My Lovely Boss ~part 1~

Haiii…joneun park sung hyo imnida,seorang gadis biasa dari keluarga yang biasa-biasa pula,meskipun keluargaku hidup sederhana,tapi aku masih bisa menyelesaikan kuliahku di bidang manajemen..
Mencari kerja itu tidak gampang,aku sudah kesana kemari mencari dan memasukkan berkasku ke perusahaan,namun hasilnya tetap nihil…tapi aku orangnya pantang menyerah…sambil terus mencari aku membantu orang tuaku berjualan kimbab,yah kedai kecil kecilan lah
”hyonie-ah,tolong bantu appa mengantarkan pesanan ini”
”ne,appa aku segera datang”
,kataku mengambil kimbab yang sudah terbungkus rapi
”jadi ini mau di antarkan kemana appa??”
”itu ada alamatnya”kata appa
”ne,algeseumnida,aku pun mengambil secarik kertas dan pergi mengambil sepeda kesayanganku,sebelum berangkat ku cek kembali alamat dimana aku harus mengantarkan pesanan ini,saat melihatnya…mmm..ini kan kawasan elit??siapa yang pesan kimbab di kedai kecil punya appa???lama ku pandangi kertas itu..
”hya!!hyonie-ah,kenapa hanya diam di situ??cepat antarkan kimbab itu,,suara appa barusan mengagetkanku
”ne appa,na kalke,aku pamit pada appa dan langsung mengayuh sepedaku

=oooooooo=

Tok..tok..tok…
Tuan muda sudah saatnya anda bangun
Tok..tok..tok…
Suara ketukan pintu itu benar-benar menganggu tidurku pagi ini
”aiiissshhh…aku pun bangun dan menyahut..iya aku segera keluar..
Setelah itu suara ketukan pintu pun berhenti
”baiklah tuan muda,saya menunggu anda di ruang makan”
Di ruang makan seperti biasa,aku hanya sarapan sendirian..
”aboji dan eomma sudah berangkat??tanyaku hanya sekedar basa basi kepada pak kim asistenku
”eee…maaf tuan muda apakah anda lupa kalau tuan besar dan nyonya sedang berada di kanada”pak kim mencoba menjelaskan
”oh…”hanya itu yang keluar dari mulutku saat itu
”pak kim apa agendaku hari ini??”
”tuan muda ada meeting dgn salah satu perusahaan dr jepang,setelah itu tuan muda akan mengunjungi pabrik yang ada di daerah incheon”terang pak kim sangat jelas..
membuatku hanya bisa menghembuskan nafas…sepertinya akan jadi hari yang sibuk lagi”pikirku
”kapan aku punya waktu untuk libur??”aahhh…aboji,eomma kenapa harus aku yang menanggung semua ini??”

=oooooooo=

Ciiiiittttt…aku menutup mataku…
Wah…mati lah aku,itu yang ada di pikiranku saat ini…namun sebuah suara membuatku membuka mata..
”agassi…agassi..gwenchana??”tanya seorang bapak kepadaku
”ah..gwenchana ajussi,kataku sambil menggerakkan tanganku
”syukurlah anda tidak apa-apa??katanya lega
Aku hanya tersenyum…
”cheosonghamnida ajussi lain kali aku akan lebih hati-hati”kataku sambil membungkukkan badanku
”pak kim,cepat kita sudah telat ini,teriak pemuda yang ada di dalam mobil itu”
”Baik tuan muda”
”lain kali agassi harus lebih hati-hati”katanya menasehatiku
”ne,aku akan lebih hati-hati ajussi,cheosonghamnida,”kataku sekali lagi sambil membungkukkan badanku
Dan paman itu pun pergi menemui tuan mudanya kembali ke dalam mobil yang tadi hampir menabrakku tadi
Saat mobil itu melewatiku,paman tadi masih sempat melihat ke arahku,aku pun mengangguk,di samping paman itu kulihat pemuda yang tadi memanggil paman tadi masuk ke mobil,wajahnya terlihat dingin tanpa ekspresi..
”mwooo???yang benar saja??”pikirku
Ini alamat nggak salah kan??beberapa kali aku memastikan alamat yang tertera pada kertasku itu dan memang tidak salah lagi,ini memang alamatnya,dengan sedikit canggung akupun menekan bel rumah itu,lumayan lama aku harus menekan bel itu beberapa kali,tapi tidak ada satupun orang yang keluar dari rumah besar itu,karena jengkel akupun memutuskan untuk meninggalkan rumah itu,tapi sebelum aku berpaling,sekilas ku lihat ada seorang wanita yang berlari lari kecil menuju pintu gerbang,aku pun menghentikan langkahku menunggu wanita itu sampai di tempatku berdiri
”mianhamnida agassi”katanya sambil membuka pintu gerbang
”gwenchana”kataku tersenyum
”ini saya mengantarkan kimbab pesanan anda,kataku sambil menyerahkan bungkusan kimbab yang ku bawa”
Wanita itu mengambilnya
Setelah mengambil uangnya aku pun pamit,gamshamnida…namun belum sempat aku memalingkan badanku,tiba-tiba
”agassi tunggu sebentar,”wanita itu menahanku
”ne,ada apa lagi,eomonim??”tanyaku
eee….wanita itu terlihat ragu,,”boleh saya minta no phonsel agassi??”tanyanya agak ragu
”mian,tapi buat apa ya eomonim??”tanyaku heran
”sebenarnya kepala pelayan kami yang meminta nya”
”untuk apa??lagi pula saya tidak kenal dengan orang yang anda maksud??”aku masih bingung
”saya juga kurang tau?kenapa kepala pelayan kami meminta no phonsel anda??”
”tolong agassi,anda tidak perlu takut”katanya mencoba meyakinkanku
Aku hanya diam,,dan meskipun agak ragu,akhirnya aku pun memberikan no phonsel ku kepada wanita itu
”gamshamnida agassi”katanya tersenyum
”cheonmaneyo,,”

=oooooooo=

Seminggu setelah aku mengantarkan pesanan kimbab itu
Life couldn’t get better(hey~)
Nan nol pume ango nara
Purun darul hyanghye nara(ho~)
Jamdun noul ib mochul koya
Life couldn’t get better(hey~)
Noul mame munul yoro jwo
Gude ne sonul jabayo
Life couldn’t get better…
Nada dering phonselku membangunkan tidurku,dengan mata yang masih terpejam aku mengangkatnya
”yoboseyo??”
”hyonie-ah cepat bangun,ada yang mencarimu di toko,suara di seberang sana ternyata appa
”ne appa,”dan akupun menutup telpon itu
Aku segera turun dari tempat tidurku,dan membersihkan diri
”siapa yang mencariku sepagi ini??”pikirku
Setelah selesai akupun turun,di ruang makan ku lihat eomma sedang membersihkan meja makan
”pagi eomma,kataku langsung menyeruput susu hangat dan mencomot roti bakar,aku makan dengan tergesa-gesa
”hyonie-ah,pelan-pelan saja makannya”kata eomma
Aku hanya tersenyum dan menghabiskan minumanku
”na kalke eomma,annyeong”aku pamit pada eomma
=oooooooo=

Hari ini di meja makan yang seperti biasa mewah dan juga para pelayan rumahku yang selalu ada di samping kanan dan kiri mejaku,tapi aku tidak melihat seseorang.
”kemana halmony galak itu??”pikirku
”pak kim,kemana halmony kepala pelayan??”
”saya juga tidak tau tuan muda,tadi pagi-pagi sekali beliau telpon,kalau hari ini beliau mau keluar,beliau juga berpesan agar tuan muda untuk jangan lupa menghabiskan bubur abalon yang beliau buatkan khusus untuk anda dan beliau juga berpesan,tuan muda hari ini jangan makan makanan yang terlalu keras dulu,sepertinya penceranaan tuan muda sedang bermasalah”kata pak kim
”ternyata halmony itu,biarpun tidak masuk kerja,sempat-sempatnya mengkhatirkanku,terkadang aku berpikir bahwa halmony lebih perhatian padaku dari pada orang tuaku sendiri”ucap ku pelan
=oooooooo=

”ah..hyonie-ah,sudah sampai rupanya”kata siwon oppa
”siwon oppa,uriappa odi??”tanyaku sambil memarkirkan sepedaku
”ajussi,sedang ada tamu sepertinya”
”tamu??”tanyaku
”sudah dari tadi beliau bicara dengan tamunya itu”
”oppa kenal dengan tamu appa itu??”tanyaku lagi sebelum masuk kedalam toko
”molla???”jawabnya,lagi pula sepagian ini aku aku sangat sibuk
Aku hanya tersenyum
”Baiklah aku masuk dulu ya oppa”
Aku sengaja tidak langsung menemui appa,aku menuju meja kasir yang berada tidak jauh dari tempat appa dan tamunya bicara,aku melihat ada dua orang wanita yang duduk bersama appa,wanita pertama tampak lebih tua dari pada appa,dan wanita kedua itu sepertinya aku pernah melihatnya sebelumnya,tapi di mana??pikirku
Dan pada saat aku mencoba mengingat siapa wanita itu…
”hyonie-ah,kenapa malah melamun disini??”tegur appa
”sini ikut appa,tanpa ba bi bu appa langsung menarik tanganku,membawaku ketempat di mana appa dan tamunya tadi bicara
”ini putriku,yang tadi kita bicarakan,namanya park sung hyo”kata appa mengenalkanku kepada dua wanita itu
”annyeong,park sung hyo imnida,aku mengenalkan diri
”agassi,mari duduk,,”wanita itu mempersilahkanku duduk di sampingnya
Aku pun duduk tepat di sebelahnya,dan saat ku lihat wanita yang satunya lagi,akhirnya aku tau dimana aku pernah melihat wanita itu sebelumnya..
”maaf…eomonim,anda yang memesan kimbab kami satu minggu yang lalu kan??tanyaku
”ne,agassi,dan sebenarnya bukan saya yang memesan kimbab wkt itu,tapi beliau lah,eomonim itu mengarahkan tangannya kepada wanita tua yang ada di sebelahnya
Aku hanya tersenyum melihat wanita paruh baya itu
”nona park,saya dengar dari ayah anda,kalau saat ini anda sedang membutuhkan pekerjaan??”tanya wanita itu
”ne”jawabku singkat,aku memandang appa dengan heran,mencoba mencari penjelasan dengan appa,tapi appa malah tersenyum dan hanya mengangguk padaku
”sayang,halmony ini,menawarkanmu pekerjaan,beliau ingin kamu bekerja di rumah tuannya,sebagai asisten tuan muda mereka”
”asisten??tanyaku heran
”benar nona park,jadi bila anda berminat,silahkan isi data-data ini,halmony itu menyerahkan beberapa lembar kertas padaku,tapi ini terserah,kalau memang nona park tidak berminat,juga tidak apa-apa,saya tidak akan memaksa anda”
”lalu kenapa anda butuh seorang asisten untuk tuan muda anda??tanyaku
”itu karena saya ini sudah tua,dan tidak lama lagi saya harus pensiun,saya kasihan sama tuan muda kalau nanti saya sudah tidak bekerja lagi di sana,tidak ada yang mengurus segala keperluannya”
”mmmm…meskipun agak raguuuu…
”baiklah saya akan mempertimbangkannya lagi,”kataku tersenyum
”saya sangat berterima kasih kalau nona park bisa menerima pekerjaan ini”beliau memegang tanganku
”baiklah kami permisi dulu,”
Kedua wanita itu pun pergi,setelah aku dan appa mengantarkan mereka sampai depan toko,sebelum meninggalkan toko kami,,halmony itu menyerahkan kartu namanya padaku
”jadi,kalau nona park sudah yakin menerima pekerjaan yang saya tawarkan tadi,anda bisa langsung menghubungi saya”
Dan akupun menerima kartu nama itu
”appa,kenapa tiba-tiba ada orang yang menawarkan pekerajaan padaku??”aku masih bingung
”hyonie-ah,kamu harus bersyukur kan karena ada orang yang mau jauh-jauh mencarimu untuk menawarkanmu pekerjaan,jadi menurut saran appa sebaiknya kamu terima saja pekerjaan itu”
”hajiman…ini agak aneh appa”lagipula selama menungguku tadi,appa ngomong apa saja sama mereka??”tanyaku menyelidik
”sudah lah,sepertinya kamu punya tugas tuh”kata appa menunjuk siwon oppa yang sedang memanggilku sambil menunjuk bungkusan yang ada di tangannya”
aku menoleh”ne,araso appa,aku pergi dulu mengantarkan kimbab itu”
Appa hanya tersenyum melihatku,ayolah yang semangat hyonie-ah”katanya sambil menepuk pundakku…

To be continue…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s