HANYEON Diary – part 2 –

Sebelumnya daku mau ngucapin terima kasih buat Hyonie ssi aka tutimutz.Makasih udah mau editin ff ku ini.Lain kali daku minta tolong lagi yak ㅋㅋㅋㅋㅋ

Title : Hanyeon Diary -Chapter 2-

Author : @yantie-ni3z

Cast :
☆ Kim Kibum
☆ Yesung
☆ Hanyeon
☆ Hyonie

Genre : Romance,friendship

Lenght : chapter

Disclaimer : This is just fanfiction.Nothing real in this story and this is just my imagination,Don’t Like Don’t Read.Please Don’t be a SILENT READER.Thank You

^^Happy Reading^^

……………………………………………………………..
Malam ini langit malam terlihat sangat indah, itu bisa dilihat banyaknya bintang yang berkerlap kerlip. Ku tatap langit malam lewat jendela kamarku, kutarik napas berat. Kali ini aku merasa sangat kesepian, itu selalu kurasakan tiap kali aku sendirian. Kupadangi kalender dinding kamarku,21 Agustus yang kuberi tanda merah “Saengil Chukhae Kim Kibum ssi” gumamku pelan.Aku tersenyum pelan “Meskipun terlambat,paling tidak aku mengucapkannya kan.Aku sadar kalau aku hanya seorang fans beratmu,tapi kurasa aku adalah fans yang gagal,karenea akhir-akhir ini aku bahkan tidak begitu tahu berita tentang mu.Kadang aku sendiri bingung?selama ini aku mendapatkan berita tentangmu itupun dari Hyonie.Aneh bukan?” Aku tertawa kecil mengingat selama 2 tahun lebih ini Hyonie lah yang selalu memberikan kabar tentang Kibum.

Aku terlonjak kaget saat mendengar ponselku berdering dengan kencang.Perlahan ku langkahkan kakiku ke tempat tidur mengambil benda persegi berwarna pink itu.Setelah melihat siapa yang menelpon,aku pun menekan tombol penjawab.

“yoboseyo, Hyonie-ya”jawabku langsung

“Hanyeon-a, apa yang kau lakukan saat ini”tanya Hyonie dari seberang sana

“Naega?tidak ada, kenapa Hyonie-ssi”tanya ku balik

“Ehmmm,aku hanya ingin mengajakmu kesuatu tempat”balas Hyonie

“Kemana?jam segini lagi?”tanyaku bingung

Terdengar Hyonie tertawa di ujung telpon sana “Tenang saja,bukan sekarang tapi minggu depan”jawab Hyonie
“Ke acara launching album terbarunya SuJu”lanjut Hyonie

Aku hanya terdiam mendengar ucapan Hyonie, aku tidak tahu harus menjawab apa saat itu.

“Yoboseyo,Hanyeon-a,kau masih disana kan” tanya Hyonie

Aku mengerjap sekali “Ne”jawabku singkat

“Otte? kau mau menemaniku kan”tanya Hyonie lagi

“Aku……”ucap ku ragu

“Jangan bilang kau tidak bisa?jangan bilang ini gara-gara Kim Kibum?” ucap Hyonie

Aku diam sejenak“Itu..tidak,aku akan pergi bersamamu”ucapku

“Jadi yang mana yang benar,kau mau ikut atau tidak”tanya Hyonie setengah menyelidik

“Ne,ne,aku akan pergi bersamamu,arraseo” ucapkuAku melempar ponselku ke sisi kanan tempat tidur,merebahkan tubuhku diatas tempat tidur, terasa sangat melelahkan saat itu. Aku menggelengkan kepalaku keras,aku harus segera menghilangkan pikiranku tentang Kim Kibum. Karena terlalu mengantuk aku pun mulai menutup mataku yang sudah terasa berat.

–00–

Saat ini aku berada di rumah Hyonie,karena sesuai janjiku kemarin aku akan menemani Hyonie ke acara fansigning Super Junior. Aku menatap Hyonie yang sudah siap “Kau hanya mengenakan ini?” Tanyaku saat melihatnya hanya mengenakan t-shirt hitam bertuliskan Super Junior dan celana Jeans.
Hyonie melihat kembali penampilannya dan dengan santai menjawab “Ne,wae?”

“Ani” kataku kemudian berjalan lebih dulu ke arah mobil.

Dan saat ini kami berdua sedang berada di jalan menuju tempat di adakannya fansign,sekilas ku lihat Hyonie di sebelahku,aku tersenyum geli melihatnya,Hyonie hanya membawa poster Super Junior dan satu lembar foto Yesung “Hyonie-ya,kau tidak membawa album Suju?” Tanyaku tanpa mengalihkan pandanganku dari jalanan.

“Ani,lagipula aku tidak sempat membeli albumnya,aku hanya ingin bisa melihatnya secara langsung.Bagiku itu saja cukup,dan lagipula album Suju terlalu mahal” ucap Hyonie terkekeh pelan.

Aku tersenyum mendengar penuturannya dan juga merasa iri dengannya,karena dia akhirnya bisa bertemu dengan Idolanya,bisa melihat secara langsung.Tanpa sadar aku mendesah pelan.

–00–

Aku berdiri di ujung koridor sebuah gedung bertingkat,di sekelilingku ada banyak ELF yang terlihat antri,membawa berbagai macam benda di tangan mereka,di tengah-tengah barisan itu terlihat Hyonie tersenyum padaku dan melambaikan tangannya padaku. Di paling depan antrian sana,terlihat para member Super Junior duduk berjejer.

Aku melihat kembali antrian para fans Suju “Sepertinya Hyonie masih lama” pikirku
Terlalu lama berdiri membuat kaki ku mulai terasa pegal,aku memutuskan untuk duduk di salah satu kursi panjang yang terdapat di koridor.
Ku hempaskan pantatku di kursi “Waahh…ternyata begini rasanya menghadiri acara fansign” kataku bicara sendiri.

Sambil menunggu aku memijit pelan kakiku yang terasa pegal.Saat sedang asyik memijit kakiku,tiba-tiba aku mendengar suara yang sudah tidak asing lagi di telingaku,dengan cepat aku mamutar kepalaku ke arah suara,disana tepat di arah jam 12 aku melihat seorang namja bertopi hitam sedang bicara dengan salah satu staf Super Junior,Namja yang wajahnya hampir tidak terlihat itu terlihat sesekali tertawa pada orang yang ada di hadapannya.
Tanpa sadar aku sudah berdiri dan perlahan kaki ku mulai melangkahkan kakiku tempat namja itu berada.namun baru beberapa langkah aku menghentikan langkahku saat mendengar Hyonie memanggil namaku.

“Hanyeon-a”panggil Hyonie, akupun memalingkan badanku melihat Hyonie yang berjalan mendekatiku.

Hyonie menatapku heran “Apa yang kau lakukan disini, dari tadi aku mencarimu,ternyata kau ada disini”

“Mian,tadi aku merasa sangat lelah berdiri terus jadi aku mencari bangku kosong”balas ku sambil menunjuk bangku yang tidak jauh dari kami saat itu
Hyonie mengikuti arah telunjukku,Hyonie manaikkan alisnya bingung menatapku “Lalu,kenapa kau ada disini?”tanya Hyonie

“Itu…aku hanya ingin jalan sebentar saja”jelasku kemudian aku melihat kembali tempat dimana aku melihat seseorang yang sangat mirip Kibum tadi.Tanpa kusadari Hyonie juga melihat kearah yang sama denganku “Siapa yang sedang kau cari?” Suara Hyonie membuatku memutar kepalaku kearahnya,aku buru-buru mengalihkan pandanganku “Anio” kataku kemudian.

Aku memutuskan untuk tidak menceritakannya pada Hyonie kalau tadi aku baru saja melihat Kim Kibum?alisku berkerut samar “Apa aku salah lihat?” Gumamku pelan.

“Nde?” Hyonie kembali menatapku dengan bingung

Aku baru akan membuka mulutku namun ku tutup kembali karena detik berikutnya Hyonie sudah menarikku keluar lobi ” Khaja,kita makan dulu sebelum pulang ke rumah” ucap Hyonie terus menarik tanganku.

Aku hanya bisa melangkahkan kakiku mensejajarkan posisiku pada Hyonie tanpa sepatah katapun. Namun tanpa Hyonie ketahui, aku melihat dua namja yang saat itu masih asyik bicara.Aku tersenyum “ternyata memang benar dia” gumamku setelah melihat namja itu memutar kepalanya

“Mwo?” Tanya Hyonie tiba-tiba menghentikan langkahnya

Aku mengibaskan tanganku ““ah tidak, oh iya bagaimana apa kau mendapatkan tanda tangan Yesung oppa”ucap ku mengalihkan perhatian Hyonie

Hyonie tersenyum bangga “Tentu saja,bwa!” Hyonie mengangkat foto yang sudah di tandangani Yesung “Aku juga mendapatkan tandangan member yang lain” kali ini Hyonie memperlihatkan poster yang tadi di bawanya.

Aku bertepuk tangan pelan “Chukhae” kataku ikut senang.

–00–

Setelah dari acara itu, Hyonie membawaku kesalah satu café yang tidak jauh dari tempat itu. Sesampainya disana kamipun duduk disalah satu meja café dan memesan pada pelayan. Aku maupun Hyonie hanya diam satu sama yang lainnya, seperti biasa Hyonie selalu sibuk mengotak atik ponselnya.

“Hanyeon-a”panggil Hyonie tiba-tiba, “Ada kabar untuk mu”lanjutnya lagi

“Kabar apa?”tanyaku bingung

“Ternyata tadi di acara fansign SuJu, Kim Kibum juga disana”tegas Hyonie

“Mwoya? ah mana mungkin”balasku tersenyum

“Apanya yang tidak mungkin, ini beritanya ada. Tapi memang tidak jelas berita ini benar adanya, karena tidak ada satu orang pun yang melihat nya”ucap Hyonie yang kembali focus pada ponselnya.

Aku hanya diam terpaku mendengar ucapan Hyonie, dan kembali teringat akan hal yang ku lihat tadi. Ternyata namja itu benar-benar Kim Kibum namun detik berikutnya aku sendiripun ragu dengan apa yang kulihat tadi. Pelayan pun datang membawa pesanan kami, aku dan Hyoniepun menyantap makanan itu perlahan.
–00–

Ku hentikan mobil ku tepat didepan gedung bertingkat, sebelum ku langkahkan kaki ku keluar mobil aku menarik nafas berat. Hari ini aku melakukan wawancara kerja.Meskipun gugup,namun akupun memasuki gedung itu dengan membawa amplop coklat yang berisi data-data tentangku.

“Ternyata bukan Cuma aku yang melakukan wawancara hari ini”gumam ku sesampainya di sebuah ruangan. Kamipun secara bergantian memasuki sebuah ruangan tertutup. Saat itu giliranku, aku merasa gugup dan terasa sangat sulit untuk bernapas. Aku menarik nafas dan menghembuskannya dengan pelan,mencoba menenangkan jantungku yang mulai berdetak kencang.Setelah menarik nafas sekali aku pun mantap melangkahkan kaki memasuki ruang wawancara.

Di halaman parkir masih kurasakan tanganku yang sedikit dingin karena merasa gugup. Aku menggosok-gosok kedua tanganku mencoba mengilangkan rasa dingin pada kedua tanganku. Aku terlonjak kaget saat mendengar ponselku berdering dengan kencang.Aku mengaduk tas tanganku mencari benda persegi berwarna pink

“Yoboseyo”sapa ku setelah ponselku ku tempelkan di telinga

“Hanyeon-a, bagaimana wawancaramu hari ini”tanya Hyonie dari kejauhan

“Astaga, hari ini aku sangat gugup”keluh ku pada Hyonie

“Tapi wawancara tadi berjalan lancar kan”tanya Hyonie lagi

“Hummm,semuanya berjalan lancar”balas ku mengangguk walaupun aku tahu Hyonie tidak dapat melihatnya

“Setelah ini kau kemana”tanya Hyonie

“Mungkin langsung pulang istirahat karena cukup lama tadi aku disini”balas ku

“Begitu, ku do’a kan semoga kali ini kau mendapatkan pekerjaan. Tetap semangat Hanyeon-a”semangat Hyonie

“Ne,gomawo Hyonie-ya”balas ku dan menutup telpon dari Hyonie

Dengan rasa gugup ku yang belum sepenuhnya hilang, akupun keluar dari halaman parkir dengan perlahan. Namun tiba-tiba ku hentikan mobilku tepat di depan sebuah taman yang tidak jauh dari gedung itu. Kubuka pintu mobil ku dan perlahan berjalan di taman itu. Di taman itu terlihat salah satu bangku kosong dan tepat dibawah pohon rindang. Akupun melangkahkan kaki ku dimana bangku itu berada. Ku hempaskan perlahan badanku di bangku itu, kututup mataku yang saat itu terasa sangat berat. Kurentangkan kedua tanganku dan menarik napas panjang. Setelah ku lakukan semua itu, perasaan ku perlahan mulai membaik. Ku telusuri semua tempat ditaman itu, namun tidak ada satu orang pun disana karena waktu itu masih jam kerja. Cukup lama aku berada di taman itu, namun sangat berat ku langkahkan kakiku beranjak dari tempat itu. Namun karena cukup lama aku di luar rumah, akupun memaksakan diriku untuk beranjak dari kursi. Saat aku berdiri,tiba-tiba terasa getaran ponselku. Akupun membuka ponsel ku, ternyata aku mendapat sms dari Hyonie. Di sms Hyonie ia mengajak ku kesuatu tempat besok lusa,meskipun bingung akhirnya akupun meng iyakan ajakan Hyonie saat itu.Setelah aku membalas sms dari Hyonie, akupun melanjutkan langkah kaki ku menuju mobil hitam ku dan beranjak pergi dari tempat itu.
–00–

Aku mematut diriku di depan cermin, bersiap-siap untuk pergi menemui Hyonie “Kemana dia akan mengajakku hari ini?” Gumamku

“Eomma,na khalke”pamit ku pada ibuku yang duduk di ruang keluarga

“Neo odiya?” tanya ibuku

“Aku mau bertemu Hyonie ”balasku sambil mengganti sendalku

“Kapan kau tidak hanya bertemu Hyonie temanmu itu, sebaiknya kalian cepat mencari kekasih masing-masing”gerutu ibuku yang masih jelas terdengar.

Tanpa memperdulikan ucapan ibuku itu, akupun mengambil kunci mobil ku dan beranjak pergi.

Saat itu aku sudah terlambat dari waktu aku janjian dengan Hyonie. Kulajukan mobil ku dengan cepat, dan berhenti di depan sebuah café.

Aku menatap sekitar cafe”Ternyata ini tempatnya”gumamku saat melihat cafe bertuliskan Handel and Gretel di depannya.

Akupun turun dari mobil dan menatap sejenak tempat itu. Itu adalah kali pertama aku ketempat itu, aku hanya sering mendengarnya dari Hyonie. Café itu dimiliki salah satu member SuJu yaitu Yesung idolanya Hyonie.

Dari pintu masuk mataku menatap keseluruh ruangan itu. Tempat itu sangat ramai seperti yang selalu di ceritakan Hyonie padaku. Aku tersenyum saat melihat Hyonie yang duduk disalah satu meja dan itupun dekat dengan meja kasir.

“Hyonie-ya,mian aku terlambat”ucapku sesampainya dihadapan Hyonie.

Namun Hyonie saat itu sepertinya tidak menyadari kedatanganku,ia hanya terlihat tersenyum sendiri. Akupun mengibaskan tangan ku beberapa kali di depannya.

Hyonie mengerjapkan matanya saat menyadarai kedatanganku “Ah, Hanyeon-a. Kapan kau datang”tanya Hyonie

“Baru saja,tapi sepertinya kau saat ini sedang sibuk”balas ku seraya duduk dihadapan Hyonie

“Sibuk?Anio”ucap Hyonie tersenyum

Aku menyipitkan mataku melihatnya “Apanya yang tidak sibuk, kau terlalu sibuk memandang Yesung oppa. Sampai-sampa kau tidak tahu kedatanganku”godaku

Hyonie tersenyum lebar dan wajahnya terlihat memerah. Aku hanya tersenyum melihat ekspresinya.

Sekilas aku melihat seisi cafe,ada beberapa foto Yesung terpajang di dinding cafe,suasana disini sangat nyaman.

Kami pun dihampiri seorang namja, aku sibuk menyebutkan pesananku tanpa melihat kearah namja itu. Namun saat ku bertanya pada Hyonie dia mau pesan apa, aku malah melihat Hyonie menatap paku dan tersenyum pada namja yang menghampiri kami. Saat itu aku bingung dengan Hyonie, namun saat ku mengangkat wajahku dan melihat namja itu akupun ikut tersenyum. Bukan karena namja itu, aku tersenyum melihat tingkah Hyonie saat itu. Bagaimana ia bisa bersikap biasa, apalagi kalau dihadapannya adalah Yesung oppa. Berkali-kali aku memanggil namanya ingin bertanya pesanannya, Hyonie hanya diam sampai-sampai saat itu Yesung oppa terlihat tersenyum melihat tingkahnya. Secepat mungkin aku berusaha menyadarkan Hyonie “Hyonie-ya” kataku menepuk pelan lengan nya,Hyonie terlihat mengerjapkan matanya satu kali,dua kali dan akhirnya sahabatku itu bisa menyebutkan pesanannya pada Yesung oppa.

“Ehmmm,unnie,unnie. Ternyata kau juga tidak bisa mengendalikan diri kalau dihadapan Yesung oppa”ucapku seraya meletakkan daguku diatas meja dan memutar-mutar gelas yang ada di hadapanku saat itu.

Hyonie terkekeh pelan“Tentu saja, ah kenapa kau tiba-tiba memanggil ku unnie seperti Riyeon ”tanya Hyonie bingung

“Aku hanya ingin saja memanggilmu seperti itu” ucap ku acuh tak acuh.

Hyonie menaikkan alisnya “Neo waeirae?gwenchana?”tanya Hyonie khawatir

Aku mengankat kedua bahu pelan “Gwenchana”kataku tidak bersemangat.

“Bagaimana dengan hasil wawancaramu kemarin”tanya Hyonie

“Molla?aku masih tidak mendapatkan telpon dari mereka”balasku sambil memutar gelas yang ada dihadapanku

“Sabar saja” hibur Hyonie

Aku mendesah pelan dan menganggukkan kepalaku dengan lesu.

Tidak lama kemudian seorang pelayan membawakan pesanan kami berdua.Kami berduapun menyantapa makanan yang ada di hadapan kami.

Aku mengangkat wajahku saat ku dengar Hyonie berseru “Oppa” Aku langsung melebarkan mataku saat melihat Yesung oppa sudah duduk tepat di sebelah Hyonie,tersenyum pelan dan mengacak rambut Hyonie.

“Hya!oppa,kenapa malah duduk disini?” Hyonie menepuk pelan pundak Yesung.

“Wae?apa aku tidak boleh duduk di samping nae yeojin?” Tanya Yesung

“Mwo?yeojin?” Tanya ku kaget

Yesung memutar kepalanya melihatku “Ne,nae yeojin” katanya tersenyum

“Yeoja chingu?” Tanyaku lagi

Yesung oppa menganggukkan kepalanya.

Aku melebarkan mataku “Mwoya?”

“To Be Continue…………..”

3 thoughts on “HANYEON Diary – part 2 –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s