunjung kafe langsung bersorak,dan mulai menyanyikan lagu ulang tahun.

“Saengil chukhamnida,Saengil chukhamnida,saranghaneun Kim Jong Woon,Saengil chukhamnida”

Setelah nyayian selesai,seisi kafe rame,sebagian bahkan ada yang berteriak ‘Selamat ulang tahun’ ‘Kau beruntung punya kekasih seperti dia’ atau ‘Aku iri’

Yesung membungkukkan badan 90 derajat dan mengucapkan terima kasih banyak pada yang hadir disana malam itu.

Setelah meniup lilinnya.Yesung memberikan potongan kue itu pada Hyonie dan menyuapi gadisnya itu.

“Gomawo chagi-ya” ucapnya mengecup pelan ke dua pipi Hyonie.

Hyonie hanya tersenyum”Setidaknya aku tidak mengerjaimu tahun ini” ucapnya dengan mulut penuh.

Yesung hanya tertawa mendengarnya.Menayapu sudut bibir Hyonie dengan tisu,kembali mengecup pelan pipi kanan Hyonie.

-예성-

Yesung dan Hyonie berjalan bergandengan tangan di sebuah taman.Yesung bahkan tidak perduli dengan orang-orang yang mulai mengenalinya.Tidak perduli pada beberapa orang yang mengenalinya sebagai ‘Yesung Super Junior’ yang ia ingin saat ini adalah berjalan berdua di tempat umum bersama kekasihnya.

“Chagi-ya,apa kau yakin melakukan ini?” Tanya Hyonie yang berada tepat disampingnya “Apa sebaiknya kita pulang saja?” Lanjutnya hendak menarik lengannya dari genggaman Yesung.

Namun bukannya melepas tangan Hyonie,Yesung makin mengencangkan pegangannya.Ia menoleh sekilas dan menggeleng pelan “Biarkan seperti ini” ucapnya tersenyum.

“Tapi…” Ucap Hyonie mulai tidak enak dilihat orang-orang “Aku tidak ingin mati dibunuh fansmu”

Yesung tersenyum.Menghentikan langkahnya.Menatap Hyonie dalam-dalam.Mengelus pelan pipi Hyonie dengan ibu jari “Kau tenang saja,eoh” ucapnya pelan kembali berjalan.

Yesung menaruh tangannya yang bebas di saku celana.Wajahnya tampak sangat bahagia.Ia yang hari itu mengenakan t-shirt merah polos dan topi grey terlihat sangat menikmati suasana.

Malam ini ia hanya ingin berdua dengan Hyonie.Yeoja yang sudah hampir 4tahun ini selalu bersamanya.

Yesung memang tampak bahagia dengan apa yang dilakukannya.Tidak dengan kekasihnya.Meski ia mendengar Hyonie mendesah,namun ia tidak perduli.

Setelah cukup berjalan,Yesung dan Hyonie tiba di salah sudut taman yang hanya ada mereka berdua disana.

“Kenapa kita kesini?” Tanya Hyonie seraya menoleh sekitarnya.

Yesung memutar tubuh Hyonie hingga menghadapnya.Kini ia dapat melihat Hyonie langsung.Menatap matanya yang besar dan bulat.Di bawah sinar bulan yeoja ini tampak cantik.Oke,mungkin ia berlebihan,tapi itu yang ia lihat saat ini.
Menghiraukan pandangan Hyonie yang menatapnya aneh.

“Apa kau ingat?” Tanya Yesung tiba-tiba.

Hyonie hanya mengerjap sekali seolah berkata ‘mwo?’

“Apa kau ingat disana Petshop”

Hyonie menaikkan alis bingung “PetShop?” Gumamnya pelan “Ada apa dengan Petshop?YAA!apa kau benar-benar akan membeli seekor anjing lagi?”

Yesung memuta bola mata “PetShop!tempat dimana…Ah sudahlah lupakan” ucap Yesung tanpa sadar berteriak.

“Kenapa kau jadi marah-marah begini?” Tanya Hyonie dengan nada yang tidak kalah tingginya.

Yesung menghembuskan nafas “Apa kau benar-benar lupa?” Tanyanya lagi kali ini dengan nada biasa.

Yesung menunduk,memijit kepalanya yang tiba-tiba terasa berdenyut.Ia baru akan membuka mulut,memutuskan untuk tidak memperpanjang pertanyaan barusan.Namun…saat ia mendongak ia melihat Hyonie juga menundukkan kepala.Terlihat memainkan ujung blouse birunya.

“Ara,arraseo.Disana tempat kita pertama kali bertemu” ucapnya masih menunduk.

Yesung menghembuskan nafas.Berjalan kearah Hyonie dan memeluknya.

“Apa kau tahu?entahlah-mungkin karena pertemuan kita yang tanpa sengaja itu membawa kita pada saat sekarang.Mungkin saat itu benang merah yang ada di jari kelingkingmu itu menjeratku tanpa terlihat,membawa kita pada pertemuan-pertemuan singkat kita selanjutnya”

Hyonie terkekeh dalam pelukan Yesung “Sejak kapan kau punya kata-kata seperti itu?” Ucapnya.

Yesung melonggarkan pelukannya,menatap Hyonie dan menaikkan kedua bahunya.

“Mianhe,tadi membuatmu merasa tidak nyaman saat kita bergandengan tadi.Kau tahu-keinginanku?”

“Ingin jalan-jalan ditempat umum dengan kekasihmu dan bergandengan tangan” potong Hyonie, membuat Yesung mengangguk.

Udara musim panas yang mulai merasuki tulang-tulang mereka berdua terasa hangat.Membuat suasan hatipun menjadi hangat.Yesung semakin memperat pelukannya.Memeluk Hyonie adalah kegiatan yang selama ini sangat di sukainya.Karena dengan memeluknya Yesung merasa memilikinya seutuhnya.Dengan memeluk gadisnya Yesung dapat merasakan aroma bubble gum dari tubuh Hyonie.

Yesung melonggarkan sedikit pelukannya.Memegang kepala Hyonie dengan kedua tangannya,menatap mata yeoja itu dalam-dalam.

“Hyonie-ya,Saranghae” ucapnya pelan mulai mengecup lembut bibir Hyonie.

“Saengil Chukhae Kim Jong Woon-ssi” ucap Hyonie tersenyum pelan.

“Chankaman” ucap Yesung tiba-tiba “Kenapa kau tidak pernah bilang kalau kau juga mencintaiku?”

Hyonie mendecakkan lidah “Apa itu penting?” Ucapnya kembali mengecup bibir Yesung,menarik lebih dalam Yesung dalam pelukannya.

“Apa itu artinya aku bisa tidur di rumahmu malam ini?” Ucap Yesung tersenyum evil.

Hyonie melotot “Mwo?”

Yesung hanya terkekeh dan berlari menjauh “Oh..Ayolah Park Sung Hyo-ssi”

Hyonie mendengus kesal “YAA!!apa kau mau mati Kim Jong Woon-ssi” teriaknya seraya menyusul Yesung yang sudah berlari lebih dulu.

-The End-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s