MY LOVELY BOSS ~PART 8~

Aku tergesa-gesa menuju kamar jong woon, sepertinya aku telat 5 menit…
Aaahhh…ini bukan sepenuhnya salahku, semalam lagi-lagi dia mengerjaiku, malam-malam menelponku dan hanya minta di buatkan bimbimbab

Kubuka pintu kamarnya perlahan, dan kupikir dia sudah bangun,dan…
”mwooo?? Masih tidur???
Aiisshhh….
aku segera menghampirinya
” Tuan muda, ayo bangun” aku mencoba membangunkannya secara halus
dan itu terus kulakukan, tapi sepertinya usahaku sia-sia saja

”Aiissshhh… Orang ini kenapa selalu menyebalkan??

aku memalingkan wajahku,dan mataku menemukan sebuah benda yang ku yakin bisa membuatnya terbangun kali ini, aku tersenyum dan mengambil jam weker yang berada di atas meja,tepat di samping tempat tidur jong woon
tanpa pikir panjang lagi aku langsung menyalakan jam weker itu dan menaruhnya tepat di telinga jong woon
”Mampus,,mau tidak mau kamu harus bangun kim jong woon” aku tersenyum puas

di luar dugaanku,jong woon bangun dan langsung menarik tubuhku

”Hya!!! Kim jong woon lepaskan aku”

”lima menit lagi” katanya masih terus memeluk tubuhku

”Hya!!! Lepaskan,bagaimana kalau nanti ada yang masuk?? Kau kan tahu Pak Kim kadang masuk ”
tapi percuma, jong woon masih tetap memeluk tubuhku erat

—-@@—–

Pagi ini aku bangun lebih awal, ku lihat jam weker yang ada di samping tempat tidurku
”Sekarang baru pukul 07.00 pm, kenapa hyonie masih belum datang??”
”Hmmm…sepertinya dia telat membangunkan ku pagi ini,atau aku yang terlalu pagi bangun??’

aku baru akan beranjak dari tempat tidurku,namun tiba-tiba ku lihat pintu kamarku mulai terbuka perlahan,aku mengurungkan niatku dan kembali menarik selimutku dan pura-pura tidur

pasti hyonie yang masuk, pikiran jahilku pun mulai bekerja,aku akan mengerjainya kali ini
Hyonie mulai membangunkan ku,dan aku masih saja pura-pura tidur sampai saat jam weker itu di nyalakan olehnya, sebenarnya aku masih ingin mengerjainya dan pura-pura tidur, tapi suara alarm itu sangat memekak kan telinga ku, aku pun bangun dan langsung menarik tubuhnya

Saat memeluknya aku bisa mencium aroma tubuhnya, wangi strawberry dari tubuhnya pagi ini membuatku serasa tidak ingin melepaskan pelukanku

—–@@—–

Sarapan pagi ini, aku kaget melihat eomma dan aboji??

”Ah…jong woon-a pagi sayang” sapa eomma
” Kapan eomma dan aboji pulang??” tanyaku

” Semalam, kenapa tidak suka melihat eomma dan aboji ada disini??” jelas aboji

” Anio,,aku senang eomma dan aboji bisa pulang ”

” Ah..jong woon-a, kami ingin mengenalkanmu dengan seorang gadis,otte?? Kamu setuju kan?? tanya eomma

”Mwooo???” kataku kaget

” iya,sudah waktunya kamu menikah,lagipula selama ini eomma tidak pernah melihatmu membawa seorang kekasih”

” bagaimana mau melihatku punya seorang yeoja chingu, kalian saja hampir tidak pernah ada di rumah” kataku pelan sedikit berbisik

” Kamu bilang apa tadi??” tanya eomma mendekatkan wajahnya

”Ah..anio eomma”

Ku coba melihat ke arah hyonie,aku hanya ingin melihat wajahnya barang sebentar, tapi percuma, di ujung sana ku lihat dia hanya menunduk kan kepalanya

”Hya jong woon-a otte?? Sebaiknya kamu pikirkan baik-baik apa yang barusan eomma katakan tentang gadis pilihan eomma dan aboji”

” sirho!! Eomma tidak perlu repot-repot mencarikan calon istri untukku” tolakku

” yahh… Paling tidak bertemu lah dengannya nanti siang, eomma yakin kamu pasti akan menyukainya” eomma terus saja membujukku
Aku hanya diam, dan aku tidak ingin melanjutkan pembicaraan ini, aku pun beranjak dari meja makan

”Aku pergi dulu eomma” aku pamit dan berjalan menuju hyonie berada

”Nona park, mari banyak yang harus anda kerjakan hari ini”
aku menatap Hyonie sebentar, setelah melihatnya mengangguk,aku pun berjalan mendahuluinya
—-@@—-

Baru kali ini aku melihat orang tua dari seorang Kim Jong Woon,tadi dikamar saat Jong Woon memelukku, aku merasakan ponselku bergetar,pertanda ada sebuah panggilan masuk

”Hya!!! Kim Jong Woon ssi,lepaskan pelukanmu,aku harus menjawab telponku”
Sesaat kemudian Jong Woon melepaskan melonggarkan pelukannya dan perlahan melepasnya

”Baiklah” katanya tersenyum jahil dan langsung bangun
Aku menatap nya marah ” Sebaiknya kamu segera pergi mandi ”

Jong Woon mengikutiku kata-kataku barusan, dan tanpa berpikir panjang Jong Woon langsung melompat dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi
Setelah sosok Jong Woon menghilang di balik pintu kamar mandi,aku segera menjawab telpon yang dari tadi terus bergetar di tanganku

aku menekan tombol penjawab dan menempelkannya di telinga kananku

”Yoboseyo” sapaku

”Hyonie-ya,neo odiya?? tanya sebuah suara di ujung sana,dan dari suaranya aku tahu kalau itu adalah Choon Onnie

”ah…onnie, aku sedang berada di kamar tuan muda”

” Sebaiknya kamu segera ke ruang makan sekarang,Tuan dan Nyonya besar ada disini, kepala pelayan akan mengenalkan pegawai baru pada mereka” jelas Choon onnie

”ne araseo onnie-ya,aku akan segera kesana”
”Jong Woon ssi,sepertinya aku harus segera menemui kepala pelayan sekarang juga” aku meneriakinya dari luar kamar mandi

”ne araseo”teriak Jong Woon dari dalam

Setelah mendapat jawaban dari Jong Woon aku pun bergegas meninggalkan kamar dan menuju ruang makan

Aku menghembuskan nafas lega,saat ku lihat Choon onnie menarikku kedalam barisan pelayan

Kepala pelayan mulai mengenal kan beberapa karyawan baru termasuk aku, tepat saat acara perkenalan selesai,Jong Woon memasuki ruang makan

Aku hanya melihatnya sebentar dan Jong Woon terlihat tersenyum ke arahku, sebelum dia menemui kedua orang tuanya

Awalnya Jong Woon dan kedua orang tuanya hanya menanyakan kabar-kabar masing, sampai saat aku mendengar Jong Woon akan di kenalkan dengan seorang gadis pilihan orang tuanya
Dan entah kenapa aku sempat kaget mendengarnya,ada perasaan aneh di dalam hatiku saat mendengarnya
Meskipun dari pembicaraan mereka aku jelas-jelas mendengar bahwa Jong Woon menolak tawaran kedua orang tuanya itu

Aku menghembuskan nafasku pelan,saat ini seperti biasa aku dan Jong Woon bertemu di atas gedung kantor

”Hyonie-ya,gwenchana?? Tanya Jong Woon

”huummm” kataku mengangguk pasti

”Kalau kau mau aku tidak akan menemui gadis itu” Jong Woon menoleh menatapku

Alisku terangkat ” Untuk apa anda menanyakan itu pada saya tuan muda??”

”Hya!!kenapa sekarang kamu memanggilku seperti itu? Nada suaranya terdengar kesal

aku memiringkan kepala ” Lalu anda mau saya memanggil apa?? Lagipula sebaiknya anda menemui gadis itu,dia itu kan calon tunangan anda,lagipula siapa saya? Saya kan cuma asisten tuan muda,jadi saya tidak berhak untuk melarang anda untuk menemui siapapun”

”Hya!!! Neo..aiisshhh…”

Kulihat Jong Woon semakin kesal dengan yang baru saja ku katakan tadi

”Baiklah,aku akan menemuinya” Jong Woon terlihat tersenyum meskipun aku tahu itu di paksakannya ” Padahal aku berharap kamu akan melarangku menemui gadis itu” gumamnya pelan
Setelah mengucapkan kata itu Jong Woon pun pergi meniggalkan ku sendiri

Aku hanya bisa menatap punggung Jong Woon yang menghilang di balik pintu

”Mianhe, Jong Woon-a, sebenarnya aku ingin sekali agar kamu jangan menemui gadis pilihan orang tuamu,tapi siapa aku? Aku hanya asistenmu” gumamku pelan dan tanpa terasa air mataku pun jatuh

Aku segera menghapusnya dengan punggung tanganku ” Apa yang terjadi padaku? Apakah mungkin aku sudah mulai mencintai Jong Woon?

—–@@—–

Aku tiba di sebuah restoran di kawasan Gangnam,saat masuk aku langsung menuju meja yang tadi di katakan eomma

Sebelum tiba di tempat ini,tadi eomma sempat menelponku dan memberiyahukan tempat dimana aku harus menemui gadis pilihannya itu

Aku melihat seorang gadis sudah duduk di salah satu meja di restoran itu, saat ini restoran ini tidak begitu ramai,hanya ada beberapa orang yang terlihat sedang asyik menikmati makan siang mereka, dan berpikir lama aku langsung menemui gadis itu

”annyeong hisimnika” sapaku

Gadis itu terlihat agak terkejut dengan kedatanganku

”ah..annyeong” gadis itu langsung berdiri dan membungkukkan badannya

” Kim Jong Woon ssi??” tanyanya ramah
Aku mengangguk dan mempersilahkannya duduk

”Kim Sang Hee imnida” katanya mengulurkan tangannya
Aku menjabat tangannya
”Gadis ini tampak elegan, dan juga cantik” setidaknya ini kesan pertamaku saat melihatnya

Kami hanya berbicara sebentar
”Maaf,sepertinya aku harus segera pergi” pamitku

”Gwenchana, saya tahu anda pasti sangat sibuk” katanya tersenyum

Aku menghembuskan nafasku saat sudah berada di dalam mobilku, sebenarnya aku bisa saja tidak menemui gadis itu,tadi saat di atas gedung kantor aku berharap Hyonie melarangku, tapi….dia sendiri yang menyuruhku menemui gadis itu
”aiisshh… Gadis ini membuatku gila,sungguh sulit di tebak” aku memukul stir mobilku kesal

—–@@—–

Hari ini seperti biasa aku libur,karena memang setiap sabtu-minggu aku libur
Hari ini entah kenapa aku berharap Jong Woon seperti biasa akan datang kerumah
Aku hanya duduk melamun di teras belakang rumahku,sampai suara yeodongsaengku mengagetkanku

”nuna,kenapa hari ini Jong Woon hyung tidak kesini??” tanya kyuhyun tanpa mengalihkan pandangannya dari PSP yang sedang di mainkannya

”Molla??” jawabku singkat
”Ah..nuna kenapa tidak telpon saja??aku tidak ada teman main game nih” Kyuhyun tersenyum manis padaku
” Malas” kataku singkat
”Lagipula dia tidak akan pernah datang lagi kemari” aku berlalu meninggalkan Kyuhyun yang terlihat bingung dengan jawabanku barusan

”Aahh…sebaiknya aku ke toko appa saja,lagipula aku sudah rindu sama siwon oppa” Aku segera mengambil tas dan pergi ke toko appa

Dan benar saja, setelah berada di toko,aku merasa lebih baik sekarang

Ku lihat Siwon oppa sedang tidak sibuk

”Oppa,bagaimana kalau besok kita jalan-jalan??” ajakku

Alis Siwon oppa terangkat ” Tumben??” kenapa tidak mengajak pacarmu saja??” tanyanya

”mwo??pacar?? Oppa kan tahu kalau aku belum punya pacar??”

”jinja?? Hmmmm….lalu siapa laki-laki yang terus membuntutimu setiap kali kamu libur kerja itu??” Siwon oppa terlihat pura-pura berpikir sambil meletakkan jari di dagunya

”Itu bukan pacarku oppa” aku mengibaskan tanganku dengan sedikit canggung

Siwon oppa malah menyipitkan matanya melihatku dan masih menatapku curiga,namun kemudian dia bersuara

”sirho, aku sibuk besok”

”Oppa kan sudah janji akan menuruti semua keinginan ku,oppa lupa ya??”

”Heh?? kapan aku mengatakan itu??”

”Dulu waktu aku pulang mengantarkan Kimbab,dan aku mengalami sedikit kecelakaan,Oppa kan janji kalau terjadi apa-apa saat aku mengendarai motor sialan itu,oppa akan memenuhi semua keinginanku” Aku mencoba mengingatkannya kembali

Siwon oppa terlihat menepuk jidatnya ” ne, araseo!!Lagipula semenjak kamu kerja,kita tidak pernah lagi jalan-jalan seperti dulu ”

”Hwaaaa….gomawo oppa” kataku memeluknya

—-@@—-

Aku membuka mataku pagi ini, rasanya aku enggan untuk melakukan apapun hari ini, aku kembali menarik selimutku,
Kemarin aku terpaksa menemani eomma dan gadis calon tunanganku itu seharian penuh
Saat akan menutup mataku kembali,ku lihat pintu kamarku terbuka, tanpa memperdulikannya aku pun menutup mataku,rasanya hari ini aku akan tidur seharian

”aigooo…Jong Woon-a, ayo bangun,sudah siang sayang”

”eomma??” aku membalikkan badanku

” Ayo bangun,itu Sang Hee sudah menunggumu di ruang makan” eomma menarik selimutku
Aku langsung bangun” Mwo?? Sang Hee ssi ada disini?? Untuk apa pagi-pagi sudah kemari?? ” aku menatap bingung eomma

”Bukankah hari ini kalian berdua akan jalan-jalan??” kata eomma tersenyum

” Kapan aku bilang kalau aku akan mengajaknya jalan hari ini??” gumamku pelan
”Ayolah Jong Woon-a kalian berdua harus sering jalan berdua,biar kalian bisa lebih akrab”

”Sirho,hari ini aku mau dirumah saja” aku kembali menarik selimutku

Eomma kembali menarik selimutku ”Jangan seperti itu, kasihan Sang Hee sudah menunggumu,tapi ga kamu hiraukan”

”Lagipula bukan aku kan yang menyuruhnya datang kemari, eomma saja yang menemaninya” kataku kesal

Tapi eomma memang tidak pernah menyerah, eomma menarik tanganku dan mendorong tubuhku menuju kamar mandi

” Cepat mandi sana,eomma tunggu di ruang makan”

Setelah berhasil membuatku bangun,eomma pun keluar meninggalkanku

Aku menatap meja kerjaku, ada ponselku disana, tanpa berpikir panjang lagi aku langsung meraih ponsel itu dan menekan angka 3

Setelah mengakhiri pembicaraanku, aku tersenyum ” Baiklah aku akan memenuhi permintaan eomma hari ini, sepertinya aku akan mengajak Sang Hee ssi ke Taman hiburan hari ini”

—-@@—-

Hari ini seperti yang sudah di sepakati kemarin, aku dan Siwon oppa akan ke Lotte World, saat akan keluar rumah tiba-tiba ponselku berdering, saat ku lihat nama yang tertera di layar
”Untuk apa dia menelponku??” gumamku pelan
Setelah ku tekan tombol penjawab
”Yoboseyo”

”Hyonie-ya,kamu ada di mana sekarang??”

agak ragu kujawab pertanyaan itu ”Aku ada di rumah sekarang,waeyo??”

”Ada rencana apa hari ini??”

alisku terangkat ”Apa urusanmu aku mau kemana hari ini??” kataku ketus

”Hya!! Aku cuma mau tahu,apa tidak boleh? Lagipula aku tidak akan mengganngumu kok” suara Jong Woon terdengar kesal

”Astaga,kumat nih penyakit anehnya” aku mendecakkan lidah, dan lagipula mungkin tidak ada salahnya memberitahukan kemana aku pergi

”Aku akan pergi ke Lotte World hari ini”

”Oke…sampai ketemu lagi Hyonie-ya”
Tanpa ba bi bu Jong Woon langsung memutuskan telponnya

aku membelalakan mataku ” mwo?? Dasar orang yang aneh” pikirku

Aku memasukkan kembali ponselku ke dalam tas selempangku

”Hyonie-ya,paliii” teriak Siwon oppa sambil melambaikan tangannya ke arahku

”Ne Oppa” kataku tersenyum dan setengah berlari menuju menuju Siwon oppa yang sudah berada di depan pagar rumahku

”Khaja oppa” kataku tersenyum, tapi sesaat kemudian sudut mataku melihat motor yang sedang di dudukinya itu
”ige mwo??kenapa oppa harus membawa motor sialan ini??

Siwon oppa tertawa” kamu tenang saja motor ini sudah di perbaiki” Siwon oppa menepuk-nepuk motor itu
”Khaja” ajaknya menyerahkan helm padaku

—-@@—-

Aku hampir tidak percaya dengan apa yang ku lihat barusan, mataku mengerjap beberapa kali

”Kim Jong Woon,juga ada disni??” aku menyipitkan mataku untuk memastikan penglihatanku
Dia pergi bersamaaaa…gadis itu
”cih…dia mau pamer apa” aku merasa marah melihatnya bersama seorang gadis

Jong Woon terlihat menuju ke arah ku dan Siwon oppa dengan senyum yang lebar

”Hyonie-ya” sapanya ringan

Aku yang baru saja turun dari motor pura-pura tidak melihatnya dan merapikan bajuku, namun tiba-tiba Jong Woon menarik tanganku ”Hya!! Lepaskan tanganku” aku mencoba melepaskan cengkraman tangannya
Aku memutar kepala,mencoba mencari bantuan dari Siwon oppa,tapi Siwon oppa hanya mengangkat bahunya dan tersenyum dan mengikuti dari belakang
Kami berdua tiba di hadapan tunangan Jong Woon
”Kim Sang Hee ssi aku hanya ingin mengenalkanmu pada asistenku”

Aku menatap Jong Woon dengan bingung”mwo?? Apa maksudnya ini??”

Ku lihat wanita itu tersenyum ramah padaku
”Annyeong, Kim Sang Hee imnida,” katanya mengulurkan tangannya padaku

meski agak kikuk akupun menjabat tangannya ”ah…Park Sung Hyo imnida” kataku kemudian Wanita ini sangat cantik,dia tampak begitu elegan, beda sekali denganku yang hanya mengenakan celana jeans dan baju kaos biasa”Pantas saja orang tua Jong Woon memilihnya, mereka memang serasi” gumamku pelan,entah kenapa memikirkan itu saja membuat ku agak sulit bernafas
”haaaahhh…”aku menghembuskan nafasku pelan

”Nah Siwon ssi tidak apa-apa kan kalau aku dan juga Sang Hee ssi ikut bergabung bersama kalian hari ini??” Jong Woon mengalihkan pandangannya ke Siwon

Dari belakang bahu Jong Woon,aku mencoba memberikan tanda,agar Siwon oppa menolaknya,akan tetapi Siwon oppa hanya mengangkat bahunya” Itu terserah Hyonie saja” Siwon oppa menunjukku yang sedang berada di belakang Jong Woon

Jong Woon memutar kepalanya dan kembali melihatku
”Hyonie-ya otte??” tanyanya dengan tersenyum jahil

”aaiissshh….itu terserah kalian saja” kataku berlalu dan menghampiri Siwon oppa
”Khaja oppa” aku menarik tangan Siwon oppa dan jalan terlebih dahulu meninggalkan Jong Woon

Perasaanku pertama kali melihat Jong Woon tadi memang terbukti,dia pasti merencanakan sesuatu kali ini,dan benar saja selama di dalam arena bermain dia membuatku sangat tidak nyaman
Dengan santainya dia memegang tanganku,bahkan kadang mengacak-ngacak rambutku,aku tahu kalau tunangannya itu kadang meliat ke arah kami berdua
Aku melihat Siwon oppa hanya tersenyum melihatku

”Hya!!! Oppa kenapa jadi senyum-senyum seperti itu??” kataku cemberut

”Anio,”katanya sambil berlalu meninggalkanku
Setelah lelah mencoba hampir semua wahana yang ada di Lotte World,kami ber empat memutuskan untuk istirahat di salah satu cafe Sambil menunggu pesanan kami datang aku pamit pergi ke kamar kecil

Dan alangkah kagetnya aku saat keluar kamar kecil dan bermaksud kembali ke meja,aku merasakan seseorang mencengkram pergelangan tanganku dengan kuat,sontak itu membuatku menoleh, ”Kim Jong Woon??” seruku kaget

”Kamu ikut aku sekarang juga” tanpa melihat ku dia terus saja membawaku keluar arena Lotte World

”Hya!! Apa yang kamu lakukan??”

” Ada yang harus kita selesaikan hari ini”
Setelah tiba di mobilnya, dia memaksaku untuk masuk mobil

”Kim Jong Woon ssi, apa maksudmu melakukan semua ini??” akau berusaha keluar mobil,namun terlambat mobil ini sudah melaju dengan cepat

Nafasku tercekat,melihat Jong Woon mengemudikan mobil begitu kencang, karena takut aku hanya menutup mataku sepanjang perjalanan

—-@@—-

”Hyonie-ya buka matamu”suara Jong Woon membuatku tersentak dan dengan sangat perlahan aku membuka mataku

”Pantai??” aku memiringkan kepala dan melihat Jong Woon yang sudah membuka pintu dan memintaku untuk keluar

”Untuk apa kita kesini??” tanyaku heran

Jong Woon terlihat tersenyum,senyum yang belum pernah ku lihat semenjak aku mengenalnya, senyum itu begitu lembut

”Maaf sudah membuatmu ketakutan” katanya lembut
Aku keluar mobil

Jong Woon menarik tutbuhku dan kemudian kami berdua berpelukan, entah kenapa aku merasa damai bila Jong Woon memelukku,seperti yang dulu ku rasakan,saat kami berdua di jepang,,
Kali ini aku benar-benar menikmati pelukannya yang begitu hangat
Namun tiba-tiba aku mendengar sebuah kata meskipun terdengar seperti bisikan,namun aku sangat jelas mendengarnya
”Saranghae”

Jantungku terasa berhenti,benarkah yang ku dengar?? Ini bukan mimpi kan?? Kalau pun mimpi aku tidak ingin cepat-cepat bangun
Kurasakan Jong Woon mulai melepaskan pelukannya, dia menatapku begitu lembut, aku sama sekali tidak bisa menghindari tatapan itu,dia mendekatkan wajahnya semakin dekat…dan tiba-tiba saja dia sudah mencium bibirku

Hari sudah gelap, Saat Jong Woon pulang mengantarku,aku akhirnya menanyakan sesuatu yang dari tadi mengganjal pikiranku
”Lalu Sang Hee ssi sama siapa??”

”Kamu tenang saja,dia tadi ku titipkan sama Siwon ssi” jawab Jong Woon santai

”Kenapa kamu melakukannya? Kasiankan” aku mendecakkan lidah

”Hya!!! Itu bukan sepenuhnya salahku,lagipula siapa suruh mau ikut denganku,kau tahu sejak pagi dia sudah ada di rumahku,urieomma selalu saja memaksaku membawanya jalan-ajalan”

”Jadi kamu menelponku tadi pagi itu??” aku memiringkan kepalaku

Jong Woon hanya tersenyum ”Yah begitulah,aku benar-benat ingin bersamamu hari ini itu saja”

aku baru akan membuka mulut,namun Jong woon dengan cepat menutup mulutku dengan kedua jarinya, sesaat kemudian dia mengacak-ngacak rambutku

” Sampai bertemu besok pagi, na khanta ” katanya pamit dan melajukan mobilnya

Aku hanya memandangi mobil itu pergi meninggalkanku
Namun aku tiba-tiba tersenyum dan memegangi kedua pipiku saat mengingat kejadiaan yang baru saja terjadi

To be continue~~

2 thoughts on “MY LOVELY BOSS ~PART 8~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s