White Day -Hyonie Side-

whitedaytarta

Title : White Day -Hyonie Side- |Author : tutimutz | Lenght : One Shot | Cast :
Yesung,Baekhyun,Jinyoung,Hyonie

Disclaimer : This is just fanfiction.Nothing real in this story and this is just my imagination,Don’t Like Don’t Read.Please Don’t be a SILENT READER.Thank You🙂

Happy Reading🙂

Hyonie baru saja selesai sarapan,seperti biasa ia akan pergi ke tempat kerja “White Day” gumamnya saat melihat kalender.Hyonie hanya menggeleng pelan “Seperti tahun-tahun kemarin,tidak ada yang special”ucapnya menaikkan kedua bahunya acuh.

Hyonie menghembuskan nafasnya dan kemudian seulas senyum terukir di bibir mungilnya yang berwarna pink itu.
“Aja aja fighting” ucapnya menyemangati dirinya.

Dengan satu sentakan Hyonie membuka pintu,matanya menyipit saat sinar mentari pagi menerpa wajahnya.

“Noona” seru sebuah suara sehingga membuat Hyonie mengerjapkan matanya saat melihat sesosok pria manis dengan jaket hitam tersenyum padanya dengan sebuket bunga.

“Baekhyun?” Ucap Hyonie setengah terkejut “Apa yang kau lakukan di sini?” Lanjutnya.

Baekhyun hanya tersenyum pelan dan dengan perlahan mulai melangkahkan kakinya mendekati Hyonie yang masih berdiri di depan pintu.

“Happy White Day” ucap Baekhyun seraya menyerahkan sebuket bunga mawar ke hadapan Hyonie.

Hyonie mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum akhirnya menerima buket bunga dari Baekhyun.

“Gomawo” ucap Hyonie seraya tersenyum manis.

Baekhyun juga tersenyum kemudian menundukkan kepalanya malu “Ah..”Seru Baekhyun tiba-tiba.

“Waeyo?” Tanya Hyonie

Baekhyun terlihat merogoh saku jaket dan sedetik kemudian tangannya sudah mengeluarkan kotak putih persegi dengan pita berwarna senada “Ige” ucapnya seraya menyerahkan kotak putih persegi itu pada Hyonie.

Hyonie menerimanya “Apa ini coklat?” ucap Hyonie seraya membolak balik kotak itu dengan kasar sehingga membuat Baekhyun melebarkan matanya “Hya!noona apa yang kau lakukan?”Ucap Baekhyun kemudian merebut kotak coklat itu dari tangan Hyonie “Apa noona tidak bisa bersikap manis seperti yeoja pada umumnya?” ucap Baekhyun menatap sebal Hyonie.

Hyonie hanya terkekeh pelan “Mianhe” ucapnya kemudian mengambil kembali kotak coklat dari tangan Baekhyun “Gomawo Baekhyun-a,aku janji akan memakannya.Ah..kecuali bunganya,karena tidak mungkin kan aku memakan bunga” ucap Hyonie terkekeh pelan.

Mendengar ucapan Hyonie membuat Baekhyun tertawa “Noona,kau ada-ada saja”
Hyonie tersenyum dan tiba-tiba memeluk tubuh Baekhyun sehingga membuat Baekhyun terkejut dan hanya bisa diam selama Hyonie memeluknya.Pelukan yang Singkat namun sempat membuat jantung Baekhyun berdegup kencang dan membuat wajahnya memerah untuk beberapa saat.

“Sekali lagi terima kasih.Aku kira hari ini akan menjadi hari yang biasa saja.Kau membuatku bersemangat pagi ini” ucap Hyonie tepat di telinga Baekhyun dan perlahan mulai melepaskan pelukannya.

“Oh..astaga aku telat” pekik Hyonie saat melihat jam di ponselnya sehingga membuat Baekhyun mengerjapkan matanya baru sadar dari keterkejutannya.

“Sebaiknya noona segera berangkat”

Hyonie menghembuskan nafasnya dan tersenyum “Kajja” ucapnya seraya menarik lengan Baekhyun.

“Kita mau kemana?” Tanya Baekhyun bingung

“Ke halte bus lah,kau pikir aku akan membawamu kemana,eoh?”

Baekhyun terkekeh pelan “Tapi aku kemari membawa mobil manager exo” ucapnya seraya menunjuk sebuah van hitam yang berada tidak jauh dari rumah Hyonie.

Hyonie menghentikan langkahnya dan memutar kepalanya kearah telunjuk Baekhyun “Hya!kenapa kau tidak bilang dari tadi,aish” desis Hyonie

“Noona tidak bertanya” ucap Baekhyun mengangkat kedua bahunya “Jadi,mari ku antar ke tempat kerja” ucap Baekhyun seraya memutar badannya dan kini gantian ia yang menyeret lengen Hyonie mengikutinya menuju mobil van.

Di belakangnya Hyonie hanya tersenyum dan mendecakkan lidahnya.

“Baekhyun-a” seru Hyonie tiba-tiba sehingga membuat Baekhyun menghentikan niatnya membuka pintu mobil

“Ne” jawabnya singkat

“Kenapa kau memberikanku bunga dan juga coklat?bukankah noona tidak memberikanmu coklat saat valentine kemarin?dan juga seharusnya kau memberikannya pada wanita yang kau sukai kan”

Baekhyun memutar matanya melihat Hyonie “Noona apa itu penting?aku memberikannya karena menurutku noona special,dan noona kan juga seorang wanita,jadi apa salahnya aku memberikannya pada noona” jawab Baekhyun menaikan kedua bahunya acuh.

Mendengar penjelasan Baekhyun membuat Hyonie menatap Baekhyun dengan tatapan pembunuh”Hya!Byun Baekhyun,jadi kau memberikanku ini semua maksudnya apa?”

Baekhyun menghembuskan nafasnya “Oh..Ayolah noona,yang penting aku memberimu bunga dan coklat kan di hari wahite day ini”

“Hya!apa kau pikir aku menginginkan semua ini,eoh” ucap Hyonie sedikit kesal.
Ia menatap Baekhyun yang hanya melihatnya dengan tampang tidak bersalah.
Hyonie mendecakkan lidahnya dan kemudian pergi begitu saja meninggalkan Baekhyun “Noona,odiga?” Seru Baekhyun mulai panik dan segera menyusul Hyonie.

Baekhyun menangkap lengan Hyonie mencegahnya untuk pergi “Mianhe” sesalnya “Aku memberikan noona bunga dan juga coklat di hari ini itu karena noona special”

Hyonie menaikkan alisnya “Special?”

Baekhyun mengangguk seraya tersenyum”Ne” ucapnya “Dan sebaiknya noona jangan marah”

Hyonie langsung tersenyum dan mengangguk membiarkan Baekhyun menarik lengannya.

Sekali “Terima kasih atas bunga dan coklatnya” ucap Hyonie tersenyum kembali mengayunkan mawar merah di tangannya.
Baekhyun hanya tersenyum pelan.
tfs_fb_baekhyun3

✽✽✽

Hyonie memandang buket mawar merah yang di berikan Baekhyun tadi pagi padanya “White Day” gumamnya pelan seraya tersenyum.
Namun sedetik kemudian senyum itu hilang dari bibirnya “Napeun namja” ucapnya melihat layar ponselnya yang memperlihatkan foto kekasihnya “Kau bahkan tidak mengucapkan happy white day padaku.Apa kau mau balas dendam karena waktu valentine kemarin aku tidak memberikanmu coklat”

Hyonie baru akan menaruh ponselnya itu ke dalam tas selempangnya,namun tidak jadi karena tiba-tiba ponselnya berdering.

Jinyoung calling….

Hyonie tersenyum dan langsung menekan tombol penjawab.

“Yoboseyo” sapanya

“Noona neo odiseo?” Tanya Jinyoung di ujung sana

“Aku masih di kantor,waeyo?”

“Bisakah kita makan siang bersama?”

“Makan siang?sekarang?hari ini?”

“Ne”

Hyonie mengerutkan alisnya bingung “Bukankah kau berada di Hongkong sekarang?”

Terdengar tawa Jinyoung sekilas “Aku sudah berada di Korea sekarang dan kuharap noona mau menemaniku makan siang”

Hyonie memutar kepalanya melihat jam dinding yang tertera di kantornya “Baiklah.Dimana kita bertemu?”

Lagi-lagi terdengar suara renyah Jinyoung tertawa di ujung sana “Sebaiknya noona melihat ke bawah”

Hyonie mengerutkan alisnya bingung,dengan ragu Hyonie membuka tirai ruangannya dan melihat kebawah,Hyonie tersenyum melihat Jinyoung ternyata sudah berada di depan kantor dan sekarang terlihat melambaikan tangan ke arahnya.

“Aigoo~~Apa kau sudah ke dorm?” Tanya Hyonie masih melihat kebawah dimana Jinyoung berada.

“Aku sudah ke dorm” jawab Jinyoung.

“Baiklah,aku segera turun.Telponnya aku tutup” ucap Hyonie kemudian mematikan ponselnya dan segera menyambar tas selempangnya.

✽✽✽

Hyonie menyipitkan matanya melihat sosok namja kurus dan jangkung yang saat ini berada tepat di hadapannya.

“Annyeong noona,kajja” sapa Jinyoung seraya membuka pintu mobil untuk Hyonie.

Hyonie hanya mengangguk “Apa kau yakin tidak lelah?” Tanya Hyonie ragu saraya menghentikan langkahnya menatap Jinyoung ragu.

Jinyoung tersenyum lebar dan menggelengkan kepalanya dengan cepat “Naega gwenchana-yo” ucapnya mantap
Hyonie menatap Jinyoung mengamatinya untuk beberapa saat,dan memang benar sepertinya Jinyoung sangat bersemangat hari ini.

45menit kemudian mereka berdua sudah tiba di salah satu restoran di kawasan Apgunjeong.

“Bagaimana showcase B1A4?” Tanya Hyonie mengawali pembicaraan

“Berjalan lancar.Ahh..Noona apa kau tahu kemarin kami baru saja dari Indonesia?dan seperti kata noona ternyata orang-orangnya ramah di sana.Aku suka berada disana” Jelas Jinyoung panjang lebar.

“Bagaimana cuacanya?apa panas?”

Jinyoung mengangguk “Ne” jawabnya

Hyonie hanya tertawa mendengarnya “Ahh..kenapa kau tidak istirahat hari ini?kalau sekedar ingin makan siang denganku bukankah masih ada hari esok”

Jinyoung menggelengkan kepalanya “Aku merindukan noona,noumu noumu bogosipo noona-ya” ucapnya memperlihat senyum yang sangat lebar pada Hyonie.

“Mwo?jinja?” Tanya Hyonie sedikit terkikik pelan.

“Hhuuummm…sudah lama sekali aku tidak bertemu noona”

Hyonie mengangguk seraya menjentikkan jarinya “Ne,majayo,kita memang sudah lama tidak bertemu” ucap Hyonie

✽✽✽

Siang itu Hyonie menghabiskan makan siangnya bersama Jinyoung.
Hyonie menghembuskan nafasnya berat “Aku harus segera kembali ke kantor.Kenapa waktu begitu cepat berjalan” keluhnya

Jinyoung hanya tersenyum menanggapi keluhan Hyonie barusan.

“Noona,kau bisa menemaniku ke suatu tempat?” Tanya Jinyoung

“Memangnya kau mau kemana?”

“Hanya mampir ke toko bunga dan coklat”

“Mwo?bunga?coklat?apa kau ingin memberikan bunga dan coklat untuk seorang yeoja?Ahh…aku ingat hari ini kan White Day,apa kau punya seorang yeoja chingu sekarang?” Tanya Hyonie penuh selidik

Jinyoung hanya tersenyum seraya menaikkan ke dua bahunya.

Hyonie menghembuskan nafasnya berat “Baiklah”ucap Hyonie seraya masuk ke dalam mobil.

Jinyoung tersenyum dan mulai melajukan mobilnya perlahan.

Setelah berkeliling lumayan jauh,akhirnya Jinyoung menghentikan mobilnya di depan salah satu toko.

“Ayo turun” ajak Jinyoung seraya membuka pintu mobil

Hyonie memiringkan kepalanya sedikit “Apa aku juga perlu ikut masuk?” Ucap Hyonie,terdengar sekali kalau ia sangat malas keluar.

“Tentu saja” ucap Jinyoung seraya berlari kecil ke arah pintu dan membuka pintu mobil untuk Hyonie “Kajja” lanjutnya dengan satu sentakan Jinyoung langsung menarik lengan Hyonie keluar dari mobil.

“Ne,araseo..araseo” ucap Hyonie mendelik kesal melihat Jinyoung.

“Noona,kau suka bunga apa?” Tanya Jinyoung saat mereka sudah di dalam toko bunga.

Hyonie yang tengah asyik mengamati mawar putih tersentak dan memutar kepalanya ke arah Jinyoung “Apa saja” ucapnya singkat kemudian kembali asyik melihat mawar putih.

Jinyoung memiringkan kepalanya melihat Hyonie,sebuah senyum terukir di bibir Jinyoung “Apa aku bisa minta mawar putih itu?” Tanyanya pada pegawai toko seraya menunjuk mawar putih yang tengah di pegang Hyonie.

“Baiklah,anda mau berapa kuntum?” Tanya si pegawai

“Terserah” ucap jinyoung tersenyum karena bingung harus minta berapa kuntum “Ah..tolong di bungkus yang cantik” pintanya

“Ne” ucap si pegawai dan segera berjalan ke arah Hyonie mengambil beberapa kuntum mawar putih.

Selama menunggu mawarnya di bungkus,Jinyoung terus mengamati Hyonie yang terlihat asyik mengamati beberapa jenis bunga.Jinyoung tersentak saat pegawai toko memanggilnya “Cogi-yo,pesanan anda sudah siap”

Jinyoung menoleh ke arah suara dan tersenyum saat melihat sebuket mawar putih yang di bungkus sangat cantik “Gamshamnida” ucapnya seraya membayar bunganya.

“Noona”seru Jinyoung

Hyonie mengangkat kepalanya “Ne,apa kau sudah selesai” tanyanya

“Sudah” jawab Jinyoung seraya menggoyangkan mawar putih yang di pegangnya pada Hyonie.

Hyonie berjalan mendekati Jinyoung sekilas melirik mawar putih yang di pegang Jinyoung “Apa pacarmu suka mawar putih?” Tanyanya spontan

“Nde?” Tanya Jinyoung

“Anio” ucap Hyonie mengibaskan tangannya ke depan dada “Sekarang kita akan membeli coklat kan?”

“Oh..kita ke toko depan” ucap Jinyoung menunjuk toko coklat yang berada tepat di seberang toko bunga.

Hyonie mengangguk “Sebaiknya kita cepat,karena-” Hyonie melirik jam di ponselnya sekilas “Aku harus segera kembali ke kantor”

“Ne,kajja” ucap jinyoung berjalan lebih dulu dan membukakan pintu toko untuk Hyonie.

“Gomawo” ucap Hyonie seraya menundukkan badannya sedikit.

✽✽✽

Hyonie dan Jinyoung terlihat asyik tertawa memilih beberapa coklat.

“Jinyoung-a,bagaimana kalau kita membeli kue ini” ucap Hyonie seraya menunjuk sebuah bolu rasa vanilla dengan hiasan coklat berbentuk hati di atasnya.

Jinyoung menatap Hyonie heran “Bukankah kita harus memberikan coklat pada hari white day,sama halnya dengan valentine kan?”

Hyonie mendecakkan lidahnya “Apa kau pikir semua wanita memberikan coklat pada valentine day?”

Jinyoung mengangguk “Aku rasa” ucapnya yakin

Hyonie menggelengkan kepalanya pelan” ani,para wanita bahkan memberikan kue untuk orang yang special di hari valentine”
Jinyoung hanya mengangguk-anggukkan kepalanya “Baiklah kita beli ini saja” ucap Jinyoung tersenyum memperlihatkan matanya yang segaris bila sedang tersenyum.

“Pilihan bagus” ucap Hyonie menepuk pundak Jinyoung “Cogi-yo,bisa kau bungkuskan ini?” Serunya pada pelayan toko.

“Ne,algeseumnida” ucap karyawan toko dan mulai membungkus pesanan mereka.

Setelah membayar belanjaan mereka,Jinyoung memutuskan segera mengantar Hyonie kembali ke kantor.Sebenarnya ia masih ingin berlama-lama dengan noona yang satu ini karena ia merasa teramat sangat merindukan yeoja yang hari itu mengenakan t-shirt coklat yang di padu dengan cardigan putih.

“Jinyoung-a phali-wa” seru Hyonie yang tanpa Jinyoung sadari sudah berada di seberang jalan dimana mobil mereka tadi terparkir.

“Ne” jawab Jinyoung mulai melangkahkan kakinya menyebrang jalan menyusul Hyonie.

✽✽✽

Jinyoung menghembuskan nafasnya berat,ia menatap sedih Hyonie yang tengah melepas seatbelt.

Hyonie menoleh sekilas pada Jinyoung “Terima kasih atas makan siangnya” ucapnya singkat.

Hyonie baru akan membuka pintu mobil namun mengurungkannya karena Jinyoung berseru “Chankaman noona-ya”

Hyonie melihat Jinyoung dengan tatapan bingung “Waeyo?” Tanyanya singkat.

Hyonie masih melihat Jinyoung yang terlihat menundukkan kepalanya,namja itu bahkan menutup matanya.

“Waeyo?gwenchana?” Tanya Hyonie seraya memegang pundak Jinyoung.

Setelah menghembuskan nafasnya Jinyoung tersenyum dan mulai mengambil mawar putih dan kue yang mereka beli tadi “Happy White Day Hyonie noona” ucapnya seraya menyerahkan bunga dan kue secara bersamaan pada Hyonie.

Hyonie melebarkan matanya “Ige mwoya?” Tanyanya bingung

Jinyoung tersenyum “Happy white day” ucap Jinyoung mengulang pernyataannya tadi.

Hyonie mengerjapkan matanya “jadi-” ucapnya gantung

Jinyoung mengangguk “Ini semua untuk noona”

Hyonie tertawa “Hya!Jung Jinyoung-” jeda “Apa kau yakin ini semua untukku,eoh?tapi-”

Jinyoung mengangguk pasti “Eumm..ini semua aku berikan untuk noona”

“Hya!kenapa kau memberikannya padaku?”
Jinyoung memutar matanya melihat Hyonie yang terlihat masih tidak percaya “Aku memberikannya karena noona special”

“Mwo?special?lagi?” Ucap Hyonie tertawa

Jinyoung menatap Hyonie heran “Special,lagi?” Gumamnya pelan
Jinyoung masih menatap Hyonie yang masih terlihat tertawa “Sepertinya Yesung hyung sudah mengucapkan happy white day untuk noona” ucapnya pelan.

“Anio,bukan seperti itu” ucap Hyonie seraya mengibaskan tangannya di depan dada “Hanya saja tadi-” Hyonie menghentikan kalimatnya dan sejurus kemudian ia tersenyum “Gomawo” ucapnya singkat kemudian mengambil bunga dan kotak kue dari tangan Jinyoung.

Hyonie keluar mobil dan masih berdiri di hadapan Jinyoung “Gomawo untuk semuanya” ucapnya menggoyangkan bunga dan kotak kue di tangannya.

Jinyoung memandang Hyonie yang akan melangkah pergi,namun Hyonie tiba-tiba memutar tubuh “Cup” Hyonie mendaratkan kecupan di pipi kanan Jinyoung “Annyeong” ucapnya tersenyum dan tanpa menunggu lagi Hyonie langsung pergi meninggalkan Jinyoung yang terlihat shock.

Jinyoung masih berdiri bersender di mobil,wajahnya masih terlihat shock.Perlahan ia mulai memegang pipi kanannya dan tersenyum “Noona,kau membuatku semakin menyukaimu” ucapnya pelan.

211184l

✽✽✽

Hyonie menghembuskan nafasnya berat hari yang sibuk dan juga menyenangkan pikirnya.Tanpa sadar Hyonie terkekeh pelan saat mengingat kejadian yang di alaminya seharian ini.

Hyonie turun dari halte bis dan harus berjalan lagi 500m ke rumahnya.Ia terlihat kewalahan membawa 2 buket mawar dan sebuah tas kecil berisi kue dan juga coklat pemberian Baekhyun dan Jinyoung.

“Aigoo~~ada apa dengan ke dua anak itu?kenapa mereka memberikan ini padaku?mwo?white day?” Hyonie mendecakkan lidahnya

Sambil berjalan Hyonie bersenandung,langkahnya terhenti karena tiba-tiba ada seseorang yang menghalangi langkahnya “Omo” kagetnya

Hyonie menghembuskan nafasnya lega saat melihat siapa orang yang mencegatnya “Chagi-ya,apa kau mau membuatku mati jantungan,eoh” ucap Hyonie pada seorang namja yang malam itu mengenakan coat coklat dan beani hitam di kepalanya yang tidak lain adalah Yesung.

“Apa kau menikmati harimu Park Sung Hyo ssi” ucap Yesung datar dengan tangan di lipat di depan dada penuh selidik.

Hyonie menghembuskan nafasnya berat “Apa bisa kita masuk?” Pintanya

Yesung menggeser posisinya memberikan jalan untuk Hyonie.
Mereka berdua berjalan menuju pintu.Tanpa meminta persetujuan Yesung,Hyonie langsung menyerahkan 2 buket bunga di tangannya pada Yesung.

“Hya!” Protes Yesung

Hyonie menoleh sekilas “Waeyo?” Ucapnya singkat kemudian sibuk mencari kunci di dalam tas selempangnya.

Yesung hanya mendesis kesal “Kenapa kau menyerahkan bunga ini padaku?”

“Chagi tidak lihat aku sedang apa,eoh” ucap Hyonie kesal

Yesung baru akan membuka mulut,namun menutupnya lagi karena Hyonie menatapnya dengan tatapan jangan-membuatku-marah.

Setelah berhasil menemukan kunci rumah,Hyonie mengambil buket bunga di tangan Yesung dengan kasar dan masuk lebih dulu ke dalam rumah.

Yesung hanya diam di tempatnya memandang Hyonie dari belakang.Yesung tersentak saat Hyonie memutar tubuhnya “Kau mau masuk atau tidak?” Tanyanya

Yesung mengerjap sekali,dua kali hanya diam tidak menjawab pertanyaan kekasihnya barusan.

Hyonie menghembuskan nafasnya “Chagi-ya” serunya sehingga membuat Yesung kaget “Ah..ne” ucapnya singkat

Hyonie menaikkan alisnya bingung kemudian menaikkan ke dua bahunya acuh berbalik meninggalkan Yesung.

“Chankaman chagi-ya” seru Yesung membuat langkah Hyonie terhenti.

“Waeyo?” Tanya Hyonie mengerjapkan matanya.

“Euumm…”

“Ah..Waeyo? Kalau kau tidak mau masuk ya sudah,aku ingin cepat masuk dan mandi,aku sangat lelah hari ini,kau tahu aku sangat sibuk di kantor hari ini,dan juga-”

“Aku ingin membawamu ke suatu tempat” ucap Yesung memotong perkataan Hyoni

“Hehh?odiya?”

“Itu-” Yesung melirik Hyonie yang masih dengan 2 buket mawar di tangannya “Sebaiknya kau tinggalkan dulu ini” lanjutnya seraya mengambil buket bunga di tangan Hyonie,menaruh bunga itu di depan pintu,tanpa menunggu persetujuan Hyonie Yesung langsung menarik lengan Hyonie “kajja”

Hyonie hanya menghembuskan nafasnya berat “Kenapa semua orang menyeretnya hari ini?” Keluhnya.

✽✽✽

Hyonie melebarkan matanya saat Yesung menghentikan mobilnya di depan sebuah cafe.Hyonie mendongakkan kepalanya,ia bisa melihat ada tulisan “Mouse Rabbit Cafe” besar di hadapannya.
Hyonie langsung melihat Yesung yang sudah melepas seatbelt “chagi-ya,apa kau mau membunuhku membawaku kemari dengan pengunjung sebanyak itu?”Ucapnya seraya menunjuk Mouse Rabbit yang hari itu terlihat penuh dengan fans Super Junior.

Yesung memiringkan kepalanya sekilas kemudian sebuah senyum mengembang di bibirnya “Tentu saja tidak”

“Lalu?”

“Kau tunggu di sini sebentar saja.Aku hanya mengambil makanan di dalam” ucap Yesung seraya mengelus pelan pipi Hyonie lembut.

Hyonie mengangguk “Arraseo” ucap Hyonie seraya menutup kepalanya dengan topi yang berada di atas dasbor mobil sehingga membuat Yesung tersenyum geli melihatnya.

15 menit menunggu Hyonie merasa bosan “Kemana ahjussi itu?sudah jam berapa sekarang ” Umpatnya kesal seraya mengambil ponselnya dari tas selempangnya.

Ketika akan menghubungi Yesung,Hyonie di kagetkan oleh seseorang yang mengetuk kaca mobil “Oh..Astaga apa itu salah itu fansnya,ishh..seharusnya ahjussi itu tidak memarkir mobil di sini”ucapnya parno sendiri

“Apa aku harus melihat siapa yang mengetuk pintu?mungkin itu si paman kura-kura.Tapi bagaimana kalau itu fansnya dan ia bertanya kenapa aku ada di mobil Yesung?Ah..eotohke”paniknya.

Sementara Hyonie masih sibuk dengan ke parnoannya,kaca mobil semakin kencang di ketuk.Hyonie masih tidak berani memalingkan wajahnya.

Hyonie tersentak saat ponselnya berdering “Omona” pekiknya.Mata belonya melihat siapa yang menelponnya dan saat melihat nama yang tertera pada layar ponselnya Hyonie menghembuskan nafasnya lega”Chagi-ya” ucapnya hampir menangis

“Kenapa kau tidak membuka kaca mobilmu?aku meminta Jongjin mengantarkan vanilla latte untukmu” ucap Yesung.

Hyonie akhirnya memalingkan wajahnya melihat orang yang dari tadi membuatnya takut.Hyonie tersenyum melihat adik Yesung tengah tersenyum padanya,memintanya membukakan kaca mobil.

“Mianhe” ucap Hyonie setelah ia membuka kaca mobil dan menerima satu cup vanilla latte yang di berikan Jongjin.

Jongjin hanya tersenyum dan ia hanya berpesan kalau kakaknya 15 menit lagi akan keluar.

Hyonie mengucapkan terima kasih pada JongJin dan kembali menutup kaca mobil seraya menyesap pelan vanilla latte yang masih panas di tangannya.

✽✽✽

“Mianhe” ucap Yesung singkat seraya melajukan mobilnya meninggalkan cafe.

Hyonie hanya mengangguk “Mau kemana kita?” Tanya Hyonie

“Kau akan tahu nanti” ucap Yesung penuh misteri.

Selama perjalanan Hyonie maupun Yesung sama-sama diam,mereka sibuk dengan pikiran mereka masing.

Yesung melirik sekilas Hyonie yang terlihat memainkan cup vanilla latte di tangannya “Siapa yang memberikanmu 2 buah buket mawar itu?” Batinnya pelan dan kembali fokus mengemudi.

Dan setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45menit Yesung menghentikan mobilnya mengajak Hyonie ke sebuah bukit kecil.

Sembari menyusuri jalan setapak yang menuju bukit,Yesung melirik sekilas Hyonie yang terlihat asyik melihat sekelilingnya,manik matanya langsung menangkap tas kecil di tangan kanan Hyonie.

“Sebenarnya apa isi tas itu?” Tanya Yesung

“Eoh!!ige?” Seru Hyonie menaikkan tas kecil di tangannya “Kau bisa melihatnya sendiri” ucapnya seraya menyerahkan tas itu pada Yesung

“Ah..tidak perlu” ucap Yesung mengibaskan tangannya di depan dada “Ah..kita sudah tiba” serunya saat melihat sebuah pohon rindang besar,di bawah pohon itu terdapat sebuah kursi kayu panjang,dan yang membuat tempat itu indah adalah cahaya lampu yang terpantul dari bangunan-bangunan di bawahnya memancarkan berbagai warna warni lampu.

Hyonie tersenyum lebar “Woahh..indah sekali” serunya seraya berlari kecil menuju pohon rindang itu “Darimana kau tahu tempat ini?” Tanya Hyonie

Yesung menghembuskan nafasnya pelan “Tadi siang” ucapnya singkat seraya menaruh kotak makanan yang tadi di bawanya dari Mouse Rabbit.

Hyonie masih tersenyum tidak melepaskan pandangannya dari kerlipan lampu-lampu bangunan yang berada di bawah bukit kecil itu.Ia merasa Seoul tampak lebih indah apabila di lihat di malam hari.Di tempatnya berdiri Hyonie dapat melihat Namsan Tower dan beberapa bangunan-bangunan tinggi lainnya.

“Apa kau senang?” Tanya Yesung seraya memeluk Hyonie dari belakang.

Hyonie mengangguk “hhuumm..sangat” ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya.

Lama mereka berdua hanya diam,Hyonie masih asyik dengan pemandangan malam itu dengan Yesung yang masih memeluknya.

“Hari yang melelahkan karena pekerjaanku yang menumpuk.Hari yang menyenangkan karena ada 2 orang pemuda tampan yang memberikanku bunga.Hari yang paling membahagiakan ketika saat ini aku bersama seseorang yang sangat aku cintai” ucap Hyonie pelan.

Yesung mengerutkan alisnya dan memutar tubuh Hyonie menghadapnya “Mwo?ada 2 orang pemuda yang memberikanmu bunga?jadi bunga-bunga itu-” ucap Yesung menatap Hyonie curiga.

Hyonie menjulurkan lidahnya seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal “Aku capek,bisa kah kita duduk” ucap Hyonie mencoba mengalihkan pembicaraan.

Yesung menghembuskan nafasnya dan membiarkan kekasihnya itu melepas tangannya meninggalkannya berdiri sendiri.

“Dari siapa?” Tanya Yesung lagi setelah ia duduk tepat di sebelah Hyonie.

“Itu-” Hyonie melirik sekilas Yesung yang masih menatapnya curiga.
Hyonie merapikan cardigannya dan berdehem sedikit “Dari Baekhyun dan Jinyoung”

Yesung melebarkan matanya “Mwo?Baekhyun?Baekhyun EXO-K?” Tanyanya hampir tidak percaya.

Hyonie mengangguk “Tentu saja,memangnya siapa lagi”

Yesung menggelengkan kepalanya tidak percaya “Lalu Jinyoung?Anggota B1A4 itu?”

Lagi-lagi Hyonie mengangguk dan tanpa rasa bersalah menyerahkan cup cappucino pada Yesung “Ige,minum lah” ucapnya santai.

“Hya!Park Sung Hyo,kenapa kau menerimanya?apa kah kau pacaran dengan salah satu dari mereka?lagipula dalam rangka apa mereka memberikanmu mawar?hari besar apa ini?”

Hyonie memiringkan kepalanya sedikit “White Day” jawabnya singkat

Mendengar White Day Yesung mengerjapkan matanya,tiba-tiba ia menyesali satu hal,ia sama sekali lupa kalau hari ini adalah 14 maret,itu tandanya White Day yang artinya saatnya para pria memberikan permen atau coklat kepada kekasihnya sebagai balasan Valentine day.

Yesung kaget saat melihat Hyonie menyodorkan potongan cake vanilla padanya “Ah..Gomawo” ucapnya singkat seraya menerima cake.

Yesung hanya menatap cake di tangannya “Chagi-ya,mianhe” ucapnya singkat

Hyonie mengerjapkan matanya “Minta maaf untuk apa?” Tanyanya bingung

Yesung menatap Hyonie “Maaf karena aku tidak mengucapkan Happy White day padamu hari ini”

Hyonie tersenyum mendengar penuturan Yesung “Gwenchana” ucapnya seraya menyuapi Yesung dengan cake vanilla “Bukankah saat valentine kamerin aku juga tidak memberikan apa-apa padamu,dan sepertinya kita juga tidak merayakan valentine day kemarin” lanjut Hyonie tersenyum lebar saat melihat Yesung membuka mulutnya lagi minta di suapi cake.

Yesung mengangguk-anggukkan kepalanya “Kau benar” ucapnya terkekeh pelan.

Hyonie menyesap pelan Vanilla latte di tangannya “Aku tidak menginginkan apa-apa padamu,aku bahkan lupa kalau hari ini White Day.Yah meski ku akui kalau aku sempat kesal saat tahu hari ini white day,tapi kekasihku tidak mengucapkannya.Tapi,asal kau selalu ada di sampingku mau itu White Day atau Vaelntine Day selama kau bersamaku semua hari terasa special”

Yesung tersenyum dan menggeser posisi duduknya sehingga ia bisa menggapai Hyonie,menarik pelan kepala Hyonie agar menyender di bahunya “Meskipun terlambat,Happy White Day” ucap Yesung

Hyonie terkekeh “Ne,gomawo.Mana coklatnya” ucap Hyonie menengadahkan tangannya

Yesung tertawa “Bukankah kau sudah mendapatkan coklat dan bunga dari dua orang”
Hyonie hanya terkekeh.
“Ah..Chagi-ya, darimana kau mengenal Baekhyun dan Jinyoung?kenapa mereka berdua memberikanmu bunga dan juga coklat?kenapa mereka tidak memberikannya pada kekasihnya dan malah memberikannya padamu?jangan-jangan mereka menyukaimu” ucap Yesung panjang lebar.

Hyonie mengangguk “ne,majayo” ucap Hyonie singkat sehingga membuat Yesung melebarkan matanya tidak percaya dengan apa yang di dengarnya “Mwo?”

Hyonie terkekeh pelan “Hmm..Ku pikir mereka memang menyukaiku,buktinya mereka bahkan memberikanku bunga pada hari ini,ㅋㅋㅋㅋㅋ”

“Ah..matda,saat aku menanyakan “Kenapa mereka memberikanku bunga?” Mereka berdua punya jawaban yang sama “Karena noona special” Ucap Hyonie “Apa kau pikir aku special” tanyanya pada Yesung.

“Special?apa yang special darimu?” Ucap Yesung tertawa

“Ck!” Hyonie menatap sebal Yesung “Baiklah,aku memang tidak special bagimu,tapi setidaknya ada 2 orang yang mengatakan itu” ucap Hyonie bangga.

Yesung menatap Hyonie lembut menangkupkan kedua tangannya di kedua sisi pipi Hyonie “Kalau kau tidak special,aku tidak akan menyukaimu kan?” Ucapnya.

Hyonie tersenyum dan memegang kedua tangan Yesung yang berada di kedua sisi pipinya “Special seperti apa?” Tanyanya

“Hmmm…Kau itu,special tukang marah,special tukang cemburu,special tukang makan,kau juga suka mengerjai orang,dan-” “Hya!” Seru Hyonie memotong perkataan Yesung.

Yesung terkekeh pelan melihat Hyonie menatapnya dengan wajah cemberut.

“Ck,apa ada yang lucu?” Ucap Hyonie

Yesung menggeleng “Anio” ucapnya singkat “Ah…cake vanilla ini enak sekali” lanjutnya seraya memasukkan satu potong kecil cake ke mulutnya.

Hyonie melirik sekilas Yesung “Itu pemberian Jinyoung” ucap Hyonie seraya menunjuk tas kecil yang tadi di bawanya .

Yesung melebarkan matanya”Mwo?Hya!Park Sung Hyo kenapa kau malah memberikannya padaku,eoh”

Hyonie mendecakkan lidahnya “Bisakah kau tidak memanggil nama lengkapku kalau sedang kesal?”

Dengan mulut masih penuh dengan cake Yesung terdengar menggumamkan sesuatu yang tidak jelas.

“Apa salahnya?cake ini sudah menjadi milikku kan,jadi terserah aku makan sama siapa saja” ucap Hyonie acuh “Ah..Happy White Day chagi-ya” lanjut Hyonie seraya mengambil coklat berbentuk hati yang bertuliskan White Day sambil tersenyum lebar.

Yesung tertawa,kekasihnya itu bisa saja membuatnya yang ingin marah malah tidak jadi marah,dan ia memang orang yang tidak bisa marah pada siapapun.

Yesung tersenyum “Ne” ucapnya singkat seraya menerima coklat yang di berikan Hyonie.

“Ah..aku masih punya coklat” ucap Hyonie teringat sesuatu.Ia terlihat mengambil tas selempangnya “Tadaa..” Ucapnya seraya mengayunkan sekotak coklat yang masih utuh “Apa kau mau?Ini dari Baekhyun”

“Mwo?coklat?apa kau mau membuatku gemuk?” Ucap Yesung

Hyonie mengangguk pasti “Yup” ucapnya tersenyum sumringah.

Yesung menghembuskan nafasnya “Kau tahu kan aku sedang diet”

“Otte?aku suka melihat pipi chubby mu,seperti ini” ucap Hyonie memperlihatkan wallpaper ponselnya.

Yesung menghembuskan nafasnya berat “Baiklah” ucapnya pasrah.Yesung tahu percuma berdebat dengan kekasihnya itu,karena semakin kau mendebatkan sesuatu ia akan punya banyak alasan.

Hyonie tersenyum dan dengan segera membuka kotak coklat di tangannya,membaginya sebagian pada Yesung.

“Yang namanya barang gratisan itu memang nikmat” ucap Hyonie terkekeh pelan seraya menengadahkan kepalanya menatap bintang-bintang yang bertaburan.

Yesung hanya menggelengkan kepalanya pelan “Dasar” gumamnya pelan.

“Chagi-ya” seru Yesung sehingga membuat Hyonie memutar kepalanya ke arah Yesung “Wae?” Tanyanya.

Yesung berdiri,memegang kedua bahu Hyonie menuntunnya untuk berdiri,dengan pelan Yesung menarik Hyonie ke dalam pelukannya.
Dalam pelukannya Hyonie hanya diam menikmati aroma maskulin dari tubuh Yesung “Sudah berapa lama ia merindukan saat seperti ini?” Pikirnya tersenyum dan semakin menenggalamkan kepalanya di dada Yesung.

icung-9

Kelar weh,ㅎㅎㅎㅎㅎ one shot yang sangat panjang, … hέhέhέhέ … mian kl aneh *bow*
Sebenarnya ff ini mau di bikin pas white day kemarin,tp karena sibuk akhirnya baru kelar di rampungin.

2 thoughts on “White Day -Hyonie Side-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s