[HyoBaekSung Story Line] IGE MWOYA?Misunderstanding

BaekSung o__o

Cast : Yesung,Baekhyun,Hyonie[Oc]

Author Note : saya jadi heboh saat melihat foto yang di upload Yesung di twitter jum’at lalu -_-” masih ga percaya kalau itu Baekhyun ._. Dan yang hebatnya lagi adalah sebelum saya post ff ini foto lain muncul kembali di TL u,u *auhorcurhat* #abaikan

Summary :
“Hari Hyonie yang berjalan tenang seperti biasa menjadi heboh,saat ia melihat foto yang di upload kekasihnya di jejaring sosial.Tidak masalah jika foto itu hanya foto Yesung sendiri ataupun bersama teman dan keluarganya.Namun kali ini foto yang di upload tidak biasa, membuat Hyonie sedikit khawatir.Yesung mengupload fotonya bersama Baekhyun?”
Disclaimer : This is just fanfiction.Nothing real in this story and this is just my imagination,Don’t Like Don’t Read.Please Don’t be a SILENT READER.Thank You🙂

Happy Reading ^^

Baekhyun terlihat merapikan jaket grey dan topi hitam yang ia kenakan.Menghiraukan lemparan bantal busa yang melayang tepat di belakangnya karena di lempar Chanyeol.

“Neo eodiya?” Tanya Chanyeol dengan wajah di tekuk karena Baekhyun tidak menghiraukannya.

Baekhyun berpaling dan tersenyum “Aku…mau ke Mobit,kau mau ikut?” Ucapnya santai.

“Eoh?” Chanyeol membeo,mengerjap beberapa kali “Mobit?kafe Yesung hyung?” Tanyanya seraya menggaruk punggung lehernya yang tidak gatal.

Baekhyun mengangguk “Ne,majayo”

Chanyeol kembali mengerjap,dengan ragu ia bicara “Eumm..Sepertinya kau saja,aku ingin di dorm saja hari ini”

Baekhyun mengangguk “Oke!Na khanta” pamit Baekhyun seraya membuka pintu kamar meninggalkan Chanyeol yang sepertinya membaringkan tubuhnya di tempat tidur.

-oo-

Hyonie menggeliat pelan.Menghembuskan nafasnya berat.Terlihat hanya diam untuk beberapa menit sebelum akhirnya melompat dari tempat tidur.

Jum’at pagi,rutinitas seperti biasa.Bangun pagi,menyiapkan sarapan dan kembali ke kantor.

Hyonie baru akan membuka pintu saat mendengar ponselnya berdering.Dengan cepat Hyonie merogoh saku blazer coklatnya.Tersenyum saat melihat nama yang tertera pada layar ponsel.

“Ne,Baekhyun-ah,waeyo?”

“Noona,neo odiseo?” Tanya Baekhyun di ujung sana.

“Jigeum?”

“Eoh..jigeum”

“Aku…” Hyonie melirik sekilas jam di dinding rumah “Berangkat kerja” lanjutnya seraya keluar rumah.

“Apa kau ada waktu sore ini?”

“Sore ini?Eumm..entahlah?” Jawab Hyonie menaikkan ke dua bahunya.

“Apa kau sibuk?”

“Entahlah?sepertinya—aku akan sangat sibuk hari ini,wae?”

“Baiklah,sampai bertemu lagi” ucap Baekhyun langsung memutuskan sambungan telpon.

Hyonie hanya melongo manatap ponselnya “YA!apa yang terjadi pada anak itu?kenapa tiba-tiba memutuskan hubungan telpon?” Ucap Hyonie mendecakkan lidah,menggelengkan kepalanya pelan.

-oo-

Yesung mengerjap saat melihat sosok pria manis di hadapannya.Ia bahkan hanya diam untuk beberapa saat lamanya.Pria manis dengan jaket grey dan topi hitam itu tersenyum sumringah padanya.

“Kau…anggota EXO?” Tanya Yesung ragu.

Pria manis itu mengangguk “Geurae” ucapnya singkat masih dengan senyum diwajahnya.

Yesung mengangguk dan tersenyum “Dan—namamu Baek…”

“Byun Baekhyun hyung” jawab pria manis bernama Baekhyun itu cepat.

“Ah..apa aku bisa memesan vanilla latte?” Lanjutnya.

Yesung mengerjap sekali dan mengangguk “Tentu saja” ucapnya langsung mengetik pesanan Baekhyun.

“Aku…”Baekhyun membalik tubuhnya mengamati seisi kafe sore itu,terlihat mengernyit saat merasa tidak menemukan tempat yang—menurutnya nyaman.

“Kau bisa ikut aku” ucap Yesung,membuat Baekhyun memutar kepala ke arah Yesung.

“Eoh?” Ucap Baekhyun dengan tampang bingung.

Yesung keluar dari meja kasir.Sekilas memanggil adiknya dan kembali tersenyum pada Baekhyun.

“Kau bisa ikut aku ke lantai atas” ucapnya berjalan lebih dulu.

Pria manis bernama Byun Baekhyun itu akhirnya menurut,membuntuti Yesung di belakang,hingga mereka berdua tiba di lantai atas kafe.

Yesung membawa Baekhyun pada sebuah ruangan,ruangan smoke area itu terlihat sunyi.Yesung membuka pintu,dan terlihat lah sebuah balkon dimana disana hanya terdapat dua pasang meja dan kursi.Yesung memutar tubuh kebelakang”Duduklah” ucap Yesung menunjuk salah satu kursi dengan kepalanya.

“Kau tunggu disini” ucapnya tersenyum dan pergi.

-oo-

Baekhyun menghembuskan nafasnya.Hanya berdiri di depan sebuah kafe bernuansa putih dengan tulisan ‘Mouse Rabbit’dengan lambang kepala kelinci dan tikus untuk beberapa saat. Sekilas memperbaiki letak kacamata dan menutup kepala dengan topi jaketnya.Setelah sekali lagi menghembuskan nafas ia melangkahkan kaki,membuka pintu berwarna merah di hadapannya.

Pria manis itu tersenyum saat memasuki kafe.Interior kafe yang dominan putih itu terlihat nyaman.

Baekhyun mengedarkan pandangannya ke seluruh isi kafe.Tersenyum saat menyadari sepertinya—pengunjungnya kebanyakan wanita itu terlihat lumayan ramai saat ini.

Baekhyun berjalan kearah meja,terlihat gugup saat menyadari pria yang berada di balik meja kasir dengan stelan t-shirt hitam,blazer hitam,topi hitam dengan tulisan ‘San Fransisco’ itu tampak ramah pada pelanggannya.

Baekhyun menyapu telapak tangannya yang—entah tiba-tiba berkeringat itu di celana jeansnya sambil terus maju.Menunggu gilirannya,hingga kini ia dapat melihat namja yang lebih tua darinya itu merapikan kacamatanya.Tersenyum sekilas saat menyadari penampilan mereka hampir mirip hari ini,Baekhyun yakin siapapun yang melihat mereka pasti mengira mereka adalah saudara.

Baekhyun tertegun untuk beberapa saat,saat namja yang lebih tua itu mengangkat kapala,meski sekilas Baekhyun dapat melihatnya ‘kaget’ meski hanya sekilas karena detik berikutnya namja itu tersenyum ramah.Baekhyun memasang senyum diwajahnya,seperti anak kecil yang ingin dibelikan mainan saat namja yang tidak lain adalah Yesung ‘Super Junior’ itu membawanya ke lantai 2 Kafe.

Dan disini lah Baekhyun berada,duduk disalah satu meja di balkon kafe.

“Seorang pria yang mapan,tampan,dan—kekasih Hyonie noona” Baekhyun tersenyum kecut saat menyebut nama Hyonie “Noona kurasa kau beruntung” lanjutnya.

Baekhyun tersenyum saat angin musim panas berhembus di balkon,terasa nyaman di sore hari seperti ini.

“Apa kau suka tempatnya” seru sebuah suara membuat Baekhyun yang tengah menopang dagu menoleh ke arah suara.

Baekhyun mengangguk “Tentu saja hyung” jawabnya pada Yesung yang sudah berdiri di belakangnya membawa 2 mug bertuliskan ‘MouseRabbit’ dan satu piring Burito.

“Silahkan” ucap Yesung seraya menaruh makanan yang dibawanya.

“Ne,gamshamnida” ucap Baekhyun menundukkan kepalanya.

“Jadi…kau tidak punya jadwal hari ini?” Tanya Yesung seraya menghempaskan pantatnya tepat di kursi depan Baekhyun.

Baekhyun mengangguk seraya menyesap vanilla latte di hadapannya,tangannya mulai mengambil burito dan mengunyahnya.

“Apa hyung libur?” Tanya Baekhyun dengan mulut penuh.

Yesung mengangguk sebagai jawabannya.

Baekhyun hanya mengangguk-anggukan kepalanya,kembali menyesap vanilla latte.

Lama mereka berdua hanya diam.Baekhyun juga bingung kenapa ia merasa gugup seperti ini?bukankah 2 bulan yang lalu ia juga bersama Yesung di hari ulang tahun Hyonie noona?Ia bingung harus bicara apa?kemana ia yang selalu ramai dan tidak bisa diam itu?

“Baekhyunie”

“Ne” jawab Baekhyun refleks,tersenyum canggung pada namja yang lebih tua darinya itu.

Baekhyun lega saat melihat Yesung tersenyum tulus padanya.Lihatlah namja ini bahkan memanggilnya ‘Baekhyunie’.Akhirnya setelah menghembuskan nafasnya Baekhyun mulai bicara seperti biasa pada Yesung.
Mungkin rasa canggungnya tadi karena mereka sama-sama dekat dengan yeoja bernama Hyonie.Yeoja yang membuat Baekhyun jatuh cinta untuk pertama kali dan membuatnya patah hati juga.

Setelah beberapa saat Baekhyun dan Yesung bicara panjang lebar.Mereka membicarakan banyak hal.Mereka bicara tentang musik,tehnik vocal,hingga kegiatan wajib militer Yesung.

“Ah…Baekhyun-ah,bagaimana kalau kita foto bersama?” Ajak Yesung tiba-tiba. Baekhyun mengangguk setuju.

Yesung memanggil Jong Jin yang kebetulan lewat di smoke area.Memintanya mengambil foto mereka berdua.

“Kenapa kita terlihat mirip?” Ucap Yesung tertawa saat melihat hasil fotonya.

Baekhyun mendekat “Ne,majayo” ucapnya terkekeh.
Dan akhirnya mereka berdua pun tertawa bersama.

“Apa hyung akan mengupload foto itu pada jejaring sosial?” Tanya Baekhyun saat melihat Yesung membuka salah satu akun jejaring sosialnya.

Yesung mengangguk “Aku suka mengabadikan moment-moment seperti ini” jawabnya tersenyum,tangannya terlihat sibuk mengetikkan beberapa kata di foto itu.

Baekhyun hanya meringis melihat Yesung.Ia merasa akan ada seseorang yang datang sebentar lagi setelah foto itu berhasil di upload.

-oo-

Hyonie baru saja memasuki sebuah bus.Ia mengeluh pelan,merasa pekerjaannya sangat banyak akhir-akhir ini.

“Kenapa kami tidak diperbolehkan pulang sebelum jam pulang?” Erangnya kesal,menghempaskan pantatnya pada kursi penumpang.Hari sudah mulai senja saat Hyonie melihat keluar melalui jendela bus.

Hyonie menghembuskan nafas sekilas,menyenderkan punggung pada kursi dan mulai asyik dengan ponsel ditangannya.

Hal pertama yang ia lihat adalah membuka salah satu jejaring sosialnya.Kegiatan tiap Jum’at-Minggu yang selalu dilakukannya adalah melihat Timeline Yesung.Hyonie sangat hafal,kekasihnya itu pasti tengah berada di Mobit saat ini.Tersenyum ramah pada para pelanggannya.Membuat Hyonie selalu mendengus kesal,karena kekasihnya itu sangat jarang menemuinya,meskipun itu sudah weekend.

Seraya menunggu,Hyonie memejamkan matanya sekilas,terlihat memijit keningnya.
Hyonie mengangkat ponselnya yang sempat ia lupakan tadi.

“Ige mwoya?” Pekiknya saat melihat apa yang tertera pada layar ponselnya.Ia bahkan tidak perduli terhadap beberapa orang yang menatapnya aneh.

Yeoja bernama Hyonie itu terlihat syok dan mengucek matanya beberapa kali,beberapa kali memperbesar objek di ponselnya.
Dengan cermat mengamati tiap kata yang tertulis diatas sebuah foto yang di upload disalah satu jejaring sosial itu.

@shfly3424: 야성이랑박현이랑 ^^ http://pic.twitter.com/YyvSqWyURm

Setelah beberapa lama Hyonie hanya bisa menggelengkan kepalanya.Mendesis pelan “Apa yang sedang mereka lakukan?” Ucapnya pelan.

“Ahjussi,aku turun disini” teriaknya seraya berdiri.Setelah pintu terbuka dan turun Hyonie langsung menyetop taxi yang lewat.

Hyonie menghembuskan nafas dan mengipasi wajahnya dengan tangannya.Wajahnya terlihat khawatir,ia terus menggigit bibir bawahnya sepanjang perjalanannya menuju Mobit.

-oo-

Taksi menurunkan Hyonie tepat di depan sebuah toko berlogo ‘Samsung Mobile’.
Setelah membayar Hyonie memandang toko di hadapannya itu beberapa menit sebelum akhirnya melangkahkan kakinya memasuki gang kecil di belokan sebelah kiri toko tersebut.

Di tengah perjalanannya menuju ‘Mobit’ Hyonie memberikan foto yang ia dapat itu kepada sahabatnya Hanyeon.Dan harus puas melihat komentar Hanyeon di foto itu.Hyonie mendengus kesal,menekan nomor ponsel Hanyeon.

“YA!apa mereka berdua ingin membunuhku?” Erangnya saat telponnya sudah tersambung.

Terdengar Hanyeon hanya terkekeh pelan “Aku rasa Yesung oppa punya suatu rencana dibalik itu” ucap Hanyeon masih terkekeh.

“Mwo?YA!jangan menakutiku”

“Apa kau tidak melihat gaya Yesung oppa tidak seperti biasa,kau tahu—ia terlihat biasa saja”

“Hehh?biasa saja?” Hyonie menghentikan langkahnya “Chankaman” lanjutnya seraya melihat kembali foto yang baru saja ia unggah itu “Aku rasa tidak,ia sama seperti biasanya” ucap Hyonie kembali menempelkan ponsel ditelinganya.

“Apa kau yakin?entahlah—mungkin itu hanya perasaanku saja”

“Ahh…Kenapa aku menjadi gila seperti ini?bukankah aku harusnya bahagia mereka punya hubungan yang baik-baik saja” Hyonie tiba-tiba terkekeh “Hanyeon-ah,aku tahu kau pasti iri?” Lanjutnya.

“YA!aku…Oke ku akui aku memang iri,tapi…ah sudahlah,sekarang kau ada dimana?”

“Aku…” Hyonie mendongak,kaget saat menyadari ia sudah berada di depan Mobit “Aku di depan Mobit” lanjutnya.

Hanyeon tertawa sekilas “Baiklah,semoga kau baik-baik saja Hyonie-ya” ucap Hanyeon langsung menutup ponselnya.

Hyonie mendengus kesal,memajukan bibirnya kesal menatap ponsel ditangannya “Kau pikir aku akan baik-baik saja”

Hyonie mendongak melihat papan nama di hadapannya.Bangunan bercat putih dihadapannya entah kenapa terasa mencekam baginya.Lama ia hanya berdiri disana,hanya menatap pintu merah di hadapannya.

“Cogiyo,apa bisa kau minggir?” Seru sebuah suara,membuat Hyonie menoleh kearah suara dan mengerjap pada beberapa orang gadis yang ada disampingnya saat ini.

Hyonie hanya tersenyum,segera menepikan tubuhnya kesamping,membiarkan gadis-gadis itu masuk.

“Apa anda tidak masuk?” Tanya salah satu gadis yang paling akhir itu pada Hyonie.

“Eoh?ah..ne” ucap Hyonie akhirnya ikut masuk kedalam kafe.

-oo-

Yesung dan Baekhyun tengah asyik bicara,sepertinya sangat seru,hingga tidak menyadari ada seseorang diantara mereka tengah mendengus kesal seraya menaruh kedua tangannya di sisi pinggang.

“Apa yang kalian bicarakan?” Tanya sebuah suara yeoja.

Refleks,Baekhyun dan Yesung memutar kepala ke arah suara.Baekhyun langsung melebarkan matanya kaget,dan tersenyum canggung,sedangkan Yesung….

“Chagi-ya?” Seru Yesung kaget,saking kagetnya ia bahkan hampir terjatuh dari kursi yang di dudukinya.

Yesung dan Baekhyun saling memandang satu sama lain.Baekhyun hanya menaikkan kedua bahunya seraya terkekeh pelan.

Yeoja yang berdiri di tengah mereka berdua itu hanya menatap Yesung dan Baekhyun dengan tajam.Ia terlihat mempoutkan bibirnya kesal,dan dengan satu gerakan cepat ia mengambil mug Yesung.

“Americano?” Ucapnya setelah merasakan minuman Yesung seraya menjulurkan lidahnya,terlihat tidak menyukai minuman itu.

Yesung mendecakkan lidah.Berdiri dan mengambil kursi untuk Hyonie “Duduklah” ucapnya.

“Oh..Gamshamnida” ucap Hyonie basa-basi.

“Apa yang membawamu kemari noona?” Tanya Baekhyun.

Hyonie menghiraukan Baekhyun,yeoja itu malah menoleh kearah Yesung “Bisakah aku minta jus strawberry?”

Yesung mendecakkan lidah,mengacak lembut rambut Hyonie”Ne arraseo,gongju-nim” ucapnya seraya berdiri dan pergi meninggalkan Baekhyun dan Hyonie.

-oo-

Hyonie melihat sekeliling kafe dengan teliti,namun ia tidak menemukan Baekhyun maupun Yesung duduk diantara para pelanggan yang notabene wanita itu.

Hyonie menolehkan kepalanya kearah kasir dan mendapati Jong Jin yang menjadi kasir disana.Tanpa menunggu lagi Hyonie langsung menuju kasir,untunglah saat itu tidak ada yang tengah antri memesan ataupun membayar.

“Jong Jin-ah” panggil Hyonie pada namja dengan t-shirt putih itu.

Jong Jin mengangkat kepala,tersenyum pada Hyonie “Ah..Noona,apa kau ingin memesan sesuatu?”

Hyonie menggeleng “Aku…” Hyonie melirik ke kanan dan kiri menyakinkan dirinya kalau tidak ada orang lain di sekitar mereka “Yesung eodiya?” Lanjutnya setengah berbisik.

Jong Jing tersenyum sekilas “Oh..Hyung sedang ada tamu di lantai atas” jawab Jong Jing masih tersenyum.

“Apa—aku bisa menemuinya?”

Jong Jin menaikkan alis terlihat berpikir “Sepertinya—”

“Jebal Jin-ah,aku tahu siapa yang bersamanya saat ini” potong Hyonie.

“Baiklah,aku akan mengantar noona naik keatas” ucap Jong Jin akhirnya mengalah.Ia keluar dari meja kasir dan mengantarkan kekasih hyungnya itu ke lantai atas.

“Itu mereka” ucap Jong Jin seraya menunjuk Yesung dan Baekhyun yang terlihat asyik bicara di balkon kafe.

“Gomawo Jin-ah” ucap Hyonie tersenyum seraya menepuk pelan pundak Jong Jin.

Hyonie menoleh sekilas mengamati ruangan dimana ia berada “Smoke area” gumamnya seraya melangkah menuju balkon.

“Ck!apa yang tengah mereka bicarakan?” Ucap Hyonie melihat kedua orang namja yang hampir mirip penampilannya hari itu.

“Jadi—untuk apa aku mengkhawatirkan mereka?aku,Baekhyun dan Yesung memang baik-baik saja kan?” Gumam Hyonie menggeleng pelan.Tangannya mendorong pelan sebuah pintu yang menuju balkon.Ia mendengus kesal saat melihat 2 orang namja dihadapannya saat ini.

Hyonie memajukan tubuhnya,menyusupkan kepalanya diantara Yesung dan Baekhyun “”Apa yang kalian bicarakan?” Tanyanya,membuat Yesung dan Baekhyun kaget dan menoleh kearahnya.

Hyonie hampir tertawa melihat ekpresi Yesung dan Baekhyun,namun ia menahannya,menggantinya dengan tatapan curiga.

Setelah Hyonie duduk dan meminta jus pada Yesung,ia memutar kepala kearah Baekhyun.Tersenyum sekilas seraya menaruh tas tangannya.

“Apa tidak sebaiknya aku yang bertanya seperti ini ‘Apa yang membawamu kemari Byun Baekhyun-ssi?’ ” Ucap Hyonie.

Baekhyun hanya tersenyum canggung seraya menggaruk belakang lehernya “Itu…aku hanya iseng dan tidak ada kerjaan,dan—dari dulu—noona tahu—aku sangat ingin bicara pada Yesung hyung,membicarakan—kau tahu—musik—tehnik vocal” ucap Baekhyun seraya menaikkan kedua bahunya.

Hyonie baru akan membuka mulut,namun mengurungkannya saat melihat Yesung membuka pintu dan membawakannya jus strawberry dan beberapa muffin coklat.

Hyonie tersenyum “Gomawo Yesung-ssi” ucapnya “Ah…bukankah aku tidak memesan muffin ini?”Lanjutnya seraya mengangkat satu buah muffin coklat.

Yesung memutar bola matanya “Itu bonus,kau tenang saja,aku tahu kau pasti lapar”ucap Yesung seraya tersenyum dan melihat Baekhyun secara bersamaan.

Hyonie hanya mendelik kesal,ia tidak bisa membalas ucapan Yesung,karena Yesung memang benar kalau ia memang tengah lapar saat ini.

“Ah..kau mau?” Tawar Hyonie pada Baekhyun yang langsung di jawab gelengan kepala oleh Baekhyun.
Baekhyun dan Yesung sama-sama melihat Hyonie makan dengan lahapnya.Dan tanpa mereka sadari mereka berdua menyunggingkan senyum secara bersamaan.

-oo-

Yesung menggeleng pelan seraya menutup pintu balkon “Kenapa ia tiba-tiba ada disini?” Gumamnya setengah memiringkan kepalanya,tidak mengerti kenapa kekasihnya itu bisa datang secepat itu?.

“Waeyo?” Tanya Jong Jin saat melihat Yesung masuk kedapur.

“Eoh?oh..Hyonie hanya minta jus strawberry” jawab Yesung seraya meminta salah satu pegawainya membuatkan jus strawberry.

“Ah…Jong Jin-ah,apa kau yang memberitahu Hyonie kalau bocah itu—Byun Baekhyun ada disini?” Tanya Yesung pada Jong Jin yang hendak kembali ke kasir.

“Nde?aku bahkan tidak tahu nomor telpon Hyonie noona,jadi bagaimana aku memberitahunya?apa kau bercanda menanyakan itu padaku hyung?” Jawab Jong Jin tertawa “Kalau yang mengantarnya ke atas,itu tadi memang aku” lanjutnya.

Yesung hanya tersenyum “Kau benar juga.Baiklah kau bisa kembali ke meja kasir” perintah Yesung.

“Bos,ige” ucap salah seorang karyawannya,membuat Yesung kaget dan menoleh “Ah..Ne,gomawo” ucapnya seraya menerima jus strawberry.

Yesung menaikkan alisnya sekilas,merasa ada yang kurang,ia memanggil kembali karyawannya,memintanya menaruh beberapa muffin coklat di piring.
Setelah menerima 3 buah muffin coklat di atas nampan,Yesung tersenyum,ia melirik sekilas jam di pergelangan tangannya “Aku rasa kau lapar chagi-ya” gumamnya pelan.

-oo-

Baekhyun menghembuskan nafas saat melihat sosok yeoja yang tengah duduk diantara ia dan Yesung saat ini.Yeoja bernama Hyonie itu tampak manis dengan blouse bunga-bunga dan celana putih,dengan bagian pundak yang sedikit terbuka di sisi kanannya.

Baekhyun tanpa sadar tertawa,feelingnya saat Yesung mengupload foto mereka di jejaring sosial tadi benar,bahwa pasti akan ada seseorang yang akan datang,dan itu terbukti.Hyonie datang tepat satu jam setelah Yesung mengupload foto mereka.

Baekhyun yang tengah menopang dagu dengan salah satu tangannya mengerjap saat Hyonie memutar kepala kearahnya.

“Aku benarkan?” Tanya Hyonie tiba-tiba,membuat Baekhyun hanya membeo,bingung karena dari tadi ia sama sekali tidak memperhatikan Yesung dan Hyonie bicara.Karena ia memutuskan untuk diam saja dan menghiraukan pembicaraan mereka.

“Bekhyun-ah,aku benarkan?” Tanya Hyonie lagi,kali ini dengan memukul pelan lengan Baekhyun.

“Nde?”Tanyanya bingung,menatap secara bergantian Yesung dan Hyonie,

Yesung hanya tertawa melihatnya,sehingga membuatnya merasa malu.

“Apa kau sedang tidak mendengarkan pembicaraan kami?” Tanya Yesung.

“Eoh?itu—” Baekhyun menggaruk punggung lehernya seraya tersenyum “Tidak” jawabnya akhirnya menundukkan kepala.

Hyonie terdengar mendecakkan lidah “Aku bilang,kalau Yesung salah mengetik namamu” ucap Hyonie seraya memperlihatkan ponselnya pada Baekhyun.

Baekhyun mengerjap “Jinja?” Tanyanya seraya mengambil ponsel Hyonie.

Setelah membaca dengan seksama,Baekhyun memasang wajah sedih “Hyung,namaku 백현(Baekhyun) bukan 박현(Bakhyun)” ucap Baekhyun memasang wajah sakit hati “Apa hyung membenciku?”

“A…aniyo,aku hanya—” Yesung terlihat tidak enak seraya mengibaskan tangannya di depan dada.

“Typo” ucap Hyonie terkekeh.

Yesung mendelik kesal kearah Hyonie dan mendapatkan tatapan ‘mwo?’ Dari Hyonie.

“Mianhe Baekhyun-ah,aku tidak sengaja melakukannya” ucap Yesung meminta maaf.

Baekhyun akhirnya tertawa karena tidak tahan melihat ekpresi Yesung “Ne,gwenchana hyung” ucapnya terkekeh pelan.

Yesung mendesis kesal “YA!apa kalian sengaja melakukan ini?” Ucap Yesung pura-pura memasang wajah marah.

Hyonie dan Baekhyun hanya menaikkan kedua bahu mereka secara bersamaan dan tertawa.

-oo-

“Hyung,apa kau tahu kebiasaan Hyonie noona akhir-akhir ini?” Tanya Baekhyun sesaat setelah mereka bertiga tertawa bersama tadi.

Yesung mengangguk “Aku sangat tahu,dasar muka bantal” ucap Yesung terkikik pelan seraya melihat Hyonie yang langsung mendaratkan tatapan pembunuh.

“YA!”Teriaknya kesal,Hyonie mengerucutkan bibirnya kesal,melihat secara bergantian Yesung dan Baekhyun.

“Ku rasa hyung pasti di tinggal tidur saat hyung menelpon ataupun sedang chat dengan noona kan?” Tanya Baekhyun lagi.Namja manis itu semakin bersemangat memojokkan Hyonie.

Kembali Yesung mengangguk “Ne,majayo.Ah…apa ia juga melakukan itu padamu?”

Baekhyun mengangguk seraya menahan tawa.Dan satu lagi…

“Ah…kenapa pekerjaanku banyak sekali akhir-akhir ini?kenapa bos ku sekarang kejam,tidak membiarkan anak buahnya pulang lebih cepat” ucap Baekhyun dan Yesung secara bersamaan.Membuat Hyonie hanya mendengus kesal seraya mengerucutkan bibirnya.

Hyonie memutar bola matanya,kesal “Apa semua itu lucu?” Ucapnya.

Yesung dan Baekhyun saling memandang dan mengangguk secara bersamaan.
Yesung baru akan membuka suara,namun mengurungkannya saat mendengar ponsel Hyonie berdering nyaring.

Hyonie yang terlihat kesal langsung berdiri,terlihat merogoh saku celananya,mendesis kesal saat noda muffin coklat ditangannya menempel di celana putihnya “Aish..aku harusnya membersihkan tangan ku dulu”

Baekhyun mengerjap.Terlihat mengambil tisu dan memberikannya pada Hyonie.
Hyonie berterima kasih sekilas seraya menaruh ponsel di telinga kanannya.

“Yoboseyo” “Ah..Appa,waeyo?” Hyonie menghentikan kalimatnya melihat Baekhyun dan Yesung secara bergantian,dan melanjutkan kembali pembicaraannya.

“Ah,,Matda,mianhe appa,aku akan segera pulang” “Ne,arraseo”

Hyonie mengakhiri pembicaraannya,menaruh ponsel kembali ke dalam saku celananya.

“Kenapa kau menaruh ponselmu disitu?” Protes Yesung.Tanpa basa basi kekasih Hyonie itu merogoh saku celana Hyonie,mengambil paksa ponsel yang sudah masuk separu ke dalam celana itu “Kau harusnya menaruhnya disini” ucap Yesung menekankan setiap kata seraya mengambil tas tangan Hyonie,menaruh ponsel itu ke dalam tasnya.

Disisi lain Baekhyun hanya bisa menatap pemandangan di hadapannya dengan menghembuskan nafas.Sekilas namja manis itu terlihat iri melihat Yesung dan Hyonie.

“Apa itu ayah noona?” Tanya Baekhyun mengalihkan pandangan,menatap Hyonie yang tengah berdiri.

Hyonie mengangguk “Geurae” jawabnya singkat.

“Tapi…bukankah ayah noona ada di Indonesia?”

Hyonie tersenyum singkat “Beliau memutuskan untuk pindah dan menemaniku disini.Setelah Youngie pergi ke Jepang,ayahku langsung terbang ke Korea,memutuskan untuk bekerja disini.Beliau akhirnya menerima tawaran untuk menjadi kepala bagian disalah satu cabang perusahaan mesin disini” jelas Hyonie panjang lebar.

“Kenapa kau tidak pernah cerita” tanya Yesung dan Beakhyun secara bersamaan.Mereka diam untuk beberapa menit saat menyadari menanyakan hal yang sama dengan intonasi yang sama,sebelum akhirnya mereka tertawa pelan dan menggelengkan kepala.

Hyonie yang masih berdiri kaget,ia mengerjap beberapa kali “Apa…aku belum menceritakannya?” Tanyanya seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Melihat Yesung dan Baekhyun secara bergantian.

“Kau tidak pernah menceritakannya” ucap Yesung terlihat memutar bola matanya.

“Ne,kau juga tidak pernah menceritakannya padaku” timpal Baekhyun ikut-ikutan.

“Err…ku rasa aku sudah menceritakannya—mungkin—” Hyonie bergumam sendiri seraya mengingat-ingat.

“Chagi-ya” “Noona-ya” seru Yesung dan Baekhyun secara bersamaan.Terdengar dari suara mereka yang tidak sabaran.

Hyonie mengernyit “Belum…” Ucap Hyonie menghiraukan seruan Yesung dan Baekhyun “Lalu aku pernah menceritakan ini pada siapa?” Lanjutnya setengah bergumam.

Kesal,Yesung dan Baekhyun menarik Hyonie,hingga yeoja itu kembali duduk di kursinya.

Hyonie mendelik kesal “Arraseo,aku salah karena tidak menceritakannya pada kalian” ucapnya “Kenapa kalian jadi seperti ini?bukan salahku kan kalau aku tidak menceritakan ini pada kalian,eoh?kalian—” Hyonie menghentikan kalimatnya beberapa detik “Bukankah kalian—ani,kita bertiga sama-sama sibuk sekarang” lanjutnya,terlihat kesal dan melipat tangan di depan dada.

Hyonie melirik sekilas Yesung dan Baekhyun disini kanan dan kirinya,diam menunggu kedua namja itu bersuara.
Setelah beberapa menit ke dua namja itu tidak bersuara sama sekali,mereka berdua hanya menundukkan kepala.Hyonie mendecakkan lidah “Sudahlah,aku pulang lebih dulu,ini sudah jam 7 malam,dan ayahku belum makan” ucapnya seraya berdiri.

Hyonie baru akan memutar tubuh,namun gerakannya terhenti karena Yesung menahan lengannya “Mianhe chagi-ya” ucapnya pelan.

“Noona,aku—juga minta maaf” ucap Baekhyun juga.

Hyonie hanya menghembuskan nafas,terlihat tersenyum “Gwenchana,tadi—aku hanya bercanda” ucapnya terkekeh pelan,sehingga membuatnya mendapatkan tatapan pembunuh dari Yesung dan Baekhyun.

Hyonie menjulurkan lidahnya.Memeluk Yesung dan Baekhyun secara bersamaan,menaruh kedua tangannya di pundak ke dua namja itu “Mianhe” ucapnya masih tertawa,sebelum akhirnya melepaskan tangannya.

Yesung tersenyum,memeluk Hyonie dalam pelukannya “Hati-hati dijalan,salam untuk abonim,dan maaf aku tidak bisa mengantarmu pulang kali ini,kau tahu kan aku punya tamu” ucap Yesung melirik Baekhyun yang berada tepat di belakang Hyonie.

Hyonie mengangguk dan tersenyum.
Yeoja itu akhirnya memutar tubuh meninggalkan Yesung dan Baekhyun.Sebelum benar-benar pergi Hyonie masih sempat berbalik sekilas “Ku harap kencan kalian menyenangkan,dan maaf karena telah mengganggu” ucapnya tertawa.

Yesung dan Baekhyun saling memandang “YA!KAMI TIDAK KENCAN” teriak mereka secara bersamaan.

Hyonie tertawa “Ku rasa aku akan mengundang kalian makan malam suatu hari nanti” ucapnya lagi sebelum akhirnya berpaling dan pergi meninggalkan ‘Area Smoke’ itu.

-oo-

Yesung masih dapat melihat Hyonie keluar Mobit.Tersenyum seraya melambaikan tangannya pada Hyonie yang terlihat mendongak keatas dan melambaikan tangannya juga.

“Hari yang aneh” gumamnya pelan.

-oo-

Baekhyun tersenyum,meneriaki yeoja yang baru saja bersamanya tadi,saat yeoja itu mendongak keatas dan melambaikan tangan padanya.

“Aku senang kau bisa ada disini bersama kami disini,meski hanya sebentar” ucap Baekhyun dalam hati.

-oo-

Baekhyun dan Yesung tersenyum satu sama lain.

“Aku rasa,aku tidak akan mengupload foto kita lagi di jejaring sosial” ucap Yesung tertawa pelan.

“Ne,hyung harus hati-hati,ku rasa kau tahu kalau Hyonie noona sangat gila internet” jawab Baekhyun santai seraya menaikkan kedua bahunya.

Yesung mengangguk setuju dan merangkul pundak Baekhyun “Khaja,aku akan mentraktirmu waffel” ucap Yesung yang dijawab anggukan oleh Baekhyun.

Mereka berdua terlihat keluar dari balkon menuju lantai 1 dengan tangan Yesung yang masih merangkul pundak Baekhyun.

-oo-

Hari yang aneh menurut Yesung.

Hari yang membuat frustasi namun membuat Hyonie senang melihat dua orang ‘Bias’nya setidaknya—akur.

Hari yang menyenangkan meski agak canggung pada awalnya,namun itu membuat Baekhyun bahagia,bisa bicara dan bercanda bersama best vocal ‘Super Junior’ seperti Yesung dan mendapat banyak ilmu.

Angin musim panas masih berhembus,membuat perasaan orang-orang menjadi hangat.

Hyonie melangkahkan kakinya dengan riang seraya bersenandung.Yesung dan Baekhyun yang kembali asyik dengan pembicaraan mereka di Mobit.
How a beautiful life ^^

The End~~

Bonus pic from Yesung and Baekhyun ^^
BUljW6NCcAAX4qt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s