When He’s Back ~Part 1~

Annyeong🙂 sekian lama ga bikin ff,akhirnya keluar ff yang ini,terinspirasi dari cerita temen,hehehehehe
Dan juga jangan heran kalau ini rada membingungkan dan aneh,ㅋㅋㅋㅋㅋ
Karena saya emang ga ada bakat buat nulis (ˇ_ˇ”)

Daripada saya jadi galau ga jelas gini,yuk mari disimak sajo

Hanyeon membuka flip ponselnya,melihat sms yang masuk
“Nuna,neo odiya??”
-Sun Woo-
Hanyeon tersenyum,dan dengan cekatan tangan mungilnya membalas sms yang masuk itu
“Aku ada di rumah,waeyo??”
-Hanyeon-
Hanyeon terus menatap ponselnya tanpa berkedip dan smsnya sudah di balas lagi
“Anio,aku hanya ingin tahu saja ^^ ”
“Aahh…bagaimana kalau hari ini nuna ku jemput??
-Sun Woo-
Baru akan mengetik balasan sms,Hanyeon tiba-tiba di kagetkan sama suara ponselnya yang berdering
“Omona,aigooo anak ini membuatku kaget saja”
Hanyeon menekan tombol penjawab
“Ne,Sun Woo-ya,waeyo??”

“Nuna,aku sudah berada di depan rumahmu” Suara Sun Woo terdengar riang

“Mwooo??jinja??” Hanyeon hampir tidak percaya dengan apa yang di dengarnya barusan
“Hya!!jangan mempermainkanku pagi-pagi Sun Woo-ya”

“Serius,aku memang sudah ada di rumah nuna” Sun Woo memperjelas perkataannya
Hanyeon segera keluar kamar dan menyingkap tirai yang ada di rumahnya,dari tempatnya berdiri Hanyeon bisa melihat Sun Woo memang sudah berada di depan rumahnya,dia mengenakan Topi dan t-shirt putih dengan jins biru yang dipadukan dengan jaket biru,tangan kirinya memegang ponsel di telinganya dan tangan kananya dimasukkan kedalam saku celana.

Ternyata Sun Woo melihatnya membuka tirai,dengan tersenyum lebar dia melambaikan tangannya.

“Aisshh..anak itu” Hanyeon membuka pintu dan mematikan ponselnya.

Melihat Hanyeon menghampirinya Sung Woo tersenyum

“Annyeong haseyo nuna ku yang cantik” sapanya ramah sambil memperlihatkan sederet giginya yang putih dan mirip kelinci itu

“Hya!! Cha Sun Woo,apakah tadi kamu sms sudah ada disini??”

“Ne” jawab Sun Woo masih dengan senyum manisnya

Hanyeon bingung mau bicara apa lagi”Haahh…baiklah,apa kamu sudah sarapan??”

Sun Woo menggelengkan kepalanya “Tadi setelah bangun tidur dan mandi aku langsung kemari”

“Aigoo!! Ayo masuk dulu,kita sarapan didalam,kebetulan nuna baru saja selesai membuat sarapan,khaja” Hanyeon menarik tangan Sun Woo

==@@==

Hanyeon dan Sun Woo sudah berada di depan kantor Hanyeon.

“Gomawo sudah mengantarku hari ini” Hanyeon tersenyum kepada Sun Woo

“Ne,nuna,aahh…mulai saat ini aku memutuskan untun menjemput dan mengantar nuna berangkat dan pulang kerja”

Hanyeon membelalakan matanya “Mwo??”
Sun Woo menaruh kedua tangannya di pundak Hanyeon dan menatap Hanyeon dekat sekali “Nuna tidak perlu kaget seperti itu” katanya tersenyum

Hanyeon hampir tidak bisa bernafas saat Sun Woo menatapnya sedekat itu
“Tapiii….”
Sun Woo meletakkan jari telunjuknya di bibir Hanyeon
“Sstt…nuna tidak boleh protes,sekarang nuna sebaiknya masuk kantor sebelum terlambat” Sun Woo memutar tubuh Hanyeon dan sedikit mendorongnya dan kemudian melambaikan tangannya

Hanyeon yang belum hilang kekagetannya hanya menurut dan sekali lagi membalikkan badannya mencoba mencari jawaban atas apa yang baru saja di lakukan Sun Woo padanya pagi ini.

“Kha,cepat lah masuk nanti nuna terlambat ” Sung Woo melambaikan tangannya dan tersenyum.

Hanyeon memiringkan kepalanya,namun kemudian memutuskan untuk pergi masuk kantornya meninggalkan Sun Woo yang terus menatapnya dari belakang sampai sosok Hanyeon hilang di balik pintu.

==@@==

Hanyeon baru memasuki ruangannya,dia menaruh tas tangannya di kursi dan hanya duduk melamun memikirkan sikap Sun Woo pagi ini
“Apa yang terjadi padanya pagi ini??
Tidak seperti biasanya Sun Woo bersikap seperti itu,dan sepagian ini sikapnya sukses membuat jantungku hampir copot”
Hanyeon terlalu asyik melamun,sampai-sampai dia tidak menyadari Hyonie yang sudah duduk di depan meja kerjanya

“Hanyeon ssi,bagaimana dengan bahan untuk presentasi kita hari ini”
Hyonie menaikkan alisnya,melihat Hanyeon yang sama sekali tidak memberikan tanggapan atas pertanyaannya barusan.

“Hya!! Hanyeon-a” Hyonie mengerak-gerakkan tangan kanannya di depan wajah Hanyeon dan hal itu sontak membuat Hanyeon sadar

Hanyeon melihat sekilas kearah Hyonie “Waeyo??”

Hyonie semakin menyipitkan matanya melihat Hanyeon “Apa yang barusan kamu lamunkan?” Tanya Hyonie langsung

Hanyeon menggelengkan kepalanya “Aku tidak sedang melamun Hyonie-ya”

Hyonie menaikkan alisnya “Jinja??Apa kamu tau apa yang baru saja ku tanyakan padamu??” Hyonie menyilangkan kedua tangannya di dada dan berjalan mengelilingi tempat duduk Hanyeon seperti sedang mengintoregasi.

“Kamu kemari pasti menanyakan bahan presentasi kita hari ini kan,ige” Hanyeon menyerahkan berkas yang ada di mejanya
Sebenarnya Hanyeon berusaha mengalihkan pembicaraan,karena dia tahu persis,sahabatnya itu pasti akan menanyakan kenapa dia melamun tadi,dan kalau sudah bertanya Hyonie pasti akan menanyakan semuanya,dan benar saja kali ini Hanyeon berhasil mengalihkan perhatian Hyonie ke berkas presentasi yang tadi di berikannya

“Oke!! Gomawo sudah mengerjakannya,sekarang kita siap untuk presentasi” Hyonie tersenyum dan segera keluar ruangan Hanyeon.

“Nanti kita bertemu di ruang presentasi” Hanyeon menarik nafasnya lega.
“Untunglah,kali ini aku selamat” katanya tersenyum

==@@==

Cha Sun Woo duduk di salah satu bangku taman yang ada di kampusnya,sebenarnya dia tidak ada jadwal kuliah hari ini,pria muda itu menutup sebagian wajahnya dengan topi yang di kenakannya sedikit menyenderkan punggungnya di senderan kursi.
Baru akan memejamkan matanya,Sun Woo merasakan badannya di guncang seseorang

“Cha Sun Woo,bukankah kamu tidak ada jadwal kuliah?”

Sun Woo membuka topinya,sedikit melirik pria yang ada di sampingnya saat ini.”Memangnya aku tidak boleh ke kampus jinyoung hyung??”

Jinyoung tampak menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal “Hehehe…iya juga sih,ah…bagaimana kalau kita ke rumahku? Aku baru mengaransemen sebuah lagu,kamu mau dengar??”

Sun Woo langsung mengangguk dan segera beranjak dari tempat duduknya “Khaja,hyung”
Jinyoung dan Sun Woo akhirnya tiba disalah satu gedung

“Jadi apa kamu masih berhubungan sama Hanyeon nuna??” Jiyoung membuka pintu rumahnya

Sun Woo tersenyum dan mengangguk

Jinyoung melebarkan matanya yang sipit itu “Jinja??ku pikir kamu tidak akan bisa mendekatinya”

“Hyung jangan meremehkan aku ya,sekarang aku sangat dekat dengan Hanyeon nuna” Sun Woo menepuk dadanya
“Ne,chukhae Sun Woo-ya,dan sejauh mana perkembanganmu sekarang??Jangan-jangan kamu hanya di anggap adik sama Hanyeon nuna”

“Ah..hyung jangan mematahkan semangatku dong” Sun Woo memukul pundak Jinyoung

“Ne,ne,semoga berhasil,tapi… Apa kamu yakin??” Tegas Jinyoung mengangkat alisnya

“Waeyo??”

“Sepertinya Hanyeon nuna bukan yeoja yang mudah untuk didekati”

Sun Woo duduk menselonjorkan kakinya kelantai,menggerakkan kedua kakinya “Hyung benar,Hanyeon nuna memang bukan orang yang mudah untuk didekati” Sun Woo menundukkan kepalanya

“Lalu bukankah kamu bilang kalau kamu sudah dekat dengannya sekarang??”

Sun Woo mengangkat kepalanya dan tersenyum “Sekarang aku sudah punya senjata untuk bisa lebih dekat dengannya”

-flasback-

Sun Woo dan Hanyeon bertemu secara tidak sengaja.
Saat itu Hanyeon menghadiri sebuah acara reuni di kampusnya.
Baru keluar dari mobil,Hanyeon di kagetkan oleh suara seseorang yang berteriak

“Awaaassss!!!”

Hanyeon menoleh kearah suara,namun sebelum Hanyeon menyadari,soerang namja mengemudikan sepeda sedang menuju kearahnya dengan sangat cepat,dan
“Bruukkkk….namja itu menabrak Hanyeon yang membuat Hanyeon jatuh dan namja itu jatuh menimpa nya.

Saat namja itu bangkit dan deggg…kedua mata mereka bertemu,mereka hanya saling pandang untuk beberapa detik,sampai sebuah suara mengagetkan mereka berdua

“Sun Woo-ya,gwenchana??” Tanya seorang namja berperawakan kurus

Namja yang di panggil Sun Woo itu pun segera berdiri “Gwenchana”

Sun Woo mengulurkan tangannya mencoba membantu Hanyeon berdiri
“Cheosonghamnida agashi,Cheosonghamnida” Katanya menundukka kepalanya berkali-kali

Hanyeon sebenarnya ingin sekali memaki orang yang barusan menabraknya,tapi melihat tampangnya yang meminta maaf berkali-kali membuatnya mengurungkan niatnya untuk memarahi namja itu.

“Gwenchana,tapi……” Hanyeon menatap dress berwarna cream yang di kenakannya agak kotor,padahal dia harus segera menghadiri acara reunian.

“Waeyo??”Tanya kedua namja yang ada dihadapan Hanyeon secara bersamaan

“Anio…”.Hanyeon mengibas-ngibaskan tangannya “Aku permisi dulu,sepertinya aku sudah terlambat” Hanyeon pamit dan meninggalkan kedua namja itu.

“Hyung,sepertinya dia akan menghadiri reunian kampus kita hari ini?” Tanya Sun Woo kepada namja yang ternyata bernama Jinyoung

Jinyoung melihat Hanyeon yang mulai memasuki gedung kampus mereka “Kamu benar,sepertinya dia adalah salah satu Sunbae kita” Jinyoung tampak memegang dagunya

“Omona,eotohke?? Aku membuat dressnya menjadi kotor”

“Hyung,kita masih lama kan tampilnya??Aku pergi dulu sebentar” tanpa menunggu persetujuan dari Jinyoung,Sun Woo langsung berlari meninggalkannya

“Hya!! Cha Sun Woo,siapa bilang kita masih lama akan tampil??dan bagaimana dengan sepeda ini??” Teriak Jinyoung

Sun Woo membalikkan badannya “Aku titip sepeda itu pada hyung,bilang sama Hae rim,nanti aku akan memperbaiki sepedanya itu”

“Aisshhh…anak itu ” Jinyoung hanya bisa pasrah dan membawa sepeda yang baru saja dirusak sama Sun Woo “haaaah….bagaimana aku menjelaskannya sama Hae Rim??”

-Hanyeon pov-

Hanyeon tinggal beberapa langkah lagi sebelum memasuki ruang aula dimana reuni diadakan,namun tiba-tiba dia mengurungkan niatnya”Apa sebaiknya aku pulang saja??” Hanyeon terlihat ragu.Kadang dia hendak melangkahkan kakinya namun sesaat kemudian dia hentikan,sesekali dia melihat keadaan dressnya berharap kalau kejadian di tempat parkir tadi tidak pernah terjadi.Namun saat melihat dressnya yang terlihat kotor dan itu hanya bisa membuatnya menghembuskan nafasnya berat.
“Kenapa aku tidak memarahi anak itu??” Sesal Hanyeon.

Cukup lama Hanyeon hanya berdiri di koridor,kadang dia bertemu dengan beberapa teman,dan sudah beberapa orang yang mengajaknya masuk ke ruang aula,namun dengan sopan dia menolaknya dengan alasan,kalau dia masih ingin berkeliling kampusnya dulu.

“Sebaiknya aku ke kamar kecil saja,sedikit membersihkan noda yang ada di baju ini,dan kenapa juga hal ini baru terpikirkan olehku?? Pabo” Hanyeon merutuki dirinya sendiri dan segera menuju kamar kecil.

-Hanyeon pov end-

Sun Woo terlihat memarkir mobilnya di salah satu butik.Dengan tenang dia masuk dan tersenyum pada salah satu pelayan yang menyambutnya.

“Selamat datang tuan muda” sapa pelayan ramah

Sun Woo hanya mengangguk
“Bisa carikan dress,cream dengan sedikit paduan pita dan sedikit renda dengan warna yang senada?”

Pelayan itu memiringkan kepalanya dan terlihat tampak bingung

“Tidak perlu heran seperti itu,aku mencarikan dress untuk salah satu temanku” jelas Sun Woo enteng sambil melihat-melihat baju yang di pajang di butik itu

Sun Woo merupakan anak pemilik butik itu,meskipun dia sangat jarang berkunjung dan kalaupun berkunjung selama ini dia tidak pernah mencari baju untuk seorang wanita,dia kebutik hanya untuk bertemu ibunya,itupun bila ibunya yang memintanya datang.

Sun Woo asyik mematut penampilannya di cermin,sampai suara pelayan butik mengagetkannya.
“Tuan mudah,kita punya beberapa pilihan dress yang di maksud tuan muda tadi” Pelayan butik menyodorkan beberapa lembar dress cream.

Sun Woo,melihat beberapa baju yang diberikan pelayan,namun dia tidak menemukan dress yang di carinya.”Apa tidak ada yang lebih sederhana?”

Pelayan butik terlihat berpikir “Maaf koleksi kami hanya ini”

Sun Woo terlihat kecewa,dia melirik jam tangannya dan berseru “Omona,aku sudah hampir satu jam meninggalkan kampus” Sun Woo menepuk kepalanya
“Baiklah,aku ambil yang ini” Sun Woo mengambil salah satu dress cream yang tadi dilihatnya dan menurutnya hanya yang satu itu yang terlihat lebih sederhana dan segera keluar butik,namun kemudian dia berbalik lagi
“Jangan bilang ini sama urieomma,nanti aku akan kembali membayar baju ini,arraseo!!”

Selama diperjalanan menuju kampusnya kembali,Sun Woo hanya membiarkan phonselnya terus berdering “mian hyung,tunggu sebentar aku akan segera sampai”

==@@==

Hanyeon baru akan memasuki kamar kecil,saat sebuah suara menghentikan langkahnya

“Chogi…..”

Hanyeon menoleh kearah suara dan alangkah kagetnya Hanyeon melihat siapa orang yang memanggilnya
“Neo??”

Orang yang memanggil Hanyeon itu ternyata pria yang tadi menabraknya di tempat parkir.
Setelah tiba di hadapan Hanyeon,pria itu memberikan bungkusan yang ada di tangannya “Ini pakailah,mungkin ini tidak persis sama dengan yang anda kenakan sekarang”

Meski heran Hanyeon menerima bungkusan itu dan melihat isinya,Hanyeon mengambil dress yang ada didalam bungkusan itu
“Tapiiii…” Hanyeon baru akan menolak dress itu,tapi pria yang menyerahkan dress itu sudah meninggalkannya

“Sebaiknya dipakai saja,daripada anda tidak bisa menghadiri acara reunian kali ini Sunbae,sampai berjumpa di aula” pria itu mengatakannya sambil berlari dan melambaikan tangannya.

Hanyeon mengerutkan alisnya “Dasar orang aneh”

-Sun Woo pov-

Aku mengemudikan mobilku dengan kencang,dari tadi Jinyoung hyung sudah menelponku dan sama sekali tidak ku terima.Akhirnya setelah 25 menit aku tiba di kampus.

Awalnya aku berniat langsung ke ruang aula tempat di adakannya reuni,namun langkahku terhenti saat baru keluar pin lif,aku melihat yeoja dengan dress berwarna cream berjalan menuju kamar kecil.Aku putuskan untuk mengikutinya,dan sebelum dia masuk kamar kecil aku meneriakinya

“Chogi…..”

Langkahnya terhenti dan dia membalikkan badannya ke arahku berdiri saat ini,kami hanya berjarak beberapa langkah.terlihat sekali yeoja itu yang tidak lain ternyata dia adalah salah satu Sunbae ku tampak bingung melihatku.
“Neo” serunya agak kaget

Dengan penuh percaya diri aku mendekatinya dan menyerahkan bungkusan yang ada di tanganku.
Sunbae itu terlihat bingung,namun dia menerima pemberianku.
Setelah memberikannya aku segera pergi meninggalkannya,aku yakin dia pasti akan menolaknya.Dengan sedikit berlari aku menyarankannya untuk memakainya saja dan sebelum membalikkan tubuhku meninggalkannya aku melambaikan tanganku.

-Sun Woo pov end-

==@@==

Hanyeon memasuki ruang aula tempat diadakannya reuni,baru beberapa langkah dia sudah di sambut sama kedua sahabatnya Hyonie dan Riyeon.

“Hya!!kemana saja?? Bukankah kamu sudah lebih dulu tiba disini,kenapa baru masuk??” Hyonie memukul pundak Hanyeon

“Mianhe,tadi aku ada sedikit urusan” Hanyeon berbohong

“Sudahlah unn,jangan suka mengintrogasi orang,sebaiknya kita segera bergabung sama yang lain” Riyeon menarik tangan Hanyeon menemui teman-teman mereka yang lain.

Acara berjalan sesuai rencana,Hanyeon mulai melupakan kejadian dressnya yang kotor tadi,dan diam-diam Hanyeon bersyukur dia mendapatkan dress pengganti “Tapi kenapa dia memanggilku Sunbae?” Gumam Hanyeon
Melihat Hanyeon yang telihat melamun,Hyonie menghampirinya “Waeyo??Kamu tidak senang berada disini??”

“Anio” Hanyeon menggelengkan kepalanya
Hyonie baru akan bertanya lagi,namun suara Mc di panggung membuatnya mengurungkan niatnya dan melihat ke arah panggung

“Baiklah kita sampai pada acara puncak reuni kita kali ini,dan sebagai persembahan terakhir kami akan menampilkan Boyband kebanggaan kampus,mari kita sambut mereka” Mc terlihat mempersilahkan beberapa pemuda naik ke atas panggung.

“Wahhh…mereka ganteng-ganteng ya” celetuk Hyonie yang membuat kekasihnya Yesung yang berada di sebelahnya berdehem.
“Jadi menurutmu aku ini tidak ganteng?” Yesung menyipitkan matanya melihat kekasihnya Hyonie

“Iya,iya,chagi ganteng kok” Hyonie terlihat menggandeng tangan Yesung.

Hanyeon hanya tersenyum melihat sahabatnya itu.
Hanyeon mengalihkan pandangannya ke atas panggung “Omooo…itukan”Hanyeon menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena kaget.

Hanyeon dan yang lainnya menikmati beberapa lagu yang dibawakan oleh boyband yang sedang manggung dan diam-diam Hanyeon mengagumi seorang namja yang mengenakan kupluk biru “waahh…ternyata dia pandai ngerap” gumam Hanyeon pelan

“Nuga??” Hyonie tiba-tiba sudah ada di dekatnya lagi

“Omona,Hyonie-ya,kamu mengangetkanku saja,kemana Yesung oppa??”

“Tuh…” Hyonie menunjuk Yesung yang sedang asyik bicara dengan Riyeon dan Jaejoong

Saat Hyonie han Hanyeon asyik bicara dengan beberapa teman lama mereka,tiba-tiba terdengar

“Sunbae”

Hanyeon dan Hyonie memalingkan wajah mereka ke arah suara.Di belakang mereka saat ini berdiri seorang namja mengenakan Hoodie berwarna senada dengan warna kupluk birunya.
Namja itu mendekati Hanyeon dan Hyonie

“Annyeong haseyo sunbae,aku senang akhirnya Sunbae mengenakan baju yang ku berikan,ah kenalkan namaku Cha Sun Woo imnida” namja itu mengulurkan tangannya kepada Hanyeon

Hanyeon terlihat agak ragu menyambut uluran tangan namja itu,sekilas melihat ke arah Hyonie yang terlihat menaikkan alisnya.

“Hanyeon Imnida” sambut Hanyeon kemudian

Hyonie mendekati Hanyeon “Dimana kamu bertemu dengannya??” Tanyanya dengan sedikit berbisik

“Nanti aku ceritakan”

-Flasback end-

-To Be Continue-

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

5 thoughts on “When He’s Back ~Part 1~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s