Special Gift For Hyonie Birthday

Title : “Special gift for Hyonie Birthday” ||Author : tutimutz || cast : Yesung,Byun Baekhyun,Jung Jinyoung,Hyonie[OC] ||Lenght : One Shot || Genre : Romance(maybe),friendship

Disclaimer : This is just fanfiction.Nothing real in this story and this is just my imagination,Don’t Like Don’t Read.Please Don’t be a SILENT READER.Thank You 🙂

Happy Reading ^^

Hyonie mengerjap beberapa kali.Menutup mata dengan punggung tangan.Mengambil ponsel yang—sepertinya sukses bergeser ke bawah bantal.Terbangun karena nada deringnya yang sangat nyaring.Menggerutu pelan.Dengan mata yang masih sedikit terpejam ia menyalakan ponsel.Ada pesan masuk.

‘Eonnie Saengil Chukhae °\(^▿^)/° selamat bertambah umur dan tambah tua ㅋㅋㅋㅋㅋ’
Hyonie membelalak lebar membaca isi pesan itu.Langsung duduk “Saengil” gumamnya pelan kembali melihat ponsel.Memutar kepala ke sisi tempat tidur.Benar hari ini 27 juli yang berarti hari lahirnya.

Pesan singkat itu dari Shin Riyeon.Sahabatnya itu pasti selalu jadi yang pertama mengiriminya ucapan selamat ulang tahun.

Hyonie baru akan membalas pesan itu namun menghentikannya saat ada sebuah pesan lagi.Masih pengirim yang sama.

From : Riyeon

“Eonnie-ya,apa kau belum bangun?Ahh..kuharap kau tidak lupa acara makan-makannya ㅋㅋㅋㅋㅋ”

Hyonie mendengus.Membalas singkat pesan itu “Ne,gomawo Riyeon-a” ketiknya singkat.

Hyonie menghembuskan nafas.Menatap sekeliling kamarnya yang sepi.Tidak ada Youngie yang biasanya setiap pagi membuatnya harus membangunkan gadis itu.Adik semata wayangnya itu sedang berada di Jepang saat ini untuk meneruskan sekolah di negeri matahari tenggelam itu.

Hyonie keluar kamar.Membuka kulkas dan meminum segelas air putih.Duduk di kursi.Kembali menatap sekeliling dapur.Menghembuskan nafas lagi.Dan akhirnya memutuskan untuk mandi.

-oo-

Hyonie tersenyum menatap langit pagi.Sinar mentari bersinar cerah “Saengil Chukhae Hyonie-ya” ucapnya menyemangati diri seraya melangkahkan kaki menuju halte bus.

Sebelum tiba di halte bus,Hyonie memutuskan untuk membeli roti isi dan segelas teh hangat.Menyadari perutnya perih karena tidak sempat sarapan.

“Ahjussi,berikan aku roti isi kacang dan segelas teh hangat” pintanya ramah.Tersenyum pada ahjussi yang langsung mengambil pesanannya.

Sembari menunggu Hyonie mengambil ponsel.Tersenyum saat sebuah pesan masuk.

-From Hanyeon-

“Hyonie-ya,saengil chukhamnida (ɔ ˘⌣˘)˘⌣˘ c) wish u all the best dan semoga selalu dalam lindungan Tuhan”

Hyonie segera membalas isi pesan itu.Menghentikan gerakan tangan tiba-tiba saat mendengar suara seseorang yang entahlah—terdengar mengoceh tanpa henti.Hyonie akan memutar kepala melihat kearah suara yang ia yakin mirip suara Baekhyun itu.Belum sempat ia melihat orang itu Ahjussi sang pemilik toko roti memanggilnya “Agassi,ini pesananmu” ucapnya seraya menyerahkan satu kantung plastik dan satu cup teh.

“Ah..ne” ucap Hyonie seraya mengambil pesanannya.Mengecek isi plastik itu. Tersenyum hangat pada ahjussi yang memberikannya bonus 1 buah roti keju.Berterima kasih dan membayar.

Hyonie baru akan membuka pintu toko roti namun menghentikan gerakan tangannya.Penasaran dengan suara yang tadi di dengarnya.Mengedarkan pandangan ke dalam toko roti.Menaikkan alis bingung saat merasa tidak ada seorangpun yang di kenalnya.

“Sepertinya aku salah dengar.Lagipula mana mungkin seorang Byun Baekhyun sepagi ini berada di sini?dorm anak itu kan lumayan jauh dari sini,tapi…Ah sudahlah aku mungkin sedang berhalusinasi” pikirnya dalam hati.Menaikkan kedua bahu acuh dan melangkah pergi.

-oo-

Siang hari Hyonie keluar makan siang.Makan di restoran dekat kantor.

Saat sedang asyik menikmati suasana kafe yang bernuansa cream itu ponselnya berdering keras.Dengan cepat Hyonie mengambil ponsel dari dalam tas selempangnya.Buru-buru karena orang-orang menatapnya dengan tatapan ‘Kenapa orang ini?’ Menggaruk kepalanya yang tidak gatal seraya menundukkan kepala.

“Yoboseyo?” Sapa Hyonie

“Eonniiieeee….bagaimana dengan makan-makannya?ku harap kau tidak lupa ㅋㅋㅋㅋㅋ ” terdengar Riyeon terkekeh di ujung sana.

Hyonie tersenyum seraya menggelengkan kepalanya pelan “Dasar anak ini.Eummm…bagaimana ya?ini akhir bulan,keuanganku sedang sekarat”

“YA!!eonnie,pokoknya aku tidak mau tahu,kau tahu kan aku sekarang di Jepang dan jarang pulang.Jadi—apa salahnya mentraktir ku makan saat hari ulang tahunmu,bukankah tiap tahun kita melakukannya.Bukan hanya ulang tahunmu saja,tapi juga ulang tahunku dan Hanyeon.” Ucap Riyeon panjang lebar.

Hyonie mendelik kesal menatap ponselnya yang berada di telinga “Ne,arraseo arraseo”

Setelah terdengar tawa membahana di ujung sana.Hyonie menekan tombol rejec.Tersenyum.Terlihat sudah menyusun sebuah acara.

-oo-

Hyonie keluar kantor melangkahkan kaki.Mendesah pelan.Menatap langit yang sudah mulai gelap.Menundukkan kepala.Mengetuk-ngetuk pelan jalanan dengan kaki.

Hyonie mengambil ponsel.Mendengus kesal pada layar ponsel yang menampilkan wajah seseorang “Apa kau bahagia?apa kau makan dengan baik?kenapa sama sekali tidak menghubungiku?” Ucapnya bicara sendiri.

Menghembuskan nafas berat.Menatap sekililing.Melirik sekilas jam yang tertera pada ponsel “Baru pukul 4sore” ucapnya pelan.

Hyonie menaiki sebuah bus yang menuju Cheongdamdong.Memutuskan untuk jalan-jalan di sana.

-oo-

Hyonie masuk pada sebuah pusat perbelanjaan terkenal di Cheongdamdong.Berjalan mengikuti kemana pun arah kakinya melangkah.Mencoba beberapa makanan.Tersenyum sendiri “Suram” ucapnya mendengus geli.

Hyonie terus berjalan menikmati suasana pusat perbelanjaan yang mulai ramai.Maklum sudah memasuki akhir pekan.Hyonie menaikkan alis bingung saat sadar ia sudah berada di dalam salah satu toko elektronik “Sejak kapan aku masuk kemari?” Gumamnya seraya melihat sekeliling “Sudahlah.Sudah terlanjur ini” lanjutnya kembali asyik melihat beberapa alat elektronik.

Merasa sudah puas,Hyonie memutuskan keluar.
Hyonie baru akan melangkah keluar counter saat tidak sengaja seseorang menabraknya.

“Awww…” Seru Hyonie mengelus pelan jidatnya “YA!!apa kau tidak melihat, eoh” serunya marah.Hyonie mengangkat kepala “Neo…”Ucapnya pada sosok namja di hadapannya.Kata-kata yang hendak ia lontarkan hilang begitu saja.Bukan karena senyum namja itu,tapi—lebih kepada postur tubuh namja itu yang tampak familiar di mata Hyonie.

Hyonie mengerjap saat menyadari namja itu sudah pergi meninggalkannya “YAAA!!”Teriaknya kesal.

Hyonie mendengus kesal.Mengentakkan kaki ke lantai.Terdiam sejenak “Jinyoung?” gumamnya seraya menggaruk dagu yang tidak gatal “Tapi—mana mungkin?bukankah anak itu sedang sibuk dengan jadwalnya?”

Hyonie menggeleng keras “Aku pasti sedang berhalusinasi” ucapnya memijit pelan kepalanya “Ada apa denganku hari ini?kenapa aku melihat beberapa orang yang ku kenal hari ini?” Gumamnya pelan.

-oo-

Hyonie menatap jam dinding.Menghembuskan nafas pelan melihat meja ruang tamu yang sudah penuh dengan makanan.

“Masih jam 7 malam” gumamnya pelan seraya duduk di sofa.

Malam ini Hyonie mengundang teman-temannya untuk merayakan ulang tahunnya.Terpaksa mengambil libur karena ia repot menyiapkan semuanya.

Sudah menunggu hampir 2 jam,Hyonie mendengus kesal “Kemana semuanya?” Ucapnya seraya berdiri dan membuka pintu “Apa mereka lupa?” Lanjutnya menaikkan alis bingung.

Hyonie memutuskan untuk keluar rumah.Duduk di salah satu kursi taman.Terlihat memandang langit malam.Hanya diam melamun disana,hingga tidak sadar ia sudah satu jam berada di taman.

Hyonie menaikkan alis bingung “Ige mwoya” pekiknya terdengar marah.Melangkah masuk ke rumah.Mendengus kesal saat mendapati tidak ada siapapun yang datang.

Dengan wajah di tekuk Hyonie mulai menghubungi Hanyeon dan Riyeon,namun nihil.
Ke dua sahabatnya itu sama sekali tidak menjawab telponnya.

Hyonie yang masih berdiri di depan pintu terlihat memandang frustasi makanan yang sudah dingin itu.Menghembuskan nafasnya berat.Berjalan ke sofa dan duduk begitu saja.Wajahnya terlihat lelah,kusut,dan juga kesal.

“Eotohke?” Gumamnya masih tidak melepaskan matanya dari meja.Merebahkan tubuhnya begitu saja pada sofa dan tertidur.

-oo-

Hyonie yang tanpa sadar tertidur sayup-sayup mendengar suara di sekitarnya.Merasa terganggu,perlahan Hyonie membuka mata.
Dalam pandangan yang masih kabur sekilas Hyonie melihat wajah seorang gadis tersenyum padanya dan memanggilnya eonnie.

Senyum mengembang di sudut bibir Hyonie “Youngie-ya” ucapnya pelan kembali menutup mata tertidur.Namun baru beberapa detik ia menutup mata,ia membukanya lagi “Youngie?” Ucapnya langsung duduk begitu saja.Mengerjap saat mendapati Youngie sudah duduk di ujung sofa “Saengil chukhae eonnie-ya,mianhe kalau aku terlambat mengucapkannya” ucap Youngie pelan seraya memeluk Hyonie.

Hyonie yang masih setengah sadar hanya mengerjap.Melihat sekeliling,ternyata bukan hanya Youngie yang ada disana,di belakang Youngie ada Riyeon dan Hanyeon yang terkekeh melihatnya.

“YA!kapan kau kembali?” ucap Hyonie langsung melepaskan pelukannya pada Youngie,menatap adik semata wayangnya itu dengan tatapan curiga.
Sementara yang ditatap hanya nyengir “Jangan salahkan aku,aku hanya mengikuti ide mereka” ucap Youngie membela diri takut eonnienya marah.

Hyonie memutar kepala menatap sekitar.Melebarkan mata saat melihat ruang tamunya sudah penuh dengan orang-orang yang di kenalnya.Hyonie bahkan belum sempat berdiri saat sebuah lagu mengalun merdu dari arah pintu masuk.

Hyonie terpaku saat melihat Yesung masuk bersama Baekhyun dan Jinyoung di belakangnnya dengan kue ulang tahun dan lilin yang menyala.Perlahan masuk menyanyikan sebuah lagu ulang tahun.Mendekati Hyonie yang malam itu hanya mengenakan terusan berwarna putih dan cardigan berwarna senada.

“Happy birthday to you
Areumdaun nae sarang
Baby, only for you
Niga isseo haengbokhae
Happy birthday to you
Oneulcheoreom yeongwonhi
Baby, only for you
Urin hamkke halgeoya”

Yesung tersenyum saat lagunya sudah selesai dinyanyikan.Menyodorkan kue ulang tahun di hadapan Hyonie “Make a wish dan tiup lilinnya” ucapnya.

Hyonie hanya mengerjap, menatap namja di hadapannya yang malam itu mengenakan t-shirt biru dan topi hitam.Hanya diam dan sama sekali tidak menghiraukan ucapan Yesung yang memintanya meniup lilin.

Hyonie baru akan membuka mulut namun mengurungkannya saat Baekhyun berseru “Oh..Ayolah noona,kalau kau hanya diam nanti lilinnya habis”

Hyonie menoleh kearah suara,tersenyum,menutup mata dan dengan satu gerakan ia meniup lilinnya di bantu Baekhyun dan Jinyoung yang bertepuk tangan saat ia menyelesaikan meniup lilinnya.

“Noona,saengil chukhamnida” ucap Baekhyun langsung memeluk Hyonie erat,menepuk punggung Hyonie “Ah..akhirnya aku bisa mengucapkannya juga,apa noona tahu sejak aku mengikuti noona di toko roti kemarin,aku sebenarnya sangat ingin mengucapkannya,memelukmu dan memberikan hadiah” ucap Baekhyun panjang lebar,wajahnya terlihat sangat cerah secerah senyum yang menghiasi wajahnya.

“Jinja?jadi…” “Kemarin pagi itu benar-benar suaramu?”

Baekhyun mengangguk “Euum…Mianhe,aku harus segera keluar saat kau selesai membeli roti”

Hyonie hanya mengangguk dan berOh ria meskipun ia masih bingung dengan banyak hal.Malam ini bukan bertepatan dengan ulang tahunnya,namun apa ini?ia mendapatkan sebuah kejutan.Hyonie mendengus geli seraya tersenyum,melirik sekilas Yesung yang terlihat sibuk menaruh kue ulang tahun di meja di bantu Hanyeon.
Hyonie melihat ke sisi kiri Baekhyun “Jinyoung-a,apa kau tidak ingin mengucapkan selamat ulang tahun untukku?”

Jinyoung tersenyum seraya menggaruk tengkuknya,melirik sekilas Yesung yang-sepertinya sibuk dengan—cake,ragu-ragu Jinyoung melangkahkan kaki mendekati Hyonie,menarik Hyonie dalam pelukannya “Saengil Chukhae Hyonie noona” ucapnya pelan langsung melepas pelukannya,terlihat menjilat bibirnya sebelum kembali tersenyum.

“Jadi…” Tanya Hyonie menatap Jinyoung “Apa kau yang menabrakku di pusat belanja kemarin?”

Jinyoung hanya mengangguk “Mianhe” ucapnya “Aku hanya mengikuti aturan main” lanjutnya seraya melirik Yesung yang terlihat tertawa bicara pada Hanyeon,Riyeon dan Youngie.

Lagi-lagi Hyonie hanya mengangguk “Keunde(tetapi)…” Ucap Hyonie melihat secara bergantian Baekhyun dan Jinyoung “Kenapa kalian berdua bisa bersama ahjussi itu?” Lanjut Hyonie seraya menunjuk Yesung.

Mendengar Hyonie menyebut Yesung ahjussi sontak membuat Baekhyun dan Jinyoung tertawa “Noona,kenapa kau selalu menyebut Yesung hyung dengan ahjussi?” Ucap Baekhyun di sela tawanya.

“Ck!apa tidak boleh” ucapnya seraya membrengut.

“Eonnie,kenapa hanya diam dan asyik disana?ayo sini potong kuenya” teriak Youngie.

“Ne” ucap Hyonie seraya menarik lengan Baekhyun dan Jinyoung bersamanya menemui Youngie.

“Hyonie-ya,ayo potong kuenya” ucap Hanyeon seraya menyerahkan pisau.

“Ne,arraseo..arraseo,aku tahu kalian sudah kelaparan saat ini” ucap Hyonie terkekeh pelan “Lagipula siapa suruh datang terlalu malam” lanjutnya seraya memotong kecil kue ulang tahunnya “Vanilla” serunya saat mengangkat potongan kue itu ke dalam piring.

“Bukankah ini kue kesukaanmu?” Ucap Yesung tanpa menatap Hyonie,membuat Hyonie menoleh sekilas dan menaikkan kedua bahunya “Sepertinya” ucapnya singkat.

“Eonnie kepada siapa kau akan memberikan potongan pertama itu?” Tanya Riyeon

Hyonie tersenyum “Eumm…”Gumamnya seraya menatap sekeliling.Terlihat berpikir sejenak.Tersenyum pada Baekhyun yang terlihat menatapnya penuh harap.Mendengus saat melihat Yesung terlihat biasa saja melihatnya.

Hyonie memutar tubuh menghadap Youngie”Youngie-ya,ini untukmu” ucap Hyonie seraya menyerahkan potongan kue pada adik kesayangannya itu.Membuat yang lain menghembuskan nafas kecewa.

Tanpa menunggu lagi Baekhyun langsung menyerobot mendekat,mengambil krim pada kue “Noona” ucapnya menepuk pundak Hyonie dan—tepat saat Hyonie berpaling,Baekhyun mencolek hidung Hyonie dengan krim,membuat Hyonie memekik “Byun Baekhyun,apa yang kau lakukan?”

Baekhyun hanya menjulurkan lidah kembali mencolek pipi Hyonie dengan krim di ikuti yang lain,sehingga membuat Hyonie harus rela wajahnya penuh dengan krim kue.

-oo-

Hyonie yang sudah bersih wajahnya kembali ke ruang tamu.
Di seberangnya Yesung tersenyum menatapnya.Entahlah—namja itu terlihat sangat pendiam malam ini,bukankah ini perayaan ulang tahun Hyonie.

Hyonie menghembuskan nafasnya berjalan kearah Yesung,di hadapannya Yesung juga melakukan hal yang sama.
Tinggal beberapa langkah lagi Hyonie dan Yesung bertemu,namun berhenti saat Baekhyun tiba-tiba muncul di hadapan Hyonie.Membuat Yesung tertawa dan membalikkan tubuhnya kembali ke tempatnya.

Hyonie masih sempat melihat Yesung melalui bahu Baekhyun.Tersenyum pada Baekhyun.

“Noona,mau kah menerima hadiah ini” ucap Baekhyun seraya menyerahkan kotak persegi kecil.

“Ige,mwo?kenapa kecil sekali?” Ledek Hyonie.

Mendengar perkataan Hyonie membuat Baekhyun memajukan bibirnya,menatap Hyonie kesal “Aku hanya bisa memberikan itu pada noona,noona tahukan aku hanya artis yang baru debut satu tahun,jadi…aku tidak bisa memberikanmu hadiah mahal” ucap Baekhyun.

Hyonie tersenyum “Ne,aku hanya bercanda,gomawo” ucap Hyonie mengusap pelan pundak Baekhyun

Setelah memberikan kadonya Baekhyun kembali berbaur pada yang lain.

Hyonie melihat ke sekitar ruang tamunya.Menatap tajam pada dua yeoja yang tengah asyik bicara dan duduk di sofa.

“Jadi…” Ucapnya seraya duduk di tengah-tengah Hanyeon dan Riyeon membuat Riyeon mendengus kesal “Eonnie-ya apa yang kau lakukan?” Ucapnya seraya menggeser posisi duduknya,sementara Hanyeon hanya tertawa.

Hyonie merangkul kedua sahabatnya itu “Apa yang kalian lakukan tadi?datang larut seperti ini?”

Riyeon melepaskan pelukan Hyonie “Jangan salahkan kami,salahkan Yesung sana,ini semua idenya” ucap Riyeon.

“Riyeon benar Hyonie-ya,tadi saat aku dan Riyeon tiba di rumahmu,kami bertemu Yesung oppa tepat di depan gerbang rumahmu.Ia meminta kami untuk memberikan kejutan padamu dengan cara membiarkanmu menunggu hingga jam 10 malam” jelas Hanyeon.

“Ck!kapan ahjussi itu merencanakan semua ini?”Gumam Hyonie seraya menatap Hanyeon dan Riyeon secara bergantian.

Riyeon dan Hanyeon menaikkan kedua bahu mereka secara bersamaan “Molla?”Jawab mereka serempak seraya tertawa bersama.

Hyonie yang tengah asyik bicara dengan Riyeon dan Hanyeon,menoleh saat sebuah suara memanggilnya “Noona”

“Jinyoung-a,waeyo?” Tanya Hyonie pada sosok namja kurus yang kini tengah berdiri tepat di belakang sofa,menyerahkan kotak persegi yang dibungkusnya dengan kertas kado mengkilap “Mianhe,aku hanya bisa memberikan ini.2 hari yang lalu aku sudah membelinya” ucapnya.

Hyonie menerima hadiah itu,tersenyum “Gomawo” ucapnya berterima kasih.

Jinyoung mengangguk,menggaruk kepalanya yang tidak gatal “Baiklah,aku bergabung dengan yang lainnya dulu” ucapnya,segera membalikkan tubuh saat Hyonie mengangguk.

Malam yang tidak terduga memang,tahun ini Hyonie bersyukur karena orang-orang yang ia sayangi semua ada di hari perayaan ulang tahunnya.

-oo-

Hyonie tersenyum saat Youngie masuk kamar.Turun kembali ke ruang tamu.Kaget saat melihat Yesung masih disana,terlihat mengganti-ganti channel tv.

Hyonie berdehem sekilas,duduk tepat di sebelah Yesung,tersenyum melihat kekasihnya itu.Lihatlah namja ini terlihat kurus sekarang dan—rambutnya yang kemarin semi gundul itu kini mulai panjang.

Hyonie mengerjap kaget saat tiba-tiba Yesung berpaling “Wae?” Tanyanya.

Hyonie menggeleng pelan seraya tersenyum “Aniyo”

Yesung tersenyum.Ahh..sudah berapa lama ia tidak pernah melihat senyum itu.Satu bulan lebih sepertinya.
Tanpa sadar Hyonie menyenderkan kepalanya pada pundak Yesung.Menikmati kebersamaan mereka.

“Bogosipho” ucap Hyonie pelan masih memandang tv yang—entahlah sedang menyiarkan acara apa saat itu.Matanya memang melihat tv tapi—saat ini ia sama sekali tidak tertarik dengan acara yang disiarkan.

“Nado” ucap Yesung pelan.Seulas senyum terlihat di bibirnya.Lagi-lagi senyum itu.

Hyonie menaikkan alisnya teringat akan sesuatu “Chagi-ya,apa—kau yang merencanakan semua ini?” Tanyanya langsung memandang Yesung curiga.

Yesung menoleh sekilas,tersenyum evil dan terkekeh pelan “Ternyata mengerjai kekasih itu—mengasyikkan” ucapnya masih terkekeh,membuat Hyonie mendecakkan lidahnya kesal.

“Lagipula,aku menemukan ini di WhyStyle satu bulan yang lalu” ucap Yesung terlihat mengambil sesuatu dari saku celananya.Memperlihatkan sebuah kertas surat yang sepertinya sudah lusuh karena terlalu sering di buka.

Hyonie melebarkan matanya saat kertas itu berada tepat di hadapannya.Tanpa menunggu Hyonie langsung menyambar kertas surat berwarna biru langit itu “YA!dimana kau menemukan ini?” Pekiknya panik berusaha mengambil kertas surat biru itu dari tangan Yesung.

Yesung mengangkat tinggi-tinggi kertas itu,tersenyum jahil”Disini tertulis ‘예성—아주 많이 그리워요(Yesung—Aku Merindukanmu)’” ucapnya setengah tersenyum.

Hyonie mendengus menatap Yesung kesal.Duduk begitu saja di sofa “Kapan surat itu masuk kesana?aku yakin kalau aku tidak mengirimkannya”ucapnya seraya melipat tangan di depan dada terlihat berpikir.

Yesung duduk di samping Hyonie masih tersenyum menggoda Hyonie “Apa kau yakin dear?sekali lihat saja aku langsung tahu kalau ini tulisan tanganmu” ucap Yesung akhirnya menyerahkan kertas surat biru itu.

Meski Hyonie ingin sekali mengambil surat itu,dan membuangnya,tapi ia hanya melirik sekilas kertas itu.Dan—itu memang tulisan tangannya.Tulisan tangan yang—menurutnya sangat tidak rapi.Hyonie mendengus pelan mengingat ia tidak pernah bisa menulis huruf hangul dengan rapi.

Hyonie masih menaruh tangan di depan dada,terlihat menaikkan alis masih bingung kenapa surat itu bisa ada disana?namun detik berikutnya ia menepuk jidatnya sendiri “Aku tahu siapa yang mengirimkannya” ucapnya pelan seraya menggelengkan kepalanya tidak percaya “Awas kau Hanyeon” desisnya.

Yesung melipat kembali kertas surat itu.Mendekap Hyonie,menariknya agar lebih dekat padanya.Mengelus lembut lengan Hyonie.

Yesung tersenyum pelan,mengingat seharian itu ia merasa seperti seorang mata-mata,membuntuti Hyonie dari pagi sampai malam.
Ia bahkan tidak menyangka ia akan melakukan sesuatu-yang menurutnya gila,meminta dua orang namja yang dekat dengan kekasihnya.

~Flashback~

26 juli
Yesung tersenyum melihat mentari pagi itu.Menoleh sekilas ke arah kalender “Besok” ucapnya tersenyum melihat tanggal 27 juli yang di lingkari dengan tinta merah itu.

“Jong Jin-ah,aku keluar dulu” ucapnya pada Jong Jin yang tengah asyik menyesap ice milk cappucino nya.

“Eodiga?”

“Menemui teman”

Jong Jin mengangguk mengerti “Aku akan menunggu disini”

Setelah mengangguk dan menepuk pelan pundak adiknya Yesung keluar mengambil Hoodie merah yang berada di lengan sofa.Keluar WhyStyle.

-oo-

Yesung duduk di salah satu sudut kafe.Terlihat menelpon seseorang.

“Yoboseyo” “Kalian ada dimana?” “Oh..aku melihat kalian” Yesung terlihat melambaikan tangan pada Baekhyun dan Jinyoung yang memasuki kafe.Tersenyum hangat saat keduanya sudah berada di hadapan Yesung.
“Anjaseo” ucap Yesung mempersilahkan dua namja itu.

Setelah membungkukkan badan sekilas,ke dua namja itu duduk tepat di hadapan Yesung.Terlihat sedikit canggung mereka berdua akhirnya hanya bisa menurut dan mengangguk hormat.

Yesung melihat secara bergantian dua namja di hadapannya itu “Maaf,aku memanggil kalian kemari,aku tahu kalian sangat sibuk saat ini” ucap Yesung tersenyum pada dua namja yang saat ini masih terlihat serba salah.

“Gwenchana hyung” ucap namja manis berambut silver yang tidak lain adalah Byun Baekhyun.

“Apa aku bisa minta tolong?”

Kedua namja di hadapan Yesung itu saling pandang satu sama lain “Tentu saja” ucap mereka bersamaan.

Yesung tersenyum sekilas”Bagus.Kalian tahu besok tanggal berapa?”Ucap Yesung seraya menyesap iced Americano.

“27 juli” jawab namja kurus berambut coklat bernama Jinyoung itu.

Yesung baru akan membuka mulut,namun mengurungkannya saat mendengar Baekhyun berseru “Ah..matda,bukankah besok…” Ucap Baekhyun gantung,terlihat melirik Yesung sekilas “Ulang tahun—Hyonie noona” lanjutnya seraya tersenyum aneh pada Yesung.

“Ah..majayo” ucap Jinyoung mengiyakan ucapan Baekhyun seraya mengangguk-anggukkan kepala “Jadi…?” Tanya Jinyoung melihat ke arah Yesung.

Yesung langsung nyengir lebar,senang karena ternyata dongsaeng-dongsaengnya ini tahu ulang tahun Hyonie.Tentu saja mereka tahu,bukankah mereka berdua sangat dekat dengan kekasihnya itu.

Setelah berdehem sekilas Yesung mulai bicara”Aku hanya ingin kalian mengikuti Hyonie seharian besok”

“Kau” tunjuk Yesung pada Baekhyun “Kapan jadwalmu kosong?aku tahu sebagai artis SM,kau pasti sangat sibuk,mulai dari bangun hingga nanti malam kan?”

Bekhyun hanya mengangguk “Ne,majayo” ucapnya singkat “Sepertinya…aku tidak ada jadwal besok pagi” lanjutnya terlihat menaikkan alis mengingat jadwalnya besok “Tapi…kalau hyung minta bantuanku aku akan membantu”

“Gomawo Baekhyun-a” ucap Yesung “Lalu,bagaimana denganmu?” Tanya Yesung seraya memutar kepala ke arah Jinyoung.

“Aku tidak ada jadwal dari siang sampai malam” jawab Jinyoung yakin.

“Bagus” ucap Yesung menganggukkan kepalanya puas”

Dan siang itu setelah memberikan tugas pada ke dua namja muda di hadapannya,Yesung memutuskan untuk kembali ke WhyStyle.

“Sepertinya aku sudah gila” ucap Yesung menghembuskan nafasnya pelan.Tersenyum melihat punggung Baekhyun dan Jinyoung yang memasuki mobil mereka masing-masing.

-oo-

Keesokan harinya Yesung bertemu dengan Baekhyun tepat di depan rumah Hyonie.Mendengus kesal karena ternyata Hoobaenya di SM itu sudah pernah ke rumah Hyonie.
Saat Yesung akan memberikan alamat Hyonie lewat telpon,namja itu dengan tegas berkata kalau ia tahu dimana rumah Hyonie.

Lihatlah namja manis di hadapan Yesung itu hampir saja mengetuk rumah Hyonie,membuat Yesung harus menatapnya tajam.

Yesung menghembuskan nafas berat saat mengetahui namja itu sangat berisik.Entahlah?bagaimana Hyonie bisa tahan dengan namja seperti ini.

Yesung tersenyum sesekali saat mendengar Baekhyun berceloteh di sebelahnya.Penasaran Yesung menoleh “Baekhyun-a,dimana pertama kali kau mengenal Hyonie?” Tanya Yesung tiba-tiba

Pertanyaan singkat namun sempat membuat namaj yang lebih muda beberapa tahun darinya itu terdiam untuk sesaat.Ia hanya mengerjapkan mata beberapa kali,terlihat salah tingkah seraya menggaruk tengkuknya “Itu…” “Ah..Hyonie noona”serunya tiba-tiba,sehingga membuat Yesung mengalihkan pandangan ke arah pandangan Baekhyun.
Dan benar Hyonie sudah keluar rumah.
Yeoja itu tampak manis dengan blouse pink dan celana jins selutut.

Meski ‘sediki’ kesal karena ia tidak bisa langsung mengucapkan selamat ulang dan harus merelakan Baekhyun mengikuti Hyonie,Yesung akhirnya hanya bisa menghembuskan nafas berat,menatap punggung Hyonie yang terlihat memasuki sebuah toko roti.Membiarkan namaj bernama Baekhyun itu berada di belakangnya,membuat Hyonie bingung sepagian itu.

-oo-

“Apa kau tahu kemana Hyonie?” Tanya Yesung pada namja kurus dengan topi hitam di sebelahnya.Matanya sibuk mencari sosok yeoja dengan blouse pink dan celana jins selutut itu di dalam pusat perbelanjaan terbesar di Cheongdamdong.Terlihat frustasi karena kehilangan sosoknya.

Jinyoung mengedarkan pandangannya “Sepertinya…noona ke arah sana” ucap Jinyoung seraya menunjuk sebuah toko elektronik.

“Khaja” ucap Yesung langsung berjalan lebih dulu.
Dan benar saja,Hyonie memang masuk di salah satu toko elektronik.Terlihat asyik mengamati beberapa ponsel keluaran terbaru.

“Hyung,sebenarnya siapa yang artis disini?kita atau Hyonie noona?”Tanya Jinyoung “Aku merasa seperti seorang stalker” lanjutnya.

Yesung tidak menjawab,ia hanya melirik sekilas pemuda kurus di sampingnya itu.Menghembuskan nafas sekilas.Ia baru saja akan membuka mulut,namun mengurungkannya saat manik matanya menangkap sosok Hyonie yang berada tepat di belakang Jinyoung.Tanpa pikir panjang lagi Yesung langsung mendorong Jinyoung,sehingga membuat namja itu menabrak Hyonie.

-oo-

Yesung hanya tersenyum mendengar Jinyoung menggerutu di sampingnya.Pemuda kurus berambut coklat itu tidak terima karena membuat Hyonie memakinya.

“Hyung kau keterlaluan” ucap Jinyoung dengan wajah di tekuk.Tangannya sudah siap membuka pintu mobil Yesung.

“Mianhe” ucap Yesung santai seraya masuk mobil lebih dulu.

“Ck!lupakan,karena hari ini ulang tahun Hyonie noona,aku memafkan hyung,dan-aku tidak akan membantu hyung lagi” ucapnya mendengus kesal seraya menghempaskan pantatnya di jok mobil.

“Gomawo Jinyoung-a” ucap Yesung singkat langsung menancap gas meninggalkan area parkir Cheongdamdong.

~flasback end~

Dan di sinilah Yesung.Duduk bersama kekasihnya di ruang tamu,masih memeluk hangat pundak Hyonie.

“Waeyo?” Tanya Hyonie menaikkan alisnya bingung.

“Eumm..apa kau tahu?baru kali ini aku melakukan suatu hal yang sama sekali belum pernah ku lakukan?”

Hyonie menaikkan alis bingung seraya menaikkan kedua bahunya.

Yesung menghembuskan nafas “Sepertinya hanya aku namja yang dengan rela melihat kekasihnya asyik dengan beberapa namja di hari perayaan ulang tahunnya.Aku—bahkan meminta mereka untuk menjagamu selama aku tidak berada di sampingmu”

“Oh….” Ucap Hyonie seraya memasang ekspresi terkejut yang dibuat-buat,sehingga membuat Yesung geli melihatnya “Keumanhe” ucapnya seraya mengacak lembut rambut Hyonie.

Hyonie mendelis kesal.Merapikan rambutnya yang agak berantakan dengan tangannya.

Hyonie yang masih asyik merapikan rambutnya seraya menggumamkan sesuatu itu kaget saat Yesung yang sudah berdiri menariknya berdiri,hingga masuk ke dalam pelukannya.

Hyonie hanya mengerjap beberapa kali.Detak jantungnya mulai tidak beraturan,membuatnya-sedikit sesak nafas untuk beberapa saat.Ia dapat mencium wangi khas tubuh kekasihnya itu,dan tanpa sadar sebuah senyum sudah melengkung indah dibibirnya.

“Chagi-ya” ucap Hyonie pelan.

“Mmm…”

“Apa kau tahu?hadiah apa yang paling ku inginkan?Aku…hanya menginginkan kau selalu ada di hari ulang tahunku,memelukku seperti ini” ucap Hyonie seraya menengadah menatap mata hitam Yesung yang juga menatapnya lembut dan mengangguk.

“Please stay like this forever, inside me
Ucap Hyonie pelan kembali membenamkan kepalanya di dada Yesung,memeluk erat kekasihnya itu.

Yesung melonggarkan pelukannya,menaruh kedua tangannya di kedua sisi kepala Hyonie.Menariknya pelan dan mengecup lembut kening Hyonie “Saengil Chukhae” bisiknya lembut “I thank God for bringing the beautiful you down here” ucapnya dalam hati.

“To me, there’s no one else but you. You’re the only one that makes me smile”ucap Yesung pelan seraya mengeratkan pelukannya.

-Fin-

Note : kelar XD aneh? pasti,bingung? Aku juga ㅎㅎㅎㅎㅎ mianhe *bowing*
Credit lagu happy b’day dan quotesnya itu dari lagu B.A.P “Happy Birthday”

Iklan

4 pemikiran pada “Special Gift For Hyonie Birthday

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s