MY LOVELY BOSS ~PART 9~

”Hyonie-ya,kamu dipanggil nyonya besar” Suara Choon Onnie yang memanggilku membuatku menghentikan langkahku yang akan menuju kamar Jong Woon

” Ne,aku segera kesana onnie,ah…aku tolong gantikan tugasku untuk sementara ya” Pintaku pada Choon Onnie

Choon onnie mengangguk” Iya,aku akan menggantikanmu”

”Gomawo”Kataku tersenyum sebelum kemudian membalikkan badanku meninggalkan Choon onnie

Sebelum ke kamar Nyonya besar ada baiknya aku memberitahu Jong woon,kataku mengangguk dan segera mengambil phonsel yang ada di saku bajuku

”Jong Woon-a mian,hari ini Choon onnie yang mangurusi keperluanmu,aku dipanggil sama nyonya besar” -sent-

Sekali lagi kulihat layar ponselku dan setelah yakin sms ku terkirim aku segera menuju kamar nyonya besar.Dan 3menit kemudian aku sudah berada didepan pintu kamar tuan dan nyonya besar,sebelum mengetuk pintu kamar itu aku menghembuskan nafasku perlahan” Oke ini saatnya” kataku kemudian

Aku mengetuk pintu kamar itu pelan,menunggu dengan sabar,sejurus kemudian sebuah suara terdengar mempersilahkanku masuk.Kubuka pintu kamar itu perlahan

”Ah..Nona Park,mari silahkan masuk” Nyonya besar mempersilahkanku masuk

”Ne” kataku singkat

”Kamu asistennya Jong woon kan??” Tanya nyonya besar kemudian

Dan aku hanya bisa menganggukkan kepalaku sebagai jawaban. Kulihat beliau tersenyum dan melangkah mendekati ku

”Mmm…Nona Park bisa minta bantuan??”

”Apapun itu nyonya” kataku sedikit menundukkan kepalaku

”Apa kamu bisa membujuk Jong woon agar bisa menyukai Sanghee??

aku memiringkan kepalaku ”ne??” tanyaku tidak mengerti

Nyonya besar terlihat menghembuskan nafasnya” Sepertinya Jong woon tidak begitu menyukai Sang hee,dia sering sekali menghindar,setiap kali aku menyuruhnya jalan bersama Sanghee,dan kejadian Minggu lalu membuatku malu pada Sange hee, Jong woon memang mengajaknya ke Lotte World,tapi dia tidak mengantar Sang hee sampai rumah,Sanghee bilang kalau temannya Jong woon lah yang mengantarkannya ke rumah”
Deg mendengar itu aku langsung menundukkan kepalaku”Jangan-jangan beliau tahu kalau waktu itu juga ada aku disana” gumamku pelan

”Bagaimana Nona Park??” Nyonya besar menepuk pundakku dan sontak membuatku mendongakkan kepalaku

”Tapiii…buakankah perasaan seseorang itu tidak bisa dipaksakan”

”Aku tahu,tapi tidak ada salahnya kan kalau kita berusaha??” Nyonya besar terlihat tersenyum

”Aneh??” pikirku

Aku menghembuskan nafas ”Baiklah,karena saya sudah menyanggupinya,saya akan membantu anda nyonya”

”Ahh…Nona Park,nanti malam saya punya rencana,saya akan mempersiapkan sebuah makan malam untuk Jong woon dan juga Sang hee,jadi saya minta tolong agar nona Park mau membantu saya membujuknya,agar mau datang”

”Waeyo??saya??kenapa harus saya yang membujuk tuan muda??” aku memiringkan kepalaku tanda tidak mengerti

”Karena sepertinya,dia hanya akan menuruti nada nona Park.Dulu saat kepala pelayan masih aktif bekerja di sini,dia hanya mendengarkan kata-kata beliau”

Nyonya besar perlahan mendekatiku dan memegang tanganku” Jebal,Nona Park” Pintanya

”Ne,baiklah saya akan berusaha membujuknya” Kataku menundukkan kepalaku

”Gomawo nona Park” Nyonya besar memegang pundakku

”Ne,cheonmaneyo” Kataku sebelum kemudian aku keluar meninggalkan ruangan itu

===@@===

Hari ini kenapa nona Choon yang membangunkanku?? Dan menyiapkan segala keperluanku?? Gumamku pelan

”Nona Choon,Hyonie odiya???

”Hyonie menemui nyonya besar tuan muda” Jelas nona Choon

Aku membelalakkan mataku” Mwo??jinja??” tanyaku hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja ku dengar barusan

”ne,,hhmmm…baiklah Tuan muda keperluan anda sudah saya siapkan,kalau begitu saya pamit dulu” Nona Choon menundukkan kepalanya dan kemudian berlalu meninggalkan kamarku

Aku melirik phonselku yang ku taruh di meja yang ada di samping tempat tidurku” oh…ada pesan masuk” dengan cepat ku raih phonselku itu.Sepertinya dari Hyonie
Setelah membacanya isinya” Ternyata dia cuma bilang kalau dia akan menemui urieomma,untuk apa eomma ingin bertemu sama Hyonie?? Aahh….sebaiknya nanti aku tanyakan langsung sama Hyonie” kataku sebelum aku beranjak dari tempat tidurku

===@@===

”Ottohke??bagaimana caranya aku membuju Jong woon nanti malam??” aku menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal
”Meskipun tadi aku sangat ingin menolak permintaan nyonya besar,tapi…dan apa berani aku mengatakannya” Aku merutuki diriku sendiri

Sepanjang sarapan pagi ini aku hanya diam,bahkan aku tidak menyadari kalau Pak Kim memanggilku,aku baru sadar saat beliau menepuk pundakku
”Nona Park” Tegur beliau tegas

”Ne” Kataku mengangkat wajahku

Pak Kim tersenyum”Mari berangkat,Tuan muda sudah menunggu di mobil” Pak Kim berjalan mendahuluiku

”Ne algeseumnida” Kataku dan kemudian berjalan mengekor di belakang Pak Kim

Dan lagi-lagi aku hanya diam selama dalam perjalanan menuju kantor kali ini
”Hya!!Hyonie-ya,gwenchana??” Tegur Jong woon yang refleks membuatku mengangkat wajahku
Dan dengan sedikit senyum yang di paksakan”Gwenchana”

Jong woon mengernyitkan keningnya dan mendekatkan wajahnya tepat di depan wajahku

”Wae??” Tanyaku sedikit memundurkan wajahku dari wajahnya

”Ani”katanya menggeleng dan tersenyum sambil memegang pipi kananku

”Khaja,kita sudah sampai” katanya dan kemudian keluar mobil

===@@===

”Kenapa sepagian ini Hyonie hanya diam saja??sebenarnya apa yang di bicarakannya sama eomma tadi pagi??”

Karena penasaran akhirnya ku putuskan untuk menghubungi ibuku.Dan setelah ada jawaban di seberang sana
”Yoboseyo”
”Eomma”
”Aigoooo…Jong woon-a,waeyo?”
Aku terdiam sesaat
”Eomma,tadi ku dengar kalau eomma memanggil Nona Park ke kamar eomma??”
”Ne,memangnya kenapa??Eomma tidak boleh ya bicara sama asistenmu itu tanpa se ijinmu Jong woon-a??”
”Anio eomma,bukan itu maksudku,aah..sudahlah,aku hanya ingin menanyakan itu saja” Aku segera mengakhiri pembicaraan ku
Aku menyenderkan tubuhku di sofa yang ada di ruang kerjaku,ku pijit keningku pelan.Aku mengambil phonselku yang tadi aku letakkan di meja dan menekan angka 3
”Hyonie-ya,temui aku di tempat biasa” aku hanya mengatakan itu dan kemudian menutup telponku.Aku harus mengetahui apa yang tadi pagi dia bicarakan sama urieomma

===@@===

Saat ini aku sedang duduk di salah satu sudut cafe yang ada di kantor,saat akan menyesap jus jeruk yang baru ku pesan,Jong woon menghubungiku.
”Hyonie-ya,temui aku ditempat biasa”
Setelah mengucapkan kata itu Jong woon langsung menutup telponnya
”Aisshh…orang ini memang kebiasaan”gerutuku
Meskipun agak malas,tapi aku harus menemuinya,kalau tidak di temui,entah bencana apa yang akan menimpaku nanti.Aku menyesap sedikit jus jerukku dan memanggil pelayan untuk membayar minumanku

Saat sudah berada di atas gedung,ku lihat Jong woon sudah ada disana,aku hanya diam dan menatapnya dari belakang
”Sebaiknya aku tidak menemuinya saja untuk saat ini”Aku bermaksud meninggalkannya,namun saat akan memalingkan tubuhku

”Hyonie-ya,mau kemana lagi???”

Aku mengurungkan niatku untuk tidak menemuinya tadi dan berjalan menghampirinya

”Waeyo?untuk apa memanggilku kemari?”

Jong woon memiringkan kepalanya” Apa yang kamu bicarakan sama urieomma tadi pagi??” tanyanya kemudian

Aku tersenyum mendengarnya menanyakan itu ” Mwo??jadi kamu ingin tahu??” tanyaku balik
”Hya!!” Jong woon terlihat kesal

”Tidak ada yang penting,kami hanya bicara biasa saja,memangnya kenapa??”

”Kalau memang tidak ada apa-apa,kenapa sejak pagi kamu terlihat murung dan kerjamu hanya melamun?” Jong woon memegang pundakku terlihat sekali dari raut wajahnya kalau dia khawatir

Aku memegang tangannya” Kamu tenang saja,kami hanya ngobrol biasa saja,nyonya besar hanya menanyakan,apakah kamu memperlakukan ku dengan baik,itu saja” Kataku sedikit berbohong padanya

”aahh…Jong woon-a,aku bisa minta sesuatu padamu??”

”Apapun” katanya tersenyum

”Hmmmm….bagaimana kalau kita makan malam??”

”Waahh…kenapa tiba-tiba seperti ini? Aku jadi agak takut mendengarnya,apakah kamu merencanakan sesuatu??” Jong woon menyipitkan matanya melihat ke arahku

Aku langsung menekuk wajahku saat mendengar Jong woon mengatakan itu.

”Tapi berhubung ini permintaan langka,baiklah aku akan menerima ajakan makan malam darimu” Jong woon tersenyum dan kemudian menarik tubuhku ke dalam pelukannya

”Aahhh….selama di rumah aku tidak bisa sebebas ini memelukmu”

”Mianhe Jong woon-ah,aku harus berbohong kali ini,lagipula sepertinya hari ini merupakan hari terakhirku merasakan pelukan hangat darimu”
Aku melepaskan pelukannya
”Nanti kita bertemu di sana saja”
”Kenapa tidak sekalian berangkat berdua saja?”
”Andwae,,,aku meyiapkan satu kejutan untukmu”
”Waaahhh….ada apa denganmu hari ini??” Jong woon memegang keningku
”Kamu tidak sakit kan?”
Aku menurunkan tangannya dari keningku
”Anio,aku baik-baik saja,lagipula besok aku kan libur,dan selama ini kita berdua hanya jalan-jalan ke taman hiburan,pantai,kita tidak pernah makan malam berdua” kataku tersenyum

”Dan aku heran kenapa aku mempunyai seorang boss yang pelit??”aku mendecakkan lidahku dan menggelengkan kepalaku ke kiri dan ke kanan

”Hya!!aku tidak pelit, hanya saja aku sedang mencari waktu yang tepat untuk mengajakmu makan malam berdua”

Aku memiringkan kepalaku ”Waktu yang tepat?” tanyaku kemudian

”Ya,aku tidak mau kalau kita hanya makan malam yang biasa-biasa saja,aku ingin mempunyai sebuah makan malam yang istimewa bersamamu” Jong woon mengatakan itu sambil berlalu

===@@===

Dan malam ini aku menunggu Jong woon dan juga Sang hee tentunya.Aku hanya berjalan mondar-mandir di depan sebuah restoran terkenal di daerah Gangnam.Tidak lama sebuah sedan merah memasuki halaman restoran.Seorang Yeoja terlihat turun dari mobil itu.Yeoja itu adalah Kim Sanghee,dia telihat anggun dengan dress berwarna,senada dengan kalung berlian yang di kenakannya,dia semakin terlihat anggun denga rambut yang di naikkan.

”Annyeong agashi” Sapaku setelah dia berjalan ke arahku

” Jadi Jong woon ssi,sudah ada di dalam??”

”Masih belum,dia masih dalam perjalanan”

”Gamshamnida Hyonie ssi” Sanghee terlihat sedikit menundukkan kepalanya

”Saya hanya menjalankan perintah” kataku sedikit tersenyum yang mungkin terlihat agak kaku saat itu

”Silahkan anda masuk,saya sudah memesan tempat yang paling bagus untuk kalian berdua” Aku mempersilahkan Sanghee masuk dengan sedikit membungkukkan badanku

Sanghee terlihat tersenyum dan menundukkan kepalanya sekali lagi,namun saat akan memasuki restoran Sanghee menghentikan langkahnya

”Hyonie ssi,apa tidak apa-apa anda melakukan semua ini?”

Alisku terangkat ”Mian,maksud anda apa??”

”Maksudku dengan perasaan Hyonie ssi sekarang??”

Deg…”pertanyaan itu kenapa harus di tanyakan” gumamku pelan,tapi meskipun ini sakit aku harus tetap melukankannya

Aku tertawa ”anio” aku mengibaskan tanganku ”Lagipula siapa saya?saya ini hanya seorang asisten tidak lebih”

Sanghee terlihat mengangguk ” Ku pikir Hyonie ssi menyukai Jong woon ssi??” katanya sedikit memiringkan kepalanya

”Itu tidak mungkin,untuk apa aku menyukai orang aneh seperti dia” aku tertawa lagi

”Hmmm…kalau begitu aku masuk duluan” Sanghee menunjuk restoran dengan jarinya yang lentik

Aku menghembuskan nafas lega ” Kenapa dia bisa menanyakan hal itu??” aku menggaruk kepalaku dan ”Aiiisshhh…kemana Jong woon?? Sampai sekarang masih belum tiba??” Aku melirik jam tanganku
Aku mengeluarkan phonselku menghubunginya.Setelah ada jawaban

”Hya!!Neo odiya??kenapa lama sekali??”

”Iya,iya,aku sedang dalam perjalanan,sebentar lagi aku juga akan tiba disana”

” Telat 10 menit lagi,aku akan pergi meninggalkan tempat ini,dan kamu tidak akan bisa melihatku lagi selamanya,arrachi” ancamku

”Ne,araseo!!”

Aku menutup phonselku.ku tatap phonsel mungilku itu
”Mianhe Jong Woon-a”

Aku baru akan memasuki restoran.namun ku urungkan,karena ekor mataku melihat sebuah mobil sedan metalic memasuki halaman restoran.Aku segera bersembunyi di salah satu taman bunga
Ku lihat Jong woon turun dari mobilnya,pria itu terlihat tampan dengan blazer hitam dengan kaos v berwarna putih.
”Dan apa itu di tangannya mawar putih??? Tuhan itu kan bunga kesukaanku” gumamku lirih di balik taman kecil itu
Aku hanya bisa memandangnya dari jauh
”Hhaaahh…mungkin ini terkahir kalinya aku melihatnya”
Setelah yakin Jong woon masuk restoran itu,aku pun meninggalkan tempat itu dengan hati yang sakit,sakit karena pada kenyataannya aku memang bukan orang yang pantas bagi seorang Kim Jong woon.

-To Be Continue-

otte??bingung?? Nadoooo *author labil*
Kira-kira apa ya yang akan terjadi selanjutnya saat Jong Woon mengetahui ternyata Hyonie tidak ada di restoran itu??

Thank’s For reading🙂

Jangan lupa coment yak…hohohohoho

4 thoughts on “MY LOVELY BOSS ~PART 9~

    • Seorang Kim Jong Woon kaga bakalan ngamuk jeng,dy kan orangnya adem,hohohohohoho
      Okeh!!! Gomawo udah mampir🙂
      Huufffhhh…akhirnya nongol juga yak anda di sini,hahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s