Look at me,Just me!!

hahahaha….. ff nya baru bisa di post sekarang

kemaren cuma nitip di tumblr,dan alhalsil sedikit mabok juga nyarinya ==’

btw selamat mambaca🙂 mian kl ff nya aneh maklum baru pernah kali bikin ff dgn cast B1A4 kekeke~~~

===============================================================================================

Gadis itu lagi-lagi aku melihatnya duduk di sana sendiri,pandangannya terlihat menerawang,terkadang tertunduk,dan aku lebih sering melihatnya menyapu matanya dengan punggung tangannya,mungkinkah dia menangis?

“Hyung,siapa yang sedang kau lihat?” Tanya Sandeul mengikuti arah pandanganku

Aku memalingkan wajahku melihat Sandeul “Ani” kataku seraya berjalan mendahului Sandeul,namun sebelum pergi aku masih sempat melihat sekilas gadis yang duduk ditaman itu,masih sama seperti tadi dia masih menundukkan kepalanya.

Aku kembali ke kertas lagu yang dari tadi kupegang
Dan sesekali menjawab ocehan Sandeul yang mensejajari langkahku menuju ruang rekaman.

“Hyung,aku dengar beberapa staf kita akan di ganti?” Tanya Sandeul dan aku memalingkan wajahku melihatnya “Jinja?”

Sandeul menganggukkan kepalanya kencang “Aku pasti akan merindukan beberapa staf kita yang dulu” ucap Sandeul dengan wajah sedih

“Hya!! Lee Junghwan,apakah mereka akan pergi ketempat lain,bukankah mereka hanya di pindahkan ke bagian lain saja,jadi kita masih bisa bertemu” Aku menggelengkan kepalaku melihat salah satu memberku ini

Sandeul tersenyum lebar memamerkan deretan giginya yang putih “Hyung benar…hehehe”

Aku mendecakkan lidahku “Khaja,nanti kita akan terlambat” kataku membuka pintu ruang rekaman.
—00—

“Sudah selesai?” Tanya sebuah suara yang sangat ku kenal itu,yah itu adalah suara Hanna Unnie yang selama ini selalu membantu apabila aku dalam kesulitan.

Aku memutar kepalaku melihat wanita yang 5tahun lebih tua dariku ini dan tersenyum “Aku tinggal memasukkan ini” kataku memamerkan sebuah buku agenda kecil berwarna coklat itu “Unnie-ya,sepertinya kita akan jarang bertemu kali ini”

Hanna Unnie tampak sedih”Meskipun kita tidak dibagian yang sama,kamu harus sering menghubungiku dan jangan melamun dan menyendiri lagi”

Aku tertunduk,aku tahu apa yang baru saja di bicarakan Hanna unnie barusan,kejadian itu sudah 1 tahun berlalu,tapi aku tidak bisa melupakannya,kejadian itu telah merubah sosok ku yang dulu ceria jadi menutup diri terhadap orang-orang “Hya,Yeonie-ya,apa yang kamu pikirkan?” Suara Hanna Unnie membuatku sadar dari lamunanku “Anio unnie-ya” kataku berkelit

“Sebaiknya kamu segera pergi,tadi aku dengar anak-anak B1A4 akan tiba dalam..” Hanna Unnie melihat jam tangannya “15 menit lagi” katanya kemudian,yang membuatku melebarkan mataku karena kaget “Mworago?15 menit lagi” pekikku dan segera membawa box peralatan kerjaku “Unnie nanti aku akan menelponmu” kataku seraya berlari meninggalkan ruang kerja lamaku.

—00—

Aku dan memberku melangkah menuju ruang meeting,kata manager hyung hari ini kami akan dikenalkan dengan staf baru.
Kami berlima mengekor di belakang manager hyung,aku bahkan medecakkan lidahku saat mendengar Sandeul dan Baro berdebat tentang siapa saja orang yang akan jadi staf baru kami.

“Aku berharap akan banyak wanitanya” Baro tersenyum sumringah,terlihat sekali kalau dia sangat suka kalau staf itu wanita

“Bagiku sama saja,mau pria atau wanita” Sandeul menimpali

“Cih…dasar bebek” Baro mencibir

“Hya!! Apa kamu bilang?” Sandeul menjitak kepala Baro

Baro baru akan membalasnya namun CNU melerai mereka “Sudahlah,kalian berdua benar-benar tidak ada kerjaan atau apa?hah?”

“Mianhe hyung” ucap Sandeul dan Baro serempak

Manager kami membuka pintu ruangan,disana sudah ada 2orang laki-laki dan satu orang perempuan. Manager kami menaikkan alisnya bingung dan melihat kembali kertas yang ada di tangannya “Bukankah kalian berlima?”

Ke empat orang yang ada disitu saling pandang,namun kemudian salah satu diantara mereka angkat bicara “Ne,kami memang berlima tapi seperti dia terlambat”

Manager kami melihat sekilas jam tangannya “Baiklah,kita tunggu 5 menit lagi” katanya seraya memerintahkan kami duduk.

Tik..tok..tik..tok…
Suara jam dinding terus bergerak,5menit telah berlalu,aku bahkan mendengar CNU hyung mengomel “Kenapa dia belum datang juga?dia pikir kita tidak sibuk apa?”

“Kita masih punya banyak jadwal” Gongchan ikut bicara

“Sabarlah hyung,mungkin dia orang baru” kataku

Pada dasarnya aku juga bosan sekali saat ini,tapi sebagai seorang leader aku harus tenang dalam suasana apapun. Sambil menunggu aku mengeluarkan phonselku.

“Sepertinya,ini sudah lebih dari 15 menit,kita mulai saja” suara Manager ku membuatku mengalihkan pandanganku yang dari tadi kupegang.
“Annyeong haseyo,Kim Joon Imnida” salah seorang pria mengenalkan dirinya dan membungkukkan badannya,tepat saat pria itu menaikkan badannya pintu ruangan terbuka.

Braakkk!!!

Seorang gadis dengan kemeja kotak-kotak berwarna grey masuk dengan sebuah kotak ditangannya mengucapkan kata maaf berkali-kali “Cheosonghamnida” katanya membungkukkan badannya dalam-dalam

Semua yang ada diruangan ini sontak mengalihkan pandangannya pada yeoja yang baru saja masuk itu.Aku mencoba melihat wajahnya dan tepat saat yeoja itu menaikkan wajahnya,mataku melebar “Dia” seruku dan tanpa sadar aku tertawa melihatnya “Apa ini kebetulan?”

Entahlah?aku bingung?apa aku senang melihatnya?selama acara perkenalan itu mataku hanya tertuju padanya,aku bahkan tidak mendengarkan saat yang lain memperkenalkan diri mereka.mataku tidak pernah lepas dari gadis yang terlihat menundukkan kepalanya itu.

“Hyung,sepertinya hyung melihatnya terus?” Baro menyikut lenganku membuatku kaget dan sontak menolehkan kepalaku

“Aku sedang melihat yang lainnya juga” kataku berkelit malu karena ternyata Baro memperhatikanku

Baro mendecakkan lidahnya “aigooo….akui saja”

“Ania,aku memang memperhatikan yang lainnya juga” kataku memasang tampang serius

Entah darimana Sandeul tiba-tiba muncul ditengah2 aku dan Baro “Kalau begitu wanita itu siapa namanya?” Sandeul menunjuk yeoja berambut pendek dan agak chubby

Aku gelapan,bingung harus menjawab apa,karena aku memang tidak tahu namanya “Aish…kenapa aku tidak memperhatikan tadi”

Aku menggaruk kepalaku dan melihat kedua memberku yang melihatku dengan senyuman evil “Nugu?” Tanya mereka serempak

“Hyung,apa yang kalian lakukan disitu?” Suara Gonchan barusan bagaikan embun bagiku,karena saat ini aku bisa selamat dari dua mahluk yang saat ini masih tersenyum evil padaku.

“Anio”kataku seraya berdiri dari tempat dudukku menghampiri Gongchan yang sudah berada diantara staf baru kami.

Aku menghembuskan nafasku saat berada tepat dihadapan yeoja yang dari tadi sudah mencuri perhatianku itu,jantungku berdegup kencang saat aku menjabat tangannya.

“Kim Yeonie Imnida,aku bagian kostum” katanya mengulurkan tangannya

Aku hanya bisa mematung saat tangannya mulai terulur dihadapanku,untuk beberapa saat otakku benar-benar tidak bekerja.

“Cogiyo” suara lembutnya membuatku tersadar dan dengan canggung menjabat tangannya “Jung Jinyoung Imnida,leader B1A4” kataku setelah kesadaranku pulih sepenuhnya.

“Senang berkenalan denganmu Kim Yeonie ssi,semoga anda betah”

“Ne,mohon bantuannya” katanya mendukkan tubuhnya dalam-dalam.

—00—

Aku berlari menuju lantai 3 dengan kotak besar ditanganku “Aish..jinja..kenapa tidak ada yang memberitahuku kalau jadwalnya dirubah” Aku terus menggerutu saat berada didalam lift.

Aku melirik sekilas jama tanganku,Sepertinya aku sudah telat 15 menit,kalau saja Hanna Unnie tidak mengingatkanku entah apa yang terjadi?mungkin saja aku akan langsung di pecat,ughh…memikirkan kalau aku akan dipecat membuat kepalaku pusing.

Segera setelah pintu lift terbuka,masih dengan kotak besar yang kubawa aku berlari secepat mungkin menuju ruangan yang dimaksud “Aishh…jinja kenapa kotak ini begitu berat?” Keluhku

Beberapa menit kemudian aku tiba di depan sebuah ruangan,tanpa berpikir lagi aku langsung membuka pintu dengan kasar.

Braakkk….

Suara pintu yang nyaring membuat semua orang yang ada didalam ruangan itu melihatku yang baru saja datang,aku segera membungkukkan badanku dalam-dalam dan meminta maaf beberapa kali.

Seorang pria berkacamata menganggukkan kepalanya “Sudahlah,lain kali jangan terlambat lagi,sekarang kamu pergi bersama yang lain sana” pria berkacamata itu menunjuk beberapa orang yang berdiri tidak jauh dariku.

Aku menundukkan kepalaku dan bergabung dengan yang lainnya. Meskipun sekilas aku sempat melihat ada 5 orang pria muda disana,mungkin mereka lah artis yang dimaksud,meskipun aku bekerja di managemen yang menaungi mereka tapi aku tidak pernah tertarik untuk mengetahui siapa mereka.

Selama acara perkenalan itu aku lebih memilih untuk menunduk,aku malu karena selain terlambat aku bahkan dengan kasar membuka pintu ruangan.

Aku mengangkat kepalaku saat aku merasakan ada seseorang berdiri tepat dihadapanku,namja ini tampan dan saat dia tersenyum wanita manapun pasti akan bertekuk lutut dihadapannya.

Aku mengulurkan tanganku”Kim Yeonie Imnida,aku bagian kostum”

Aku menaikkan alisku saat melihat namja itu hanya diam saja,aku melihat kearah yang lainnya yang sedang bicara satu sama lain

“Cogiyo” aku melihat namja itu lebih dekat

Namja itu tampak terkejut namun itu hanya sekilas “Jung Jinyoung Imnida,Leader B1A4” katanya menyambut uluran tanganku “Senang berkenalan denganmu Kim Yeonie ssi,semoga anda betah”

“Ne,mohon bantuannya” kataku membungkukkan badanku

—00—

Aku berjalan menyusuri lobi,seperti biasa aku membawa beberapa lembar kertas lagu,hari ini aku tidak ada jadwal,di dorm sepi,cuma aku yang tidak ada jadwal kali ini,sementara memberku sibuk dengan scedule mereka,akhirnya aku memutuskan untuk ke studio,setidaknya dengan berada disana aku bisa membuat beberapa lagu baru.

Langkahku terhenti saat melewati cafetaria kantor,aku melihatnya duduk disalah satu meja sedang duduk dengan menopang dagunya dengan tangan kanannya,pandangannya terlihat kosong.

Rambutnya yang dibiarkan tergerai membuatnya terlihat cantik dimataku,aku menggelangkan kepalaku berkali-kali “Astaga apa yang terjadi padaku?” Aku berlalu dari tempat itu.
Namun baru beberapa langkah,aku memutar balik arah dan memutuskan untuk menemuinya.

“Kim Yeoni ssi” sapaku saat berada tepat dihadapannya

Dia terlihat agak kaget “Ne”

“Boleh aku duduk?”Tanyaku menunjuk tempat kosong di hadapannya.

“ye, anj-ajusibsio”

Aku duduk dan meletakkan kertas yang dari tadi kubawa “Sedang tidak sibuk?” Tanyaku

Dia hanya menggeleng “Lagipula aku sudah menyiapkan semuanya” katany kemudian

Beberapa menit kami berdua hanya diam,tanpa ada satupun yang memulai pembicaraan,dan meskipun aku kadang melihatnya,tapi sepertinya dia tidak sadar,lagi-lagi dia menopang dagunya,pandangannya menerawang,sepertinya pikirannya sedang berada ditempat lain,aku juga mendengar dia beberapa kali menghembuskan nafasnya.

Aku sangat ingin tahu,kenapa dia terlihat begitu sedih? Namun tiba-tiba sebuah ide terlintas dikepalaku

“Kim Yeon ssi,mau menemaniku ke studio?” Kataku berdiri dari tempat duduk.

“Nde?” tanyanya bingung

Aku tersenyum dan tanpa sungkan aku menarik tangannya “khaja,temaniku aku”

—00—

“Oppa,kenapa kamu tega?” Pertanyaan itu tidak pernah terjawab

Sampai saat ini aku belum bisa menerima kalau dia meninggalkanku begitu saja?apa yang kurang dariku?Oppa bahkan lebih memilih wanita daripada aku,cih!!

“Kim yeon ssi” sebuah suara membuatku kaget,aku mengalihkan pandanganku ke arah suara,namja..ah ani,tapi Jung Jinyoung sedang berdiri dihadapanku,Jung Jinyoung sang Leader B1A4 itu terlihat tampan dengan t-shirt putih dan cardigan hitam bermotif bintang

“Boleh aku duduk?”Tanyanya menunjuk kursi kosong dihadapanku

“ye, anj-ajusibsio”

Kami berbasa-basi sebentar,kemudian hanya diam,entahlah aku tidak tahu harus bicara padanya?dan lagi-lagi aku mulai memikirkan namja yang sudah meninggalkanku 1tahun ini.Dan biasanya kalau sudah begitu aku tidak menghiraukan orang yang ada di dekatku saat ini.

“Kim yeon ssi,bisa menemaniku ke studio?” Jun Jinyoung berdiri dan merapikan beberapa lembar kertas di atas meja.

Aku bahkan belum sempat untuk membuka mulutku untuk menolak ajakannya,tapi dia sudan menarik tanganku.

Aku hanya tertunduk malu saat Jung Jinyoung menggenggam tanganku selama perjalanan kami menuju studio.
Beberapa orang yang kami lewati melihat kearah kami “cogiya,Jung Jinyoung ssi”

“Ne” katanya tanpa melepaskan tangannya

“Ige,bisa kamu lepaskan?” Aku mengangkat tangan kami yang dari tadi tergenggam itu

“Ahh…mianhe Kim Yeon ssi” katanya melepaskan genggamannya

Aku hanya tersenyum “Gwenchana,tapi aku tidak enak dilihat yang lain Jung Jinyoung ssi”

“Jinyoung,kamu boleh memanggil ku Jinyoung saja” katanya seraya membuka pintu studio

“Ah..ye” kataku mengeikutinya masuk kedalam studio.

Aku duduk disalah satu sofa sambil memperhatikan ruangan yang disebut studio ini,Jinyoung terlihat mengambil sebuah gitar dan beberapa menit kemudian dia larut dalam dunianya,aku memperhatikannya,tangannya dengan lincah memetik gitar,dan kadang sibuk menulis sesuatu di sebuah kertas,terkadang tangannya juga sibuk melihat notebook dihadapannya “cih…minta ditemani tapi aku malah dibiarkan duduk disini tanpa melakukan apapun”

“Kim Yeon ssi mau kemana?” Tanyanya saat melihatku berjalan menuju pintu

“Sebaiknya aku keluar,daripada aku disini tidak melakukan apapun”

“Mianhe,aku selalu saja seperti itu,kalau sudah asyik dengan pekerjaanku aku sering melupakan orang lain” Jinyoung menghampiriku “Ahh…ayo sini” Jinyoung menarik tanganku dan memberikan ku sebuah headphone

Aku menaikkan alisku bingung,tepat saat aku akan membuka mulut aku mendengar sebuah musik mengalun di telingaku “Otte?” Tanyanya

“Bagus,tapi belum ada lyricnya?”

“Aku sengaja membuat iramanya terlebih dahulu”

Aku hanya mengangguk dan menikmati alunan instrument yang mengalun ditelingaku.

Aku melepas headphone dari telingaku dan berdiri,namun tepat saat akan melangkah kakiku tersangkut kabel yang berada di bawah meja,aku sudah berpikir kalau aku pasti jatuh kali ini.

Namun aku merasakan sebuah tangan manarik tanganku dan deg!! Saat ini wajahku hanya berada beberapa inci dari wajah Jinyoung.

To be continue~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s